logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Semua Hal Seputar Kolostrum dan Manfaatnya untuk Bayi Baru Lahir

open-summary

Kolostrum adalah ASI yang keluar pertama kali setelah melahirkan. Beberapa manfaat bayi yang mengonsumsi kolostrum, seperti membangun sistem imun, melancarkan BAB, hingga mencegah risiko penyakit kuning.


close-summary

15 Jul 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Kolostrum perlu segera diberikan kepada bayi baru lahir

Kolostrum sebaiknya dengan cepat diberikan kepada bayi baru lahir

Table of Content

  • Apa itu kolostrum?
  • Bagaimana ciri-ciri kolostrum?
  • Kapan kolostrum keluar?
  • Apa saja manfaat kolostrum bagi bayi?
  • Catatan dari SehatQ

Kolostrum adalah ASI yang pertama kali diberikan kepada bayi baru lahir, karena memiliki banyak manfaat, nutrisi, dan baik untuk tumbuh kembang si Kecil. 

Advertisement

Keluarnya air susu ibu (ASI) untuk pertama kalinya ini hendaknya tidak dilewatkan oleh ibu dan bayi.

Ketahui lebih lengkap mengenai kapan kolostrum mulai diproduksi, bagaiamana ciri-ciri, serta manfaatnya untuk perkembangan bayi.

Apa itu kolostrum?

Kolostrum adalah ASI pertama yang diproduksi kelenjar susu selama masa kehamilan. Ini merupakan ASI yang keluar selama beberapa hari setelah melahirkan.

Mengutip Cleveland Clinic, kolostrum awalnya terbentuk di kelenjar susu (payudara). Tak hanya itu saja, cairan ini sangat dianjurkan untuk diberikan kepada bayi baru lahir, karena berperan penting dalam membangun sistem kekebalan tubuhnya.

Perlu Anda ketahui pula bahwa kolostrum sering disebut sebagai liquid gold (cairan emas), karena warnanya yang kekuningan dan mampunyai berbagai manfaat untuk tubuh.

Dapat dikatakan, cairan ASI pertama ini adalah awal sebelum Anda memberikan ASI eksklusif.

Bagaimana ciri-ciri kolostrum?

no caption
Kolostrum adalah ASI pertama yang berwarna kuning keemasan

Ciri-ciri utama kolostrum adalah air susu yang juga mempunyai warna bening, kuning keemasan, atau oranye. Sebab, ada kandungan beta karoten yang tinggi.

Tekstur zat cairan ASI pertama ini juga cenderung lebih kental daripada ASI yang akan keluar selanjutnya. Indikator warna ASI pertama kali keluar juga salah satu ciri ASI berkualitas.

Asupan kolostrum terkadang bercampur dengan sedikit darah yang berasal dari saluran susu, sehingga berwarna merah, merah muda, atau cokelat. Ada juga kandungan imunoglobulin yang berguna untuk kekebalan tubuh bayi.

Meskipun produksi ASI pertama ini tergolong sedikit, jumlah ini diklaim mampu mencukupi kebutuhan bayi, karena mengandung banyak nutrisi. 

World Health Organization (WHO) menganjurkan seluruh ibu yang melahirkan untuk segera melakukan inisiasi menyusui dini) di satu jam pertama kelahiran. Tujuannya, agar bayi segera mendapatkan manfaat kolostrum.

Dalam kondisi tertentu, ibu mungkin perlu memerah ASI pertamanya untuk menunjang kebutuhan asupan si kecil.

Baca Juga

  • 7 Alat Kontrasepsi untuk Ibu Menyusui, Ketahui Tingkat Efektivitasnya
  • Ibu Menyusui Minum Teh, Ketahui Ambang Batas Amannya
  • Memahami Milia pada Bayi, Bintik Putih Kecil yang Mirip dengan Jerawat

Kapan kolostrum keluar?

no caption
Meski keluar setelah melahirkan, air susu ibu sudah diproduksi saat hamil

Sebenarna, kapan ASI keluar pertama kali? Perlu dipahami jika air susu diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 bulan.

Terkadang, pada saat hamil, terutama di minggu-minggu terakhir kehamilan, air susu pertama tersebut sedikit menetes keluar secara tidak sadar. 

Dalam 24 jam pertama setelah bayi lahir, Anda bisa mengeluarkan kandungan kolostrum sekitar 2 sendok makan atau 30 ml. Sementara, pada hari kedua dan ketiga, Anda bisa mengeluarkan sekitar lebih dari 4 sendok makan atau 60 ml.

Namun, kolostrum akan berhenti keluar setelah terjadinya pergantian menjadi air susu ibu biasa (fase transisi), tepatnya antara hari kedua hingga hari kelima kelahiran bayi.

Namun, terkadang, pada fase ini, masih ada campuran kolostrum dalam ASI hingga sekitar 6 minggu.

Semakin meningkatnya nafsu makan bayi, maka cairan ASI pertama ini akan diganti dengan persediaan ASI biasa yang berlimpah. ASI biasa memiliki warna yang lebih putih dan cair juga produksinya lebih banyak.

Oleh karena itu, banyaknya ASI biasa yang keluar mampu mencukupi kebutuhan perkembangan bayi

Sementara, dalam kondisi persalinan prematur, kemungkinan produksi cairan ASI pertama bisa terlambat. Oleh karena itu, dokter akan memberikan penanganan terbaik untuk asupan si kecil.

Apa saja manfaat kolostrum bagi bayi?

Air susu ibu (ASI) yang pertama kali keluar terbukti memiliki beragam nutrisi di dalamnya.

Pemberian kolostrum sangat penting dilakukan, karena mempunyai kandungan tinggi protein, vitamin, mineral, dan juga imunoglubin (antibodi). Berikut adalah beberapa manfaat kolostrum untuk bayi baru lahir, seperti:

1. Mudah dicerna

ASI perdana ini menjadi asupan pertama yang sempurna bagi bayi karena lebih tinggi protein, rendah lemak, dan gula sehingga lebih mudah dicerna. Selain itu, kolostrum juga bermanfaat untuk saluran pencernaannya.

2. Mencegah infeksi

no caption
ASI pertama mengandung sel darah putih untuk imun bayi

Cairan ASI pertama ini kaya akan nutrisi yang dapat melndungi serta memelihara bayi. Salah satunya karena ada kandungan laktoferin dan leukosit (sel darah putih). Kedua kandungan dalam kolostrum ini bermanfaat untuk menjaga respons kekebalan tubuh bayi, ketika mengalami infeksi bakteri dan virus.

3. Meningkatkan imun

Antibodi yang terkandung dalam kolostrum bermanfaat untuk melindungi bayi dari infeksi pernapasan, perut, dan telinga. Tingginya kadar sekresi imunoglobulin A dalam ASI pertama ini dapat melindungi saluran pencernaan bayi dan membunuh virus serta bakteri. Selanjutnya, bayi pun akan mulai memproduksi antibodi sendiri.

4. Menjadi pencahar alami

no caption
ASI pertama mampu melancarkan BAB bayi

Ketika meminum air susu yang pertama, rupanya ini memiliki efek pencahar untuk si kecil.

Manfaat kolostrum lainnya adalah membantu bayi baru lahir membersihkan tinja yang menumpuk di ususnya ketika masih di dalam kandungan atau yang biasa disebut meconium.

5. Mengeluarkan bilirubin

Efek pencahar dari cairan ASI pertama ini tidak hanya bemanfaat untuk saluran pencernaanya saja. Saat bayi baru lahir buang air besar, ia juga akan sekaligus membuang mekonium (kotoran tar dalam usus sejak dalam rahim).

Perlu Anda ketahui bahwa mekonium mengandung bilirubin. Maka dari itu, efek pencahar dari kolostrum juga bermanfaat untuk mencegah penyakit kuning pada bayi.

6. Kaya akan nutrisi

no caption
ASI pertama kaya akan gizi berupa vitamin dan mineral

Nutrisi yang terkandung pada air susu ini di antaranya adalah seng, kalsium, vitamin A, B6, B12, dan K. Nutrisi tersebut diperlukan untuk sistem saraf, pertumbuhan, dan perkembangan bayi.

Lalu, kolostrum juga mempunyai kandungan 

7. Menjaga sistem pencernaan bayi

Fase kolostrum juga berfungsi untuk menghambat enzim tripsin. Oleh karena itu, hal ini bisa berguna sebagai pelindung sel epitel organ pencernaan.

Ini pun juga berfungsi menguatkan lambung dan usus bayi. Bayi terbukti akan lebih kuat dari kuman penyebab penyakit yang menempel di lambung dan usus bayi.

Manfaat lainnya dari kolostrum adalah membantu menjaga kesehatan usus, sekaligus mencegah penyerapan masuknya bakteri berbahaya.

8. Mempersiapkan bayi dalam menerima ASI biasa

no caption
Kolostrum membuat bayi adaptasi dengan ASI biasa selanjutnya

Jika bayi mengonsumsi ASI pertamanya, tubuhnya mempersiapkan untuk menerima ASI. Oleh karena itu, mereka tidak akan menolak jika diberi ASI biasa nantinya.

9. Sebagai faktor pertumbuhan

Menurut penelitian yang terbit pada jurnal Current Research in Nutrition and Food Science, kolostrum juga memengaruhi pertumbuhan bayi nantinya.

Faktor ini yang berguna untuk menambah massa otot pada bayi. Oleh karena itu, bayi pun tumbuh lebih besar.

Anda harus menyusui bayi sesuai dengan waktunya. Ini akan memengaruhi kesehatan bayi dan persediaan ASI Anda untuk ke depannya. Menyusui serta memompa payudara sesering mungkin dapat mempersiapkan tubuh Anda untuk menghasilkan pasokan ASI berkualitas dan cukup.

Catatan dari SehatQ

Kolostrum adalah ASI yang pertama kali keluar setelah bersalin, lalu diberikan kepada bayi. Namun, sebenarnya, jenis ASI ini sudah keluar secara tidak sadar saat kehamilan.

Cairan ASI pertama ini terbukti mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi bayi, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan kekebalan tubuh bayi. 

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait pemberian kolostrum pada bayi baru lahir, konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ dan segera bawa bayi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut. 

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

menyusuiibu menyusuiproduksi asimanfaat asikolostrumbayi & menyusui

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved