Manfaat Kasein, Protein Susu yang Tidak Diproduksi Tubuh Manusia

(0)
12 Sep 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada banyak manfaat kasein bagi tubuh manusiaKasein adalah protein dominan dalam susu sapi
Minum susu sering digadang-gadang sebagai salah satu cara untuk mendapatkan nutrisi lengkap untuk sehat. Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan karena susu mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satu nutrisi yang khas dalam susu adalah protein susu sapi, seperti kasein dan protein whey.Kasein adalah protein yang lebih dominan dan membentuk sekitar 80 persen dari protein susu sapi. Protein ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan pencernaan, pembuluh darah, dan jantung.Walaupun sama-sama protein susu, kasein juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan protein whey, yaitu zat yang membentuk sisa 20 persen protein susu sapi.

Manfaat kasein

Kasein mengandung beberapa jenis senyawa peptida bioaktif yang telah terbukti memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, di antaranya:
  • Kasein melepaskan asam amino perlahan-lahan sehingga bermanfaat untuk memperbaiki kondisi otot dan menjaga kesehatan otot saat tubuh dalam kondisi beristirahat atau tidur.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memiliki sifat antibakteri.
  • Beberapa senyawa dalam kasein memiliki sifat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas sehingga menurunkan risiko penyakit berbahaya.
  • Menjaga kesehatan pencernaan sekaligus meningkatkan daya cerna kalsium dan fosfor.
  • Menurunkan kadar lemak tubuh dan sangat efektif dalam membantu pembentukan otot.
  • Peptida bioaktif pada kasein menguntungkan kesehatan jantung karena dapat mengontrol tekanan darah, mengurangi pembentukan gumpalan darah, serta mengurangi kadar trigliserida.

Perbedaan kasein dengan whey protein

Seperti halnya kasein, whey protein juga sama-sama bersumber dari susu sapi. Keduanya bersama-sama membentuk protein susu yang mudah dicerna dan diserap tubuh, serta bermanfaat dalam membentuk otot.Kasein dan whey merupakan protein berkualitas tinggi yang mengandung sejumlah asam amino esensial yang diperlukan tubuh. Protein susu sapi ini hanya bisa didapatkan dari makanan atau minuman protein karena tubuh Anda tidak dapat memproduksinya.Akan tetapi, selain persamaan di atas, kasein dan whey protein memiliki beberapa perbedaan besar.

1. Kasein lebih lambat diserap tubuh ketimbang whey

Protein yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah menjadi asam amino, yakni molekul kecil yang akan bersirkulasi di dalam darah sampai diserap tubuh.Tubuh memerlukan waktu sekitar 90 menit untuk menyerap asam amino dari whey protein, sedangkan kasein memerlukan lebih dari 5 jam untuk diserap oleh tubuh. Hal ini dikarenakan kasein melepakan asam amino lebih lambat.

2. Kasein cocok dikonsumsi sebelum tidur, sementara whey sebelum olahraga

Karena penyerapan asam amino dari protein kasein lebih lambat, maka protein ini sesuai untuk menjaga kondisi tubuh selama berpuasa atau beristirahat. Oleh karena itu, mengonsumsi kasein sebelum tidur adalah salah satu pilihan terbaik.Sebaliknya, whey protein yang lebih cepat diserap, dapat segera dimanfaatkan tubuh untuk membangun otot setelah dikonsumsi. Sehingga protein ini dapat dimanfaatkan secara maksimal apabila dikonsumsi sebelum berolahraga.

3. Whey protein lebih baik dalam mendukung pembentukan otot

Karena lebih cepat diserap tubuh, whey protein lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi sebelum beraktivitas atau berolahraga.Leusin yang berfungsi memulai pembentukan otot dan sintesis protein otot, lebih banyak ditemukan pada whey protein. Namun, hasil ini akan menjadi maksimal jika diikuti dengan olahraga.

4. Perbedaaan senyawa aktif dan kandungannya

Protein kasein mengandung beberapa senyawa peptida bioaktif yang bermanfaat bagi jaringan tubuh. Sedangkan, protein whey mengandung senyawa aktif yang disebut imunoglobulin yang dapat meningkatkan kekebalan imun tubuh.Kombinasi dari kedua protein penting ini dapat memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan tubuh Anda.

5. Perbedaan kandungan nutrisi

Ada juga perbedaan pada kandungan nutrisi kasein dan whey protein, meskipun perbedaan ini tidak terlalu signifikan dan mungkin bisa berbeda pada tiap jenis minuman protein.Pada setiap takaran sajian (34 gram) minuman protein kasein, terkandung sekitar 120 kalori, 1 gram lemak, 4 gram karbohidrat, 24 gram protein, zat besi sebanyak 4 persen dari kebutuhan harian, dan kalsium sebanyak 50 persen dari kebutuhan harian.Sementara pada whey protein, per takaran sajian (31 gram) mengandung 110 kalori, 1 gram lemak, 2 gram karbohidrat, 24 gram protein, dan kalsium sebanyak 8 persen dari kebutuhan harian.Tidak ada efek samping yang mengkhawatirkan dari konsumsi kasein. Namun, jika Anda saat ini sedang memiliki gangguan ginjal dan liver, maka konsumsi protein secara umum harus dibatasi. Kasein juga tidak dianjurkan bagi Anda yang memiliki alergi terhadap protein susu ini.
minuman proteinproteinsusu
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/casein-vs-whey
Diakses 30 Agustus 2020
Healthline https://www.healthline.com/nutrition/casein-protein-is-highly-underrated
Diakses 30 Agustus 2020
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/casein
Diakses 30 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait