Menelisik Ragam Manfaat Kedondong untuk Kesehatan


Manfaat kedondong untuk kesehatan, di antaranya dapat memperkuat daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, hingga membantu mengatasi masalah pencernaan.

0,0
04 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat kedondong baik untuk tubuh AndaManfaat kedondong terbukti baik untuk kesehatan tubuh
Manfaat kedondong ternyata terbukti baik untuk kesehatan tubuh. Buah yang satu ini umumnya mudah ditemukan di dalam rujak. Tekstur buah ini cukup keras, dengan rasa manis ataupun rasa asamnya yang khas.
Selain lezat untuk disantap sebagai rujak, kedondong juga memiliki banyak nutrisi yang tersimpan di dalamnya, seperti vitamin C, A, hingga zat besi. Selengkapnya, mari kita telusuri berbagai manfaat buah kedondong bagi kesehatan.

Apa saja manfaat kedondong untuk kesehatan?

Kedondong adalah buah yang berasal dari wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Buah yang juga disebut dengan ambarella ini memiliki bentuk oval dengan diameter kurang lebih 5 cm. Buah kedondong memiliki daging berserat yang renyah dan terdapat biji tunggal yang berserabut.Selain lezat dan menyegarkan, beragam nutrisi yang terkandung dalam kedondong memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat kedondong untuk kesehatan, di antaranya:

1. Menjaga kesehatan kulit

Vitamin C yang terkandung dalam buah kedondong bermanfaat untuk memperbaiki jaringan kulit dan memeliharanya secara keseluruhan. Buah ini juga dianggap bisa meningkatkan kecantikan kulit. Sebab, menurut riset terbitan Nutrients, vitamin C meningkatkan pembentukan kolagen sehingga kulit tetap kenyal dan kencang.Bahkan daun atau akar kedondong dipercaya mampu mengobati penyakit kulit dan melembapkan kulit.

2. Membantu mengobati batuk

Manfaat kedondong dapat mengobati batuk karena sifat antimikroba yang dimilikinya. Anda dapat menyiapkan dua atau tiga potong buah kedondong, kemudian parut dan peras airnya. Tambahkan sedikit garam sebelum dikonsumsi sebanyak tiga kali sehari untuk membantu meredakan batuk.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Manfaat kedondong terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sebab, vitamin C dalam buah kedondong  merangsang sel darah putih untuk melawan infeksi. Jadi, imunitas tubuh pun terjaga.Selain itu, buah ini juga dapat mendorong pembentukan kolagen dan mempercepat proses penyembuhan luka.Antioksidan yang terkandung pada kedondong juga bisa membantu mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas yang berbahaya.

4. Membantu mengatasi masalah pencernaan

Manfaat buah kedondong yang satu ini didapat dari kandungan serat. Serat dalam kedondong berperan penting untuk melancarkan pencernaan dan membersihkan usus. Bahkan, asupan serat yang mencukupi mampu mengurangi risiko kanker usus besar.Buah ini direkomendasikan bagi orang yang menderita sembelit dan gangguan pencernaan. Selain itu, kandungan air yang tinggi dalam buah kedondong juga dapat mencegah dehidrasi yang memperburuk masalah pencernaan.

5. Meningkatkan kemampuan penglihatan

Selain vitamin C, kedondong juga mengandung vitamin A. Ya, kedondong kaya vitamin A yang memainkan peran penting untuk penglihatan. Adanya retinol (senyawa vitamin A) dapat membantu menyampaikan objek yang diterima oleh retina mata.Selain itu, manfaat kedondong lainnya adalah mengandung antioksidan yang mengurangi risiko penyakit mata akibat radikal bebas, seperti katarak atau degenerasi makula.

6. Membantu menurunkan berat badan

Buah kedondong mengandung rendah lemak dan kalori, tetapi tetap memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.Buah ini merupakan buah ideal untuk menurunkan berat badan karena tingginya kandungan serat dan air yang bisa memberikan rasa kenyang, serta mencegah makan berlebihan.

