Aneka Manfaat Lemon untuk Rambut, Termasuk Usir Ketombe

(0)
21 Jul 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Klaim manfaat lemon untuk rambut cukup beragam, mulai dari usir ketombe hingga dapat menjadi agen bleaching alamiKlaim manfaat lemon untuk rambut cukup beragam, mulai dari usir ketombe hingga dapat menjadi agen bleaching alami
Lemon telah menjadi buah yang tak terpisahkan dari gaya hidup. Entah dibuat menjadi infused water atau perasannya yang dicampurkan ke segelas teh, lemon menjadi salah satu kecintaan orang yang menjalani gaya hidup sehat. Beberapa orang bahkan juga mengoleskan perasan lemon ke rambut karena nutrisi yang dikandungnya. Apakah benar ada manfaat lemon untuk rambut?

Klaim manfaat Lemon untuk rambut

Bukti saintifik manfaat lemon untuk rambut cenderung sedikit dan masih bersifat anekdotal. Beberapa klaim dan potensi manfaat tersebut, yaitu:

1. Menjadi agen bleaching alami

Salah satu klaim manfaat lemon untuk rambut menyebutkan bahwa perasan airnya dapat menjadi agen bleaching alami. Asam sitrat dalam lemon disebutkan dapat mengurangi pigmen warna rambut, yakni melanin, yang kemudian memutihkan helaian rambut (bleaching).Namun, efek ini umumnya memang lebih bermanfaat untuk orang dengan warna rambut asli blonde atau cokelat muda.

2. Mengurangi ketombe

Asam sitrat dalam lemon tak hanya dapat menjadi agen bleaching alami. Asam ini juga diyakini dapat mengatasi ketombe dan kulit kepala yang kering.Sebuah studi yang dipublikasikan tahun 2015 menyebutkan, asam sitrat dapat menjadi pengatur keasaman kulit kepala. Keasaman kulit kepala netral akan membuatnya tetap sehat dan menurunkan risiko ketombe.

3. Menjaga kesehatan kulit kepala

Lemon juga mengandung nutrisi lain yang memiliki potensi untuk menyehatkan kulit kepala, termasuk vitamin C dan vitamin B. Vitamin C memiliki efek antioksidan yang tak hanya menguatkan folikel rambut, namun juga merangsang produksi kolagen untuk memperbaiki kerusakan sel kulit kepala rambut.Sementara itu, vitamin B membantu menjaga kesehatan kulit kepala secara umum. Defisiensi vitamin B dilaporkan dapat memicu dermatitis seboroik, ruam kulit, dan infeksi kuku.

4. Membantu rambut terlihat bersinar

Manfaat lemon untuk rambut ini bisa dirasakan oleh semua jenis warna rambut karena air lemon membantu membuatnya terlihat lebih bersinar. Hal ini bisa Anda nikmati saat terpapar sinar matahari setelah menggunakan treatment lemon untuk rambut.
Rambut bersinar
Lemon diyakini membantu rambut terlihat bersinar

Risiko dan efek samping penggunaan lemon untuk rambut

Menikmati manfaat lemon untuk rambut bukannya tanpa risiko dan efek samping sehingga orang-orang tertentu akan perlu berhati-hati. Berikut ini efek samping dari penggunaan lemon untuk rambut:

1. Memicu iritasi kulit kepala

Klaim anekdotal menyebutkan bahwa lemon dapat mengatasi ketombe. Namun, penggunaan perasan lemon akan perlu disertai dengan rasa hati-hati, terlebih bagi penderita eksim dan psoriasis.Risiko ini kembali lagi pada sifat asam sitrat, asam yang sangat powerful dan sangat mungkin memicu iritasi kulit. Apabila Anda merasakan kemerahan dan rasa gatal setelah penggunaan air lemon, segera hentikan pemakaiannya.

2. Berisiko memicu dermatitis fitofotodermatitis

Risiko lain dari penggunaan lemon untuk rambut adalah fitofotodermatitis, yakni reaksi kontak akibat penggunaan elemen tumbuhan (seperti lemon) yang kemudian terpapar sinar matahari. Kondisi ini ditandai dengan peradangan dan kulit melepuh yang diikuti dengan bercak serta bintik hitam.Beberapa orang mungkin akan berisiko mengalami fitofotodermatitis pada kulit kepalanya, sehingga akan perlu berhati-hati.

Cara menggunakan lemon untuk rambut

Apabila Anda tertarik untuk mencoba manfaat lemon untuk rambut, berikut ini resep yang bisa Anda coba:

1. Untuk rambut yang bersinar

Demi mendapatkan manfaat lemon untuk rambut yang bersinar, Anda bisa mencampurkan 2 sendok makan cuka apel ke perasan air lemon. Kemudian, aplikasikan campuran tersebut ke rambut secara merata dan diamkan beberapa saat. Terakhir, aplikasikan kondisioner dan bilas hingga bersih.

2. Untuk atasi ketombe dan menjaga kesehatan kulit kepala

Untuk tujuan ini, Anda bisa mengoleskan perasan lemon secara langsung atau mencampurkannya dengan bahan lain. Bahan-bahan tersebut termasuk gula dan minyak kelapa. Anda bisa menerapkan kedua metode di atas sebelum bersampo.

3. Untuk dijadikan agen bleaching alami

Dalam mendapatkan manfaat lemon sebagai agen bleaching rambut, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan, yaitu:
  • Mengoleskan campuran perasan lemon segar dengan air ke rambut
  • Mencampurkan beberapa tetes minyak esensial lemon ke dalam minyak pelarut dan segelas air, lalu oleskan ke rambut Anda.
  • Menghancurkan tablet vitamin C untuk ditambahkan ke sampo Anda
Anda bisa berjemur di depan rumah untuk mendapatkan paparan sinar matahari beberapa saat setelah mencoba pilihan metode di atas. Setelah beberapa menit, Anda bisa membilas rambut dan mengoleskan kondisioner.

Bisakah air lemon merusak rambut?

Perasan buah lemon sejatinya tidak dapat merusak rambut. Namun, apabila Anda berjemur terlalu lama, kerusakan rambut berisiko terjadi dan mengganggu kutikula. Oleh sebab itu, Anda harus membatasi durasi waktu berjemur setelah mencoba metode bleaching menggunakan lemon.Sementara itu, untuk menghindari reaksi iritasi, Anda bisa menerapkan tes patch sebelum benar-benar mengaplikasikan air lemon ke kulit kepala. Caranya, oleskan sedikit perasan lemon ke lengan dan tunggu selama 24 jam. Apabila tak timbul reaksi, perasan lemon aman untuk kulit Anda.

Catatan dari SehatQ

Manfaat lemon untuk rambut ternyata cukup beragam dan bisa Anda coba di rumah. Namun, karena asam sitrat dalam lemon sangat powerful, Anda harus ekstra hati-hati dalam mengaplikasikan perasan buah ini.
rambut rontokkesehatan rambutrambut kering
Healthline. https://www.healthline.com/health/lemon-for-dandruff
Diakses pada 7 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/lemon-for-hair
Diakses pada 7 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-disorders/phytophotodermatitis
Diakses pada 7 Juli 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4458934
Diakses pada 7 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait