7 Manfaat Kale: Turunkan Risiko Penyakit Jantung Hingga Jaga Kecantikan Kulit

Manfaat kale juga muncul dari daunnya yang hijau tua
Kale memiliki daun hijau tua

Kale adalah sayuran yang termasuk ke dalam jenis sayuran cruciferous. Contoh lain dari sayuran ini meliputi brokoli, aragula, brussel sprout, dan collard greens.

Sayur kale memiliki begitu banyak nutrisi. Mulai dari kandungan vitamin K, A, dan C yang tinggi, serat, hingga mineral. Karena itu, ada beragam manfaat kale bagi kesehatan.

Kale juga termasuk mudah diolah dan disertakan dalam menu sehari-hari. Sayur hijau ini bisa dihaluskan bersama sayur atau buah-buahan lain sebagai smoothie, dijadikan pelengkap dalam sup, ditumis, dijadikan keripik, dan dimakan mentah sebagai salad maupun pelengkap burger.

Kandungan nutrisi kale

Semangkuk kale yang sudah dimasak mengandung nutrisi-nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 42
  • Air: 106 gram
  • Lemak: 1,4
  • Serat: 7 gram
  • Protein: 5 gram
  • Vitamin A: 3.440 IU (international units)
  • Vitamin C: 21 milligram (mg)
  • Vitamin K: 8 microgram (mcg)
  • Kalsium: 177 mg
  • Magnesium: 30 mg
  • Kalium: 170 mg

Dengan kandungan luar biasa tersebut, manfaa kale bagi kesehatan juga tidak bisa dipungkiri lagi. Inilah mengapa kale perlu masuk dalam daftar sayuran yang Anda santap setiap hari.

Manfaat kale menurut penelitian

Menyertakan kale dalam menu makan Anda bisa memberikan sederet manfaat kesehatan di bawah ini:

  • Menurunkan risiko penyakit jantung

Kandungan kalium yang cukup tinggi dalam kale bisa membantu dalam menjaga kesehatan jantung sekaligus menurunkan risiko serangan jantung serta stroke.

Untuk mendapatkan manfaat kale tersebut, dibutuhkan konsumsi sekitar 4.000 mg kalium setiap hari. Cara terbaik mencapainya adalah mengombinasikan konsumsi kale dengan jenis makanan lain yang juga kaya kalium.

  • Dapat mencegah timbulnya kanker

Seperti jenis sayuran cruciferous lainnya, kale mengandung glucosinolate. Senyawa sulfur alami ini memberikan sedikit rasa pahit pada sayuran.

Glucosinolate akan diproses oleh sistem pencernaan menjadi senyawa aktif indole dan isothiosianat. Kedua senyawa ini akan mengeluarkan racun dari tubuh, melindungi DNA dari kerusakan akibat peradangan, dan mencegah tumbuhnya sel-sel kanker.

Kandungan vitamin C dalam kale juga membantu dalam melawan stress oksidatif pada sel-sel tubuh sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  • Berpotensi melindungi penglihatan

Manfaat kale berikutnya adalah melindungi sel-sel mata agar tetap sehat dan membantu dalam menurunkan risiko degenerasi makula, yaitu masalah penglihatan yang berkaitan dengan usia lanjut. Kebaikan iin muncul berkat kandungan lutein dan zaxanthin di dalamnya

Anda disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 10 mg lutein dan 2 mg zeaxanthin setiap hari demi menjaga kesehatan penglihatan.

  • Bisa membantu proses pembekuan darah

Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah yang sehat. Orang yang kekurangan vitamin ini mungkin mengalami durasi pembekuan darah yang lebih lambat. Kondisi ini bisa berujung fatal jika ada perdarahan yang parah.

Vitamin K juga mampu meningkatkan kepadatan tulang Anda. Dengan ini,  risiko patah tulang pun bisa dikurangi.

Anda disarankan untuk mengonsumsi 90-120 mcg vitamin K tiap hari.Jumlah asupan ini bisa didapatkan dengan memakain semangkuk kale yang dimasak. Luar biasa, bukan?

  • Menjaga kecantikan kulit

Selain mencegah munculnya beberapa jenis penyakit, manfaat kale bagi penampilan dan kecantikan juga patut diperhitungkan.

Kale memiliki banyak vitamin A (retinol). Vitamin ini sangat penting bagi pertumbuhan sel-sel yang sehat, termasuk sel kulit.

Salah satu gejala kekurangan vitamin A adalah kulit kering dan timbulnya jerawat, Karena itu, konsumsi vitamin A yang cukup tiap hari bisa menjaga kesehatan kulit dan mencegah jerawat.

  • Membantu dalam menjaga kadar gula darah

Mangan adalah jenis mineral yang terkandung dalam kale dan berperan membantu dalam meredakan resistensi insulin. Kondisi ini bisa menyebabkan diabetes tipe 2.

Tak hanya itu, asupan mineral ini juga membantu penderita diabetes tipe 2 untuk menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

Diduga, kekurangan asupan mineral mangan akan menyebabkan seseorang lebih rentan terkena diabetes. Konsumsi 3-4 mangkuk kale sehari sudah bisa mencukupi kebutuhan harian mineral ini.

  • Membantu untuk menurunkan berat badan

Karena kale rendah kalori dan mengandung banyak air, sayuran ini termasuk makanan ideal bagi Anda yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan. Kale juga mengandung serat yang membuat Anda cepat kenyang, sehingga mencegah keinginan ngemil atau makan berlebihan.

Catatan dari SehatQ

Meski manfaat kale melimpah, perlu perhatian khusus bagi orang dengan kondisi medis tertentu. Sebagai contoh, orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah.

Kale mengandung vitamin K dalam jumlah tinggi, jadi orang yang sedang menggunakan obat pengencer darah harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Konsultasikan ke dokter agar konsumsi sayuran ini tidak mengganggu efektivitas obat.

Live Science. https://www.livescience.com/50818-kale-nutrition.html
Dakses pada 22 April 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/diet/kale-nutrition-health-benefits-types-how-cook-more/
Diakses pada 22 April 2020

Artikel Terkait