7. Memberi energi

Kedondong memiliki kandungan gula yang tinggi, terutama dalam bentuk sukrosa. Kandungan ini akan membantu memberikan energi instan sehingga bisa dijadikan sebagai cara alami dalam meningkatkan vitalitas dan daya tahan tubuh.Jika Anda tertarik mengonsumsi kedondong, Anda bisa mencarinya di pasar, toko buah, ataupun supermarket. Pastikan memilih kedondong yang matang karena memiliki rasa yang paling lezat dibandingkan dengan yang kurang matang atau mentah.Apabila setelah mengonsumsi kedondong muncul gejala tak biasa, seperti ruam, gatal, mual, muntah, ataupun lainnya, segera periksakan diri Anda pada dokter.

8. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

Manfaat buah kedondong terbukti kaya serat yang baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kedondong juga mengandung senyawa yang bekerja sebagai antiperadangan yang bisa mencegah aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah.Selain itu, vitamin C yang terkandung pada buah yang terkenal akan rasa masamnya pun memberikan manfaat kedondong berupa mengurangi kadar kolesterol jahat pada tubuh.

9. Mengurangi risiko diabetes

Rupanya, ada potensi manfaat buah kedondong untuk diabetes. Sebab, kedondong terbukti kaya antioksidan yang baik untuk melindungi tubuh dari radikal bebas.Terbukti, radikal bebas di dalam tubuh meningkatkan produksi enzim tertentu yang menyebabkan tubuh rentan terhadap komplikasi diabetes tipe 2. Hal ini pun dibuktikan pada riset terbitan Saudi Pharmaceutical Journal.

10. Mengurangi risiko hipertensi

Apakah buah kedondong bisa menurunkan darah tinggi? Ya, manfaat kedondong berguna untuk mengurangi risiko hipertensi. Sebab, kandungan antioksidan glikosida di dalamnya mampu menjaga tekanan darah agar tetap normal.

Kandungan nutrisi kedondong

Manfaat kedondong bisa didapatkan karena mengandung banyak nutrisi. Dagingnya merupakan sumber zat besi dan vitamin C. Bahkan, kandungan buah kedondong yang belum matang mengandung sekitar 10 persen pektin. Berikut kandungan dan vitamin yang terkandung pada buah kedondong sebanyak 100 gram:
  • 1 gram protein
  • 0,1 gram lemak
  • 88 gram air
  • 233 SI (satuan internasional) vitamin A
  • 30 mg vitamin C
  • 2,8 mg zat besi
  • 15 mg kalsium
  • 22 gram fosfor.
Kalori kedondong pun relatif rendah, yakni hanya 41 kalori.Selain itu, buah kedondong mengandung vitamin B kompleks, seperti tiamin dan riboflavin serta serat. Ekstrak buah dan daun kedondong juga memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan trombolitik yang kuat.Buah kedondong memiliki rasa manis asam, seperti perpaduan nanas dan mangga. Saat matang, warna buah akan berubah menjadi kuning keemasan. Kedondong bisa dikonsumsi langsung dalam keadaan segar ataupun dijadikan sebagai rujak dan acar.

Bolehkah ibu hamil makan kedondong?

Ibu hamil diperbolehkan untuk mengonsumsi kedondong. Sebab, kandungan antioksidan glikosida di dalamnya memberikan khasiat kedondong berupa menjaga tekanan darah agar tetap normal.Hanya saja, buah kedondong, terutama yang mentah, cenderung asam. Jadi, mampu memicu sensasi terbakar pada perut (heartburn).

Catatan dari SehatQ

Manfaat kedondong terbukti baik untuk menjaga kesehatan. Karena kaya nutrisi, manfaat buah kedondong bahkan mampu melindungi tubuh dari berbagai risiko penyakit.Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat makan buah maupun makanan sehat lainnya, Anda bisa chat dokter gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQDownload aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
makanan sehatvitamin cbuah dan sayuran
Balitbu Litbang Pertanian. http://balitbu.litbang.pertanian.go.id/images/filepdf/gizibuah.pdf
Diakses pada 03 November 2019
Hortikultura Litbang Pertanian. http://hortikultura.litbang.pertanian.go.id/downloads/B_tropika.pdf
Diakses pada 03 November 2019
Medindia. https://www.medindia.net/patients/lifestyleandwellness/health-benefits-of-ambarella.htm
Diakses pada 03 November 2019
Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5579659/
Diakses pada 7 Juli 2021
Saudi Pharmaceutical Journal. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1319016415000766
Diakses pada 7 Juli 2021
Journal of Ethnic Foods. doi.org/10.1016/j.jef.2018.10.006
Diakses pada 7 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait