Manfaat Katekin dan EGCG yang Terkandung dalam Teh

(0)
19 Jul 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Zat-zat katekin, seperti EGCG, terkandung dalam teh terutama teh hijauZat-zat katekin, seperti EGCG, terkandung dalam teh terutama teh hijau
Konsumsi teh, terutama teh hijau, sering dikaitkan dengan gaya hidup sehat karena kandungannya yang menakjubkan. Salah satu kandungan dalam teh adalah EGCG, jenis molekul katekin yang menjadi kunci dalam minuman ini. Apa manfaat katekin seperti EGCG untuk tubuh?

Apa itu katekin dan EGCG?

Katekin adalah kelompok zat antioksidan yang masuk dalam golongan besar polifenol. Nama katekin diambil dari tanaman yang disebut dengan Mimosa catechu. Zat-zat tersebut katekin bisa kita temukan dalam berbagai makanan nabati, seperti buah-buah berry, kokoa, dan teh.Di antara semua jenis molekul dalam kelompok katekin, EGCG atau epigalokatekin galat adalah molekul yang mungkin paling terbesar dan terkenal. EGCG dan molekul katekin lain memberikan efek positif untuk kesehatan karena memiliki kekuatan antioksidan.Dengan adanya kekuatan antioksidan tersebut, katekin seperti EGCG mampu mengendalikan radikal bebas yang sering terbentuk di dalam tubuh. Radikal bebas yang berlebih dapat memicu stres oksidatif dan dapat berujung pada kerusakan sel dan penyakit kronis.Di samping EGCG, molekul katekin lain juga berpotensi untuk menawarkan manfaat serupa. Molekul yang juga termasuk dalam kelompok katekin yaitu epikatekin, epigalokatekin, dan epikatekin 3-galat.

Manfaat katekin dan EGCG untuk kesehatan tubuh

Sebagai senyawa khas tumbuh-tumbuhan, katekin terutama EGCG menawarkan manfaat kesehatan berikut ini:

1. Menurunkan risiko penyakit kronis

Manfaat terbesar dari katekin dan EGCG adalah efek antioksidan dan antiradang. Molekul EGCG dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif yang disebabkan oleh aktivitas radikal bebas. Selain itu, EGCG juga mampu menekan aktivitas senyawa TNF-alfa yang bisa memicu peradangan di dalam tubuh.Stres oksidatif dan peradangan perlu dikendalikan di dalam tubuh. Sebab, apabila tak terkendali, kedua kondisi ini dapat memicu penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.
Teh hijau
Teh hijau merupakan salah satu sumber katekin termasuk EGCG
Dengan efeknya ini, tak heran teh hijau sebagai sumber utama EGCG sering disebut-sebut sebagai minuman paling sehat di dunia.

2. Menjaga kesehatan jantung

Selain melindungi jantung dengan efek antioksidannya, katekin dan EGCG juga dilaporkan membantu menurunkan tekanan darah, mengendalikan kolesterol, dan mengurangi penumpukan plak di pembuluh darah. Semua faktor tersebut perlu dikendalikan untuk menurunkan risiko penyakit jantung.Misalnya, dalam sebuah riset yang dilakukan selama 8 minggu, disebutkan bahwa konsumsi 250 mg ekstrak teh hijau yang mengandung EGCG dilaporkan menurunkan LDL atau kolesterol jahat hingga 4,5%, serta kolesterol total hingga 3,9%.

3. Memelihara kesehatan otak

Tak hanya jantung, katekin seperti EGCG juga berpotensi untuk melindungi kesehatan otak dengan meningkatkan fungsi sel saraf dan mencegah penyakit otak degeneratif.Misalnya, dalam uji coba pada tikus, injeksi EGCG mampu mengendalikan peradangan dan memulihkan sel saraf pada tikus yang mengalami cedera tulang belakang. Konsumsi teh hijau sebagai sumber katekin juga dikaitkan dengan penurunan gangguan otak akibat pertambahan usia, seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer.Walau menarik, riset lanjutan diperlukan untuk menguatkan manfaat katekin seperti EGCG di atas.

4. Mengendalikan berat badan

Banyak orang merekomendasikan konsumsi teh, sebagai sumber EGCG, dalam menjalani diet penurunan berat badan. Walau riset lanjutan masih diperlukan, beberapa studi memang dikaitkan dengan efek ini.Misalnya, dalam sebuah studi pengamatan, disebutkan bahwa konsumsi dua cangkir teh sehari dikaitkan dengan penurunan lemak dan berat badan. Riset lain yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition juga menemukan hal serupa, konsumsi teh yang mengandung 690 mg katekin selama 12 minggu dikaitkan dengan penurunan lemak tubuh.Riset lanjutan diperlukan untuk menguatkan temuan di atas.

Perlukah konsumsi suplemen katekin seperti suplemen EGCG?

Seperti banyak molekul antioksidan lain, EGCG juga banyak dijual dalam bentuk suplemen. Namun, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mencobanya. Sebab, EGCG dosis tinggi dari suplemen tidak bisa dikonsumsi oleh semua orang.Bahkan, pada faktanya, suplemen EGCG dikaitkan dengan risiko penyakit tertentu, misalnya:
  • Gagal ginjal dan hati
  • Pusing
  • Gula darah rendah
  • Anemia
Ibu hamil juga tidak mengonsumsi suplemen EGCG. Sebab, suplemen katekin ini berisiko berinteraksi dengan asam folat yang vital untuk ibu hamil dan janin. Keamanan suplemen EGCG dengan ibu menyusui juga belum diketahui.EGCG juga berisiko mengganggu penyerapan obat lain, seperti obat kolesterol dan obat antipsikotik. Berkonsultasi dengan dokter menjadi cara terbaik sebelum Anda mengonsumsi suplemen apapun.

Catatan dari SehatQ

Katekin adalah kelompok antioksidan yang memiliki efek positif untuk tubuh dari makanan sehat. Dari berbagai jenis katekin yang ada, EGCG mungkin menjadi yang paling terkenal. Katekin dan EGCG bisa kita dapatkan dari teh hijau serta makanan lain seperti buah berry.
nutrisitehantioksidan
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/top-10-evidence-based-health-benefits-of-green-tea
Diakses pada 3 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/egcg-epigallocatechin-gallateNCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK299060
Diakses pada 3 Juli 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6384718
Diakses pada 3 Juli 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15640470
Diakses pada 3 Juli 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19838489
Diakses pada 3 Juli 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28627214
Diakses pada 3 Juli 2020
News-Medical Net. https://www.news-medical.net/life-sciences/What-are-Catechins.aspx
Diakses pada 3 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait