Manfaat Kacang Kedelai Tak Hanya Kurangi Kadar Kolesterol Jahat

Meski ukurannya kecil, manfaat kacang kedelai ternyata besar bagi kesehatan
Kacang kedelai bisa disantap dalam bentuk camilan maupun susu

Kacang kedelai termasuk sayuran dari famili kacang-kacangan. Manfaat kacang kedelai antara lain mengurangi risiko berbagai macam gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung koroner.

Memang masih butuh penelitian ilmiah lebih lanjut mengenai manfaat tersebut. Tetapi dari bukti-bukti ilmiah sejauh ini, dapat disimpulkan bahwa konsumsi kacang kedelai dan produknya baik bagi kesehatan. 

Kandungan nutrisi kacang kedelai

Kacang kedelai adalah sumber protein nabati yang sangat baik. Kacang ini mengandung asam amino esensial yang serupa dengan protein hewani. 

Selain itu, kacang kedelai juga mengandung banyak serat, rendah kandungan lemak jenuh, bebas kolesterol, bebas laktosa, mengandung asam lemak omega-3, dan sumber antioksidan.

Dalam 100 gram kacang kedelai rebus, terdapat 173 kalori dan 63% air, serta berbagai nutrisi berikut:

  • Protein: 16,6 gram.
  • Serat: 6 gram.
  • Lemak: 9 gram, yang terdiri dari 1,3 gram lemak jenuh, 1,98 gram lemak tak jenuh tunggal, 5,06 gram lemak tak jenuh ganda, 0,6 gram asam lemak omega-3, dan 4,47 gram asam lemak omega-6.
  • Karbohidrat: 9,9 gram.
  • Gula: 3 gram.

Kacang kedelai termasuk rendah karbohidrat dengan indeks glikemik yang rendah pula. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa besar suatu makanan menyebabkan kenaikan kadar gula darah setelah dikonsumsi.

Karena indeks glikemik kacang kedelai termasuk rendah, makanan ini cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Kandungan serat kacang pun kedelai termasuk jenis serat larut dan tak larut. Serat larut dari kacang kedelai difermentasi oleh bakteri usus besar dan diyakini bisa meningkatkan kesehatan pencernaan serta bermanfaat mengurangi risiko kanker kolon. 

Kacang kedelai juga mengandung beragam vitamin dan mineral. Mulai dari molybdenum, vitamin K, folat, tembaga, mangan, fosfor, dan thiamin.

Di samping itu, kacang ini juga kaya kandungan senyawa bioaktif, seperti isoflavon, saponin dan asam fitat. Dari ketiganya, senyawa yang paling banyak memberi manfaat kesehatan adalah isoflavon. 

Manfaat kacang kedelai bagi kesehatan

Berdasarkan riset-riset ilmiah yang sudah dilakukan, beragam manfaat kacang kedelai bagi kesehatan meliputi:

   1. Melindungi jantung

Mengonsumsi kacang kedelai diyakini bisa membantu dalam mengontrol kadar kolesterol darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Dari hasil beberapa penelitian, konsumsi kacang ini dapat mengurangi kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL secara signifikan. Ketiganya termasuk faktor risiko dalam menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. 

Kacang kedelai juga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), yang menyingkirkan kolesterol jahat (LDL) dari pembuluh darah. Manfaat kacang kedelai ini akan lebih terlihat pada orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Mereka akan mengalami penurunan kadar kolesterol LDL yang lebih signifikan bila dibandingkan dengan orang dengan kadar kolesterol yang normal.

Manfaat kacang kedelai untuk kesehatan jantung ini bisa didapatkan dari konsumsi kacang kedelai dan produk olahannya yang masih segar. Sementara konsumsi ekstrak protein kedelai dan suplemen ekstrak kacang kedelai tidak terlalu efektif dalam melindungi jantung. 

   2. Melawan obesitas

Para ilmuwan telah melakukan beberapa penelitian yang mengkaji efek isoflavon kacang kedelai terhadap berat badan wanita yang sudah menopause. Isoflavon adalah senyawa yang mirip dengan hormon estrogen. 

Pada wanita yang sudah menopause, kadar hormon estrogen jadi berkurang sehingga meningkatkan risiko terjadinya beberapa masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang timbul akibat kurangnya hormon estrogen pada wanita menopause adalah peningkatan berat badan dan risiko serangan jantung

Para peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi isoflavon bisa membantu dalam proses penurunan berat badan secara signifikan pada wanita yang sudah menopause.  

   3. Mengurangi gejala menopause

Kacang kedelai mengandung senyawa yang disebut fitoestrogen dan memiliki efek yang mirip dengan hormon estrogen. Karena itu, konsumsi kacang kedelai sangat baik bagi wanita yang sudah menopause. 

Kacang ini bisa membantu dalam mengurangi gejala hot flush serta menurunkan risiko osteoporosis.

   4. Membantu pencegahan kanker payudara

Beberapa waktu lalu, ada kekhawatiran tentang konsumsi kacang kedelai bagi wanita yang berisiko tinggi terkena kanker payudara. Pasalnya, kacang ini dianggap dapat makin meningkatkan risiko tersebut.

Tetapi penelitian-penelitian terbaru justru membantah anggapan tersebut. Beberapa riset menemukan bahwa konsumsi kacang kedelai bisa membantu dalam menurunkan risiko kanker payudara.

Jumlah asupan kacang kedelai atau isoflavon yang direkomendasikan untuk mencegah kanker payudara adalah 10 sampai 20 miligram per hari. Jumlah ini merupakan asupan sehari-hari yang umum di masyarakat Asia. 

Selain pencegahan, konsumsi isoflavon dalam kacang kedelai juga bermanfaat bagi penderita kanker payudara karena bisa meningkatkan kemungkinan bertahan hidup dan menurunkan kemungkinan kanker kambuh. 

Karena manfaat kacang kedelai yang begitu besar bagi kesehatan, mari kita sertakan kacang kedelai dan produk-produk kedelai lainnya dalam menu makan sehari-hari.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods/soybeans#nutrition
Diakses pada 14 Oktober 2019

Better health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/soybeans
Diakses  pada 14 oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320472.php
Diakses pada 14 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed