Ternyata ada banyak manfaat kapulaga untuk mencegah penyakit kronis
Kapulaga Jawa biasanya berwarna putih dan berbeda dengan kapulaga India

Pernahkah Anda mengonsumsi kapulaga? Rempah-rempah yang berasal dari India ini telah digunakan sejak dulu sebagai bumbu masakan. Kapulaga memiliki rasa yang sedikit pedas sehingga cocok ditambahkan ke dalam makanan.

Selain bisa dimasukkan ke dalam masakan, rempah ini juga memiliki beragam nutrisi yang baik untuk tubuh. Biji, minyak, dan ekstrak kapulaga bahkan telah dijadikan obat herbal selama berabad-abad. Lantas, apa saja manfaat kapulaga?

Nutrisi yang terkandung dalam kapulaga

Kapulaga adalah rempah yang dihasilkan dari biji beberapa tanaman yang berasal dari family Zingiberaceae. Jenis kapulaga yang paling banyak ditemukan di Indonesia, yaitu kapulaga Jawa dan kapulaga India.

Kapulaga Jawa berbentuk bulat dan berwarna merah, sementara kapulaga India berbentuk lonjong dan berwarna hijau. Umumnya kapulaga tersedia dalam bentuk biji-bijian, bubuk, minyak esensial, dan kapsul suplemen herbal.

Kapulaga mengandung vitamin, mineral, dan serat yang memadai. Rempah ini juga rendah kalori dan lemak. Beberapa nutrisi yang terkandung dalam 1 sdm kapulaga, yaitu:

  • 18 kalori
  • 4 gram karbohidrat
  • 0,4 gram lemak
  • 0,6 gram protein
  • 1,6 gram serat
  • 22,2 gram kalsium
  • 64,9 mg kalium
  • 0,81 mg zat besi
  • 10,3 mg fosfor
  • 13,3 mg magnesium.

Di samping itu, kapulaga juga mengandung senyawa alami dengan sifat antioksidan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jadi, tak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba rempah yang satu ini.

Manfaat kapulaga untuk kesehatan

Tak hanya membuat masakan semakin terasa lezat, kapulaga juga dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit karena nutrisi yang terkandung di dalamnya. Berikut beberapa manfaat kapulaga bagi kesehatan:

  • Membantu menurunkan tekanan darah

Kapulaga dianggap dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini ditunjukkan oleh sebuah studi di mana 20 orang dewasa penderita hipertensi diberi 3 gram bubuk kapulaga per hari.

Setelah 12 minggu, tekanan darah para penderita pun menurun secara signifikan dalam angka normal. Temuan ini dipengaruhi oleh tingginya tingkat antioksidan dalam kapulaga.

  • Melindungi tubuh dari penyakit kronis

Dalam jangka panjang, peradangan bisa menyebabkan penyakit kronis. Namun, kapulaga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat melawan peradangan sehingga mencegah terjadinya penyakit kronis, seperti kanker, penumpukan lemak di pembuluh darah (aterosklerosis), diabetes melitus, dan hipertensi.

Tak hanya itu, antioksidan dalam kapulaga juga dipercaya mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan menghentikan terjadinya peradangan.

  • Membantu mengatasi masalah pencernaan

Selama ribuan tahun, kapulaga telah digunakan untuk membantu mengatasi masalah pencernaan. Kapulaga juga sering dicampur dengan rempah-rempah herbal lain untuk menghilangkan ketidaknyamanan pada perut, mual, dan muntah.

Dalam sebuah penelitian terhadap tikus, kapulaga juga telah terbukti mengurangi jumlah dan ukuran tukak lambung.

  • Mengobati infeksi

Kapulaga memiliki efek antibakteri yang dapat mengobati infeksi. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kapulaga dan minyak atsiri mengandung senyawa yang dapat melawan beberapa jenis bakteri.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk memastikan manfaat kapulaga yang satu ini.

  • Meningkatkan kesehatan jantung

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kapulaga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Ini dipengaruhi oleh aktivitas antioksidannya yang dapat membantu meningkatkan fungsi jantung.

Dalam penelitian tersebut, tikus yang mendapat kapulaga memiliki kadar kolesterol dan trigliserida yang lebih rendah. Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terhadap manusia.

  • Meningkatkan kesehatan mulut

Sebuah studi menemukan bahwa biji kapulaga dapat membantu meningkatkan kesehatan mulut karena sifat antiperadangan dan antioksidannya. Ekstrak kapulaga pun dapat mengganggu bakteri yang menyebabkan penyakit gusi, bau mulut, dan gigi berlubang.

  • Mengurangi risiko kanker

Kapulaga mengandung fitokimia alami yang dapat membantu melawan penyakit kanker. Sifat antikanker yang dimiliki rempah-rempah ini dipercaya mampu mengurangi risiko seseorang terkena kanker.

Sebuah studi pada hewan menemukan bahwa suplemen kapulaga yang dikonsumsi selama 15 hari dapat mengurangi ukuran tumor di kulit.

Perlu diingat bahwa sebagian besar studi di atas dilakukan pada hewan sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia.

Sementara itu, tak ada risiko ataupun efek samping yang dilaporkan mengenai penggunaan kapulaga. Namun, sebelum mengonsumsinya sebagai bentuk obat-obatan, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/cardamom-benefits#section10
Diakses pada 05 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326532.php#risks-and-side-effects
Diakses pada 05 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed