Manfaat Jahe untuk Diet, Bantu Bakar Lemak hingga Tekan Nafsu Makan


Manfaat jahe untuk diet yaitu menekan nafsu makan orang yang mengonsumsinya. Cara konsumsi jahe untuk diet bisa dicampurkan dengan bahan lain seperti lemon, teh hijau, maupun cuka apel.

(0)
Manfaat jahe untuk diet berasal dari kandungan senyawa gingerol dan shogaolJahe dapat membantu menurunkan berat badan
Jahe selama ini kerap digunakan orang-orang untuk mengatasi flu. Efek hangat ketika minum jahe diketahui dapat membantu mengurangi masalah hidung tersumbat. Tidak hanya dipakai untuk meredakan flu, jahe ternyata juga dapat digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. Manfaat jahe untuk diet tak lepas dari kandungan senyawa gingerol dan shogaol yang ada di dalamnya.

Manfaat jahe untuk diet

Menurut sebuah studi yang dirilis pada tahun 2017, senyawa gingerol dan shogaol dalam jahe bisa membantu menurunkan berat badan. Kedua senyawa tersebut bermanfaat dalam proses penyimpanan dan pembakaran lemak dalam tubuh.Sementara itu, studi lain di tahun 2015 meminta wanita dengan obesitas untuk mengonsumsi dua tablet jahe bubuk dengan berat 1 gram per hari selama 12 minggu. Hasilnya, peserta yang mengonsumsi tablet jahe bubuk mengalami penurunan nafsu makan dan ukuran tubuh secara signifikan dibanding peminum plasebo.Dalam penelitian berbeda, sifat antioksidan dalam jahe disebut dapat membantu mengatasi radikal bebas dan melawan peradangan. Sifat antioksidan dan antiinflamasi dalam jahe tak langsung menurunkan berat badan, namun membantu mencegah kerusakan kardiovaskular dan efek samping yang ditimbulkan akibat obesitas saat Anda berusaha untuk diet.Meski begitu, manfaat jahe untuk diet dapat berbeda pada masing-masing orang. Sebelum menggunakan jahe untuk menurunkan berat badan, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Cara mengonsumsi jahe untuk diet

Banyak cara mengonsumsi jahe untuk diet. Salah satu yang paling sering dilakukan adalah dengan mencampurkannya dengan bahan minuman lain. Berikut ini beberapa bahan yang dapat dikombinasikan dengan jahe untuk membantu menurunkan berat badan:
  • Lemon

Lemon dan jahe merupakan kombinasi yang cocok diminum untuk diet. Mencampurkan lemon ke dalam jahe dapat menekan nafsu makan sehingga asupan kalori yang masuk dalam tubuh bisa dibatasi.Untuk mengonsumsinya, Anda cukup menambahkan air perasan lemon dalam minuman jahe. Konsumsi minuman jahe plus lemon sebanyak 2 atau 3 kali sehari dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membuat Anda kenyang lebih lama.
  • Teh hijau

Teh hijau selama ini dikenal mempunyai khasiat dalam menurunkan berat badan. Minum teh hijau dengan campuran jahe bisa membantu proses diet Anda agar berjalan dengan maksimal.Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda dapat meminum teh hijau dengan jahe sebanyak 1 hingga 2 kali sehari. Bagi yang punya masalah dengan kafein, disarankan untuk tidak mengonsumsi minuman ini.
  • Cuka apel

Mengombinasikan jahe dengan cuka apel dapat meningkatkan efek antiglikemik dan antioksidan keduanya. Cuka apel memiliki kandungan probiotik yang bisa membantu meningkatkan kesehatan usus saat Anda berusaha menurunkan berat badan.Cara menggunakan cuka apel dan jahe untuk diet adalah dengan mencampurkannya dalam teh. Dalam cangkir teh jahe, masukkan 2 sendok makan cuka apel. Minum teh jahe dengan campuran cuka apel ini di pagi hari sebelum makan untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.Selain dikonsumsi dengan bahan lain, Anda juga bisa minum jus jahe untuk menurunkan berat badan. Apabila tidak suka dengan rasa pedas jahe, Anda boleh menambahkan madu sebagai pemanis. Untuk membuatnya, cukup haluskan 450 gram jahe dengan segelas air. Anda dapat meminumnya 1 atau 2 kali sehari untuk menekan nafsu makan.

Efek samping menggunakan jahe untuk diet

Manfaat jahe untuk diet memang ada, namun ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsinya. Pastikan agar jahe yang Anda konsumsi sebagai minuman tidak melebihi batas anjuran dalam sehari.Anda sebaiknya tidak mengonsumsi jahe lebih dari 4 gram sehari. Apabila melebihi batas konsumsi harian, beberapa gangguan pencernaan seperti kembung dan mulas mungkin akan dirasakan.Bagi orang yang hendak menjalani operasi pembedahan, konsumsi jahe dapat meningkatkan risiko pendarahan. Oleh sebab itu, orang yang hendak menjalani operasi bedah sebaiknya tak mengonsumsi jahe 1 hingga 2 minggu sebelumnya. Jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum minum jahe.

Tips agar diet berjalan dengan lancar

Selain minum jahe, ada beberapa tindakan yang harus Anda lakukan supaya proses diet bisa berjalan dengan maksimal. Sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan untuk membantu menurunkan berat badan, antara lain:
  • Istirahat dengan cukup
  • Menjaga tubuh tetap terhidrasi
  • Batasi konsumsi makanan olahan
  • Buat target penurunan badan yang realistis
  • Rutin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik setiap hari
  • Menerapkan mindful eating (pola makan dengan penuh kesadaran)

Catatan dari SehatQ

Jahe dapat membantu menurunkan berat badan. Manfaat jahe untuk diet yaitu menekan nafsu makan orang yang mengonsumsinya. Cara konsumsi jahe untuk diet bisa dicampurkan dengan bahan lain seperti lemon, teh hijau, maupun cuka apel.Meski manfaat jahe untuk diet nyata, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi rempah satu ini secara berlebihan. Konsumsi jahe lebih dari 4 gram sehari dapat memicu gangguan sistem pencernaan dan meningkatkan risiko pendarahan pada orang yang hendak menjalani operasi bedah.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai manfaat jahe untuk diet, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips dietmakanan dietdiet sehatjahe
Healthline. https://www.healthline.com/health/ginger-for-weight-loss
Diakses pada 11 Januari 2021
Medical news Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/ginger-for-weight-loss
Diakses pada 11 Januari 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6149881/
Diakses pada 11 Januari 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5588240/
Diakses pada 11 Januari 2021
PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25899896/
Diakses pada 11 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait