10 Manfaat Jalan Santai untuk Kesehatan yang Tidak Anda Sangka

Jalan santai tiap hari bisa meningkatkan kesehatan
Meski sederhana, jalan santai secara rutin bisa menjadi olahraga yang menyehatkan

Siapa bilang olahraga harus yang berat-berat dan di gym? Ternyata jalan santai bisa menjadi salah satu olahraga alternatif yang menyehatkan, lho. Tidak hanya praktis dan murah, jalan santai dapat dilakukan oleh orang dari berbagai kalangan usia. Siapkan sepatu Anda dan nikmati manfaat dari berjalan kaki.

Manfaat Jalan Santai untuk Kesehatan

Meski terdengar tidak mungkin, berjalan santai benar-benar memberikan manfaat kesehatan untuk Anda. Berikut ini daftar manfaat yang bisa didapatkan dengan berjalan santai setiap hari:

  • Memperpanjang hidup

Jalan santai dapat memperpanjang hidup Anda.  menemukan bahwa berjalan santai dengan kecepatan normal dapat mengurangi risiko kematian sebanyak 20 persen!

  • Menjaga daya tahan tubuh

Tidak perlu khawatir dengan penyakit musiman pilek dan flu, melakukan jalan santai dapat meningkatkan sistem imun dan membantu mencegah flu dan pilek. Anda dapat melakukan jalan santai di dalam ruangan bila udara di luar dingin.

  • Membakar kalori

Menjadi kurus tidak harus melakukan olahraga yang berat, Anda bisa membakar kalori hanya dengan jalan santai! Tentunya pembakaran kalori bergantung dari kecepatan jalan dan jarak yang ditempuh. Lakukan dengan rutin setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

  • Menambah energi

Jalan santai mampu meningkatkan kadar oksigen dan hormon-hormon yang menambah energi dalam tubuh, seperti epinephrine, norepinephrine, dan kortisol. Jadi hindari kopi di pagi hari sebagai cara untuk mendapatkan energi pagi Anda.

  • Menurunkan kadar gula darah

Jalan santai selama 15 menit sebanyak tiga kali sehari seusai makan ditemukan mampu membantu menstabilkan kadar gula darah. Meskipun demikian, masih diperlukan riset untuk memastikan manfaat jalan santai terhadap kadar gula darah.

  • Melindungi otot jantung

Menjaga otot jantung tidaklah sulit, cukup dengan berjalan setidaknya 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu mampu menurunkan peluang Anda mengalami penyakit jantung koroner.

  • Membentuk otot paha

Jangan salah, jalan santai juga bisa menguatkan dan membentuk otot paha. Anda dapat berjalan santai di tempat menanjak atau rute dengan tangga untuk bisa melatih otot paha.

Akan lebih baik lagi jika dikombinasikan dengan olahraga ketahanan lainnya, seperti squat, lunges, dan sebagainya.

  • Meringankan nyeri sendi

Punya masalah dengan persendian? Anda bisa menerapkan jalan santai dengan jarak delapan sampai sembilan kilometer per minggunya dapat mencegah dan meringankan radang sendi. Tapi jangan lupa ukur kekuatan Anda, jika malahan terasa nyeri, segeralah beristirahat.

  • Membantu berpikir

Sedang ruwet dan butuh ide baru? Coba berjalan santai untuk membuka pikiran Anda. Peningkatan aktivitas fisik berupa berjalan mampu meningkatkan kreativitas dan membantu memunculkan ide-ide baru.

  • Meningkatkan suasana hati

Tidak hanya secara fisik, Anda juga bisa menuai manfaat jalan santai untuk psikis. Jalan santai selama 30 menit sebanyak tiga kali sehari dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan, serta meningkat kepercayaan diri.

Terapkan cara berjalan santai yang benar

Meskipun mudah dilakukan, tidak berarti berjalan santai tidak memiliki teknik tersendiri. Bila Anda ingin mencoba berjalan sebagai alternatif olahraga, maka Anda perlu memperhatikan postur tubuh saat berjalan.

Saat melakukan jalan santai, kepala harus tegak dan melihat ke depan sementara bagian bahu, leher, dan punggung dilemaskan.

Gerakkan lengan saat berjalan secara bebas dengan menekukkan sikut. Kencangkan otot perut dan jaga agar punggung tetap lurus.

Sebelum melakukan jalan santai, lakukanlah pemanasan dan peregangan, serta tentukan rute yang akan dilewati. Pastikan Anda menggunakan sepatu lari yang nyaman dan melakukan pendinginan seusai berjalan santai. Selamat mencoba!

BMJ Journals. https://bjsm.bmj.com/content/52/12/761
Diakses pada 30 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/benefits-of-walking
Diakses pada 30 Desember 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/walking/art-20046261
Diakses pada 30 Desember 2019

Artikel Terkait