Manfaat Kayu Secang Selain Sebagai Campuran Minuman Rempah

Manfaat kayu secang bisa didapatkan dengan menghidangkannya sebagai minuman rempah
Kayu secang sering digunakan dalam hidangan minuman rempah

Manfaat kayu secang bukan saja dari kayunya bisa dibuat menjadi hiasan, tapi juga sebagai tanaman obat. Kayu secang atau Caesalpinia sappan L berasal dari pohon kecil dan berduri yang bisa tumbuh hingga 9 m.

Tanaman kayu secang banyak tumbuh di India, Cina, serta Indonesia. Untuk mendapatkan kayu secang, bagian dalam batang pohon diambil kemudian dipotong kecil-kecil. 

Ramuan tradisional kayu secang

Di Indonesia, kayu secang digunakan sebagai bahan pembuat minuman rempah penghangat tubuh. Sedangkan dalam pengobatan tradisional Cina, kayu secang dengan citarasa manis  campur asin dihubungkan dengan penanganan untuk gangguan jantung, hati, serta limpa. 

Sebagai ramuan herbal tradisional, kayu secang dipercaya memiliki khasiat menyegarkan darah, memperbaiki siklus menstruasi, serta pereda nyeri dan bengkak. Sebagian besar manfaat kayu secang sebagai obat tradisional adalah mengatasi kondisi yang berkaitan dengan darah. Tapi bagaimanakah menurut riset-riset ilmiah?

Manfaat kayu secang menurut penilitian medis

Mengonsumsi minuman kayu secang diyakini berkhasiat bagi kesehatan. Beberapa manfaat kayu secang di bawah ini sudah diteliti secara ilmiah:

1. Memiliki senyawa antimikroba

Menurut sebuah riset pada hewan, kandungan etanol dalam kayu secang mampu menghambat pertumbuhan berbagai bakteri. Ini berarti kayu secang berpotensi untuk mengatasi penyakit akibat infeksi. 

2. Membantu dalam mengatasi masalah jerawat

Konon, mencuci muka dengan air rebusan kayu secang bisa membantu Anda untuk mengatasi jerawat. Manfaat kayu secang ini diduga muncul berkat kandungan brazilein.

Brazilein adalah pigmen merah dalam ekstrak kayu secang. Dalam peneltian tertentu, kandungan ini dianggap mampu melawan propionibacterium yang menyebabkan jerawat. 

3. Sebagai sumber antioksidan

Ekstrak kayu secang mengandung kadar fenol, flavonoid, dan terpenoid yang tinggi. Ketiga senyawa ini adalah antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas di tubuh.

Kerusakan sel akibat radikal bebas dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai jenis penyakit. Contohnya, kanker dan penyakit jantung. 

4. Mengandung senyawa antialergi

Bagi mereka yang menderita alergi, manfaat kayu secang mungkin bisa membantu. Anda bisa mengonsumsi minuman secang secara rutin.

Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa senyawa chalcone dalam kayu ini memiliki khasiat untuk mengurangi gejala alergi

5. Membantu dalam mengatasi kejang

Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak kayu secang memiliki potensi sebagai bagian dari pengobatan terhadap kejang-kejang baik karena epilepsy maupun kelainan lainnya. Sejauh ini beberapa penelitian menemukan bahwa kayu secang memiliki aktivitas anti konvulsan. 

6. Berpotensi sebagai antijamur

Uji coba ekstrak air kayu secang ternyata memperlihatkan kemampuan menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus niger dan Candida albicans. Kedua jenis jamur ini merupakan dalang di balik beberapa infeksi pada manusia. 

Semua klaim khasiat dan manfaat kayu secang tersebut tentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut dan lebih luas. Dengan ini, kita bisa mengetahui apakah efek baik kayu secang pada hewan percobaan akan memberikan dampak yang sama pada manusia.

Sambil menantikan kelanjutan dari hasil penelitian medis mengenai manfaat kayu secang, Anda tetap dapat menikmati minuman rempah kayu secang yang menghangatkan tubuh. Untuk lebih amannya, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai kecocokan tanaman ini dengan kondisi kesehatan Anda.

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/257746648_In_vitro_antimicrobial_activity_of_Caesalpinia_sappan_L
Diakses pada 8 Novemer 2019

Scinece Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1995764515000541
Diakses pada 8 November 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19173220
Diakses pada 8 November 2019

The Health Site. https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/health-benefits-of-sappanwood-or-pathimugham-herb-k0417-485713/
Diakses pada 8 Novemer 2019

Jurnal Unversitas Padjadjaran. http://journal.unpad.ac.id/jcena/article/view/10676
Diakses pada 8 November 2019

Acupuncture Today. https://www.acupuncturetoday.com/herbcentral/sappan_wood.php
Diakses pada 8 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed