Manfaat Kecambah Tak Hanya Soal Kesuburan Pria, Ini Buktinya


Manfaat kecambah untuk kesehatan tak hanya berkaitan dengan kesuburan pria. Tanaman yang satu ini, ternyata juga baik untuk jantung dan para pejuang diet.

(0)
14 Feb 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat kecambah untuk kesehatan ada beragam, tak cuma untuk kesuburanManfaat kecambah tak hanya berhubungan dengan kesuburan pria
Kecambah atau toge, selama ini seringkali dikaitkan dengan kemampuannya untuk memperbaiki kesuburan pria. Padahal, manfaat kecambah tak hanya terbatas soal itu. Tanaman yang satu ini rupanya juga dianggap baik untuk kulit dan jantung. Bahkan, kedua manfaat yang barusan disebutkan, hanyalah sebagian kecil dari khasiat kecambah.

Menilik manfaat kecambah untuk kesehatan

Banyak olahan yang bisa dijadikan sumber untuk mendapatkan manfaat kecambah
Kecambah memiliki berbagai manfaat
Manfaat kecambah yang tidak berhubungan dengan kesuburan memang belum banyak diketahui. Agar tidak semakin penasaran, berikut ini khasiat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi si putih yang lezat ini.

1. Kaya antioksidan

Kacang hijau adalah salah satu tanaman yang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kadar antioksidan tersebut, dapat bertambah ketika kacang hijau dikembangkan menjadi kecambah. Bahkan, kecambah memiliki kandungan antioksidan enam kali lebih besar dibandingkan dengan kacang hijau.Antioksidan adalah komponen yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Sebab, ia dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas yang memicu kerusakan sel dan mencegah kanker atau berbagai penyakit berbahaya lainnya.

2. Baik untuk diet

Kecambah juga kaya akan serat. Hal ini membuatnya baik untuk menurunkan berat badan karena akan menjaga perut kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk makan pun bisa berkurang.Kecambah yang berasal dari kacang-kacangan juga bisa menjadi sumber protein yang baik untuk tubuh. Protein merupakan komponen penting dalam proses penurunan berat badan. Sebab, protein dapat membantu menekan nafsu makan sehingga menurunkan asupan kalori harian.

3. Membantu menurunkan gula darah

Manfaat kecambah yang satu ini, juga didapatkan dari kandungan serat yang ada di dalamnya. Serat akan memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah dan menurunkan kadarnya.

4. Menurunkan risiko penyakit jantung

Mengonsumsi kecambah juga dinilai dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Sebab, jenis sayuran ini dipercaya juga bisa membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Keduanya merupakan faktor risiko utama dari penyakit jantung. Kandungan zat besi dalam kecambah juga dapat membantu melancarkan sirkulasi peredaran darah.

5. Meredakan stres dan gangguan kecemasan

Manfaat kecambah yang satu ini mungkin bagi sebagian orang cukup mengherankan. Namun, kecambah mengandung vitamin C, zinc, dan magnesium. Ketiga komponen tersebut dipercaya dapat menyeimbangkan suasana hati, meredakan kecemasan, dan membuat tidur jadi lebih nyenyak.
Salah satu manfaat kecambah adalah cegah penuaan dini
Kecambah baik untuk kesehatan kulit

6. Baik untuk kulit

Masih ingat bahwa kecambah mengandung antioksidan yang cukup tinggi? Kandungan ini membuatnya juga baik untuk kesehatan kulit. Sebab, antioksidan akan membantu mencegah efek paparan radikal bebas berlebih, seperti kulit keriput dan bekas luka. Vitamin E di dalamnya juga akan membantu kulit terlihat lebih kenyal dan sehat.

7. Membantu mencegah bayi cacat lahir

Kecambah juga mengandung asam folat. Komponen ini penting dalam kehamilan, karena bisa membantu menurunkan risiko bayi lahir dalam kondisi cacat. Meski begitu, ibu hamil perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi kecambah. Pastikan kecambah dimasak hingga matang untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri.

8. Memperlancar pencernaan

Serat adalah komponen yang berperan penting sehingga manfaat kecambah yang satu ini bisa didapatkan. Konsumsi serat yang cukup sangat penting untuk kelancaran pencernaan. Serat juga bisa bantu meredakan gejala diare dan konstipasi.

9. Mempercepat penyembuhan luka

Kecambah juga terkenal dengan kandungan vitamin K yang dimilikinya. Seperti yang kita tahu, vitamin K sangatlah dibutuhkan dalam proses pembekuan darah.Kecambah juga mengandung vitamin C yang diperlukan untuk memproduksi kolagen. Kolagen merupakan komponen paling dasar untuk memperbaiki kerusakan di pembuluh darah, jaringan, sel, dan otot.

Efek samping mengonsumsi kecambah

Jika tidak dicuci bersih, kecambah bisa buat sakit perut
Kecambah bisa menyebabkan sakit perut pada beberapa orang
Meski manfaat kecambah untuk kesehatan begitu berlimpah, adanya efek samping yang mungkin muncul, tetap tidak bisa dielakkan. Meski tidak sering, konsumsi kecambah bisa membuat beberapa orang sakit perut. Bahkan, tanaman yang satu ini dinilai bisa mengganggu sistem pertahanan tubuh. Berikut ini penjelasannya.

• Kecambah bisa memicu sakit perut

Kecambah yang dikonsumsi dalam keadaan mentah, berisiko menimbulkan sakit perut. Kandungan bakteri yang terkandung dalam kecambah memang cukup tinggi. Sebab, kecambah tumbuh dalam kondisi lingkungan yang lembap, suatu lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk tumbuh.Bakteri seperti E.coli dan Salmonella lah yang cukup sering dikaitkan dengan kecambah. Jika masuk ke tubuh, kedua bakteri tersebut bisa menyebabkan mual, muntah, dan diare.

• Kecambah dapat mengganggu sistem imun

Tidak hanya bakteri, kecambah juga rentan dihinggapi oleh patogen atau penyebab penyakit yang lebih serius, seperti jamur dan virus. Apabila sistem imun Anda sedang lemah saat mengonsumsi sayuran ini, maka risiko Anda terinfeksi bakteri, jamur, ataupun virus menjadi lebih tinggi.Setelah mengenali berbagai manfaat kecambah di atas, Anda tentu sudah tidak sabar untuk menambahkannya ke dalam menu harian. Ingat, selalu cuci bersih sayuran sebelum dimasak dan dikonsumsi untuk kurangi risiko penyebaran penyakit. Perhatikan juga cara pengolahannya dan pilih cara yang lebih sehat.
makanan sehatmakanan dietbuah dan sayuran
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/bean-sprouts.html
Diakses pada 12 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/sprouted-grains
Diakses pada 12 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mung-beans
Diakses pada 12 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait