7 Manfaat Jambu Mete untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Jambu mete punya manfaat untuk kesehatan
Jambu mete yang sudah matang berwarna merah

Anda pasti tidak asing dengan kacang mete yang kerap dikonsumsi sebagai makanan ringan. Meskipun sejumlah ahli botani menyebutnya sebagai kacang, entitas makanan bercita rasa khas ini sejatinya bukanlah jenis kacang-kacangan, melainkan sebuah biji yang melekat dan tumbuh pada jambu monyet atau dikenal pula sebagai jambu mete.

Memang ada banyak salah kaprah soal buah satu ini. Kendati memiliki penampakan serupa jambu air, jambu mete sejatinya merupakan tanaman yang masih satu keluarga dengan mangga.

Buah dengan nama latin Anacardium occidentale ini memiliki bentuk bulat lonjong berwarna kuning atau merah kecoklatan. Jambu mete tumbuh di pepohonan yang ketinggiannya dapat mencapai empat belas meter. Buah jambu mete banyak ditemukan di Brasil, India, Vietnam, Mozambik dan Tanzania.

Secara teknis, jambu mete pada dasarnya merupakan buah palsu, sementara buah asli jambu ini berada di bagian bawah, melapisi biji yang kelak diolah dan dikenal sebagai kacang mete.

Manfaat jambu mete

Jika bijinya diolah jadi kacang mete, jambu mete sering dijadikan sebagai selai, smoothies, maupun jus di berbagai negara Afrika. Buah jambu mete juga kerap dipadukan bersama campuran buah lain, seperti mangga, kelapa, stroberi, dan bayam, untuk menghasilkan minuman sehat yang menyegarkan.

Terdapat sejumlah nutrisi dan mineral di dalam jambu mete yang bermanfaat untuk kesehatan. Jambu ini mengandung serat, fruktosa, glukosa, asam amino, vitamin C, serta mineral penting seperti magnesium, tembaga, kalsium, kalium dan zat besi yang diperlukan tubuh.

Karena sejumlah kandungan inilah membuat jambut mete diyakini dapat membawa banyak manfaat bagi kesehatan, seperti:

1. Membantu menurunkan berat badan

Tubuh manusia pada dasarnya menghasilkan zat bernama carnitine yang diperlukan dalam proses pembakaran lemak. Meski demikian, kandungan carnitine yang dihasilkan tubuh manusia sangatlah terbatas.

Buah jambu mete mengandung vitamin C yang berperan penting dalam pembentukan asam amino L-carnitine ini. Sehingga rutin mengonsumsi jus buah jambu mete dapat membantu memaksimalkan program menurunkan berat badan Anda. Tentunya diimbangi dengan olahraga dan pola makan yang sehat.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Tingginya kandungan vitamin C, fenol, asam amino, dan sejumlah mineral penting di dalam buah jambu mete, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Rutin mengonsumsi jambu mete juga membantu mengurangi risiko terkena berbagai penyakit penyakit. Vitamin C yang terkandung di dalam jambu ini bahkan bermanfaat untuk mencegah tubuh terserang flu.

3. Mengobati penyakit kulit

Sebuah studi yang dirilis Purdue University mengungkapkan bahwa jus kulit buah jambu mete dan minyak mete digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit kulit seperti kapalan, kutil, dan bisul. Studi yang sama juga mengungkapkan khasiat kedua bahan tersebut dapat membantu mengobati penyakit kaki gajah.

4. Meningkatkan kesehatan otot dan tulang

Para ahli kesehatan dari Wuse General Hospital di Nigeria mengungkapkan bahwa jambu mete kaya akan kalsium yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan otot dan tulang.

5. Meningkatkan energi

Kandungan tembaga yang cukup tinggi di dalam jambu buah mete dianggap bermanfaat untuk meningkatkan energi dan fleksibilitas pembuluh darah, sendi, serta tulang. Buah ini juga tinggi akan kalori.

6. Menjaga kesehatan kulit dan rambut

Jambu mete mengandung sejumlah antioksidan yang berperan sebagai penangkal radikal bebas, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Jambu ini juga dianggap mampu memberikan perlindungan terhadap sinar sinar UV sehingga membantu mencegah degenerasi makula akibat usia pada lansia.

7. Mencegah penyakit jantung

Tak hanya itu, kandungan nutrisi di dalam jambu mete juga disebut bermanfaat untuk menurunkan kadar trigliserida di dalam darah dan mencegah risiko penyakit jantung.

Apakah Anda tertarik untuk mengonsumsi jambut mete? Jika tertarik, hindari konsumsi jambu ini secara berlebihan dan apabila timbul gejala alergi, seperti ruam kemerahan, gatal-gatal, hingga iritasi kulit, segera hentikan konsumsi jambu ini dan periksakan diri ke dokter.

Purdue University
https://hort.purdue.edu/newcrop/duke_energy/Anacardium_occidentale.html
Diakses pada 23 April 2020

Science of Cooking
https://www.scienceofcooking.com/food-encyclopedia/cashew_nut.htm
Diakses pada 23 April 2020

Speciality Produce
https://specialtyproduce.com/produce/Cashew_Fruit_16666.php
Diakses pada 23 April 2020

Science Direct
https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/anacardium-occidentale
Diakses pada 23 April 2020

Eden Project
https://www.edenproject.com/learn/for-everyone/plant-profiles/cashew
Diakses pada 23 April 2020

Premium Times
https://www.premiumtimesng.com/news/139654-consumption-of-cashew-fruit-juice-enhances-sexual-performance-nutritionist.html
Diakses pada 23 April 2020

Breaking Muscle
https://breakingmuscle.com/healthy-eating/cashew-apple-juice-helps-burn-fat
Diakses pada 23 April 2020

Artikel Terkait