logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

6 Manfaat Ikan Salmon untuk Bayi, Sehat untuk Menu MPASI

open-summary

Manfaat ikan salmon untuk bayi yang utama adalah untuk membantu perkembangan otaknya, khususnya dalam hal kemampuan kognitif. Ikan ini juga menyehatkan jantung dan mata bayi.


close-summary

24 Des 2022

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Manfaat salmon untuk bayi ada beragam

Manfaat salmon untuk bayi ada beragam

Table of Content

  • Manfaat ikan salmon untuk bayi
  • Tips aman mengolah salmon untuk bayi
  • Seberapa sering bayi boleh mengonsumsi salmon?
  • Resep mengolah salmon yang sehat untuk MPASI

Tak hanya untuk orang dewasa, manfaat ikan salmon rupanya juga bisa dirasakan oleh bayi. Kandungan menyehatkan yang ada di dalamnya, ditambah rasanya yang cenderung ringan dan tidak amis, membuat ikan ini sangat cocok dijadikan salah satu bahan MPASI.

Advertisement

Anda bisa mulai mengenalkan ikan pada anak saat usia 6 bulan hingga 1 tahun, meskipun dalam keluarga ada riwayat alergi makanan. Sebab menunda mengenalkan jenis makanan hingga bayi berusia di atas 1 tahun, justru akan meningkatkan risikonya mengalami alergi.

Manfaat ikan salmon untuk bayi

Manfaat ikan salmon untuk bayi ada pada kandungan omega-3
Manfaat ikan salmon untuk bayi ada pada kandungan omega-3

Salmon adalah salah satu ikan yang baik untuk MPASI. Manfaat ikan salmon untuk bayi terutama datang dari kandungan asam lemak Omega-3 yang dikandungnya. Komponen ini memiliki berbagai peran penting untuk kesehatan, mulai dari mendukung perkembangan otak hingga menyehatkan jantung.

Berikut ini manfaat ikan salmon untuk bayi selengkapnya.

1. Baik untuk perkembangan otak

DHA, yang merupakan bagian dari asam lemak Omega-3, sangat baik untuk perkembangan otak bayi, terutama dalam hal kemampuan kognitifnya. Dari kandungan inilah manfaat ikan salmon untuk otak bayi didapatkan. 

Dengan mendapatkan DHA yang cukup, maka koordinasi, kemampuan untuk fokus, keterampilan, kecerdasan sosial maupun akademis bayi di masa pertumbuhannya akan berkembang dengan baik.

2. Menyehatkan untuk jantung

Mengonsumsi ikan berlemak seperti salmon, telah terbukti menyehatkan untuk jantung orang dewasa. Manfaat serupa, juga berlaku untuk bayi. Dengan mencukupi kebutuhan Omega-3, Anda sudah membantu menjaga kesehatan jantung Si Kecil dalam jangka panjang.

3. Menyehatkan mata

Manfaat salmon untuk bayi yang lain adalah mendukung perkembangan mata. Dalam jangka panjang, kandungan omega-3 yang ada pada salmon juga bisa mencegah berbagai kerusakan pada mata seperti degenerasi makula.

4. Membantu penyerapan nutrisi di tubuh

Di masa emas pertumbuhannya, bayi perlu mendapatkan nutrisi secara lengkap lewat menu makanan yang beragam. Dengan begitu, risiko bayi mengalami kondisi seperti malnutrisi atupun stunting, juga akan berkurang.

Selain bisa memberikan manfaat untuk perkembangan otak, jantung, dan mata, asam lemak Omega-3 juga akan membantu tubuh menyerap nutrisi-nutrisi yang masuk secara optimal.

5. Sebagai sumber protein yang baik

Salmon adalah sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik bagi perkembangan otak, saraf, dan mata bayi.

Asupan protein yang baik dari ikan salmon akan mendukung pertumbuhan bayi saat telah memasuki usia siap mengonsumsi makanan padat atau di atas 6 bulan.

Di usia ini, bayi membutuhkan sekitar 2-4 sendok makan protein setiap hari. Konsumsi salmon dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian yang direkomendasikan.

Selain itu, sebagian besar lemak dalam ikan salmon adalah lemak tidak jenuh, sehingga cenderung lebih sehat dibandingkan dengan protein hewani lain.

6. Sebagai sumber zat besi

Hampir 14% balita mengalami kekurangan zat besi. Ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan perkembangan otak serta masalah perilaku. Salmon adalah ikan laut yang mengandung banyak zat besi.

Mengonsumsi salmon secara teratur dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi bayi Anda. Bebas dari merkuri dan dilengkapi berbagai nutrisi bermanfaat lainnya, menjadikan ikan salmon sebagai pilihan menu MPASI yang baik untuk bayi.

Baca Juga: Manfaat Telur Salmon yang Tak Kalah dari Dagingnya

Tips aman mengolah salmon untuk bayi

Sebelum memberikan salmon kepada bayi, orang tua perlu memperhatikan tips aman mengolahnya seperti berikut ini:

1. Masak salmon hingga matang

Masak salmon hingga matang sebelum memberikannya kepada bayi. Langkah ini akan melindungi bayi dari risiko infeksi bakteri listeria yang biasa hidup dalam daging mentah.
Meskipun terbilang sangat jarang tejadi, infeksi ini dapat menyebabkan gangguan yang serius bagi bayi.

Salmon akan mencapai kematangan penuh saat suhu internal mencapai 62,8 derajat celcius dan dagingnya menjadi berwarna kusam.

2. Batasi porsi penyajian

Pada dasarnya salmon tidak memiliki kotaminasi merkuri yang perlu dicemaskan dan bahkan cenderung tidak ada sama sekali. Namun, sebaiknya tetap batasi konsumsi salmon dengan memberikannya maksimal dua kali seminggu.

3. Waspadai alergi pada bayi

Sebelum memberikan ikan salmon, pastikan bahwa bayi tidak memiliki alergi makanan tertentu. Pasalnya, alergi ikan adalah salah satu jenis alergi paling umum dan kerap terjadi pada bayi yang baru mencoba mengonsumsi makanan padat untuk pertama kalinya.

Untuk mengetahui bayi memiliki alergi salmon atau tidak, sebaiknya sajikan salmon tanpa campuran apapun ketika pertama kali dicoba. Jika tidak ada reaksi alergi yang muncul setelah makan, maka Anda bisa mulai memberikan ikan tersebut secara peralahan, satu kali sehari.

Seberapa sering bayi boleh mengonsumsi salmon?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan orang tua apabila ingin menambahkan ikan ke dalam menu harian anak adalah kandungan merkuri yang mungkin terdapat di dalamnya. Jika sampai bayi mengonsumsi terlalu banyak merkuri, maka perkembangan sistem sarafnya bisa terganggu.

Dengan begitu, konsumsi ikan laut yang tinggi merkuri seperti ikan todak, king makarel, ikan marlin, atau beberapa jenis tuna, sebaiknya dihindari, setidaknya hingga anak memasuki usia remaja.

Sementara itu, kandungan merkuri ikan salmon tergolong rendah, sehingga masih aman untuk dikonsumsi bayi selama tidak berlebihan. Anda bisa menyajikan ikan ini sebanyak 1-2 kali seminggu.

Baca Juga: Mengenal Manfaat Ikan Tuna untuk Bayi

Resep mengolah salmon yang sehat untuk MPASI

Pure salmon untuk MPASI bayi
Pure salmon untuk MPASI bayi

Melihat banyaknya manfaat salmon untuk bayi, Anda tentu sudah tidak ragu lagi untuk menambahkannya ke dalam menu MPASI si Kecil. Berikut ini salah satu resep salmon untuk MPASI bayi yang sederhana namun menyehatkan yang dapat dicoba.

Pure salmon, kentang, dan kacang polong

Bahan:

  • 1 buah kentang ukuran sedang (sekitar 225 gram)
  • 1 fillet salmon (sekitar 115 g)
  • 50 gram kacang polong
  • Susu atau mentega secukupnya

Cara membuat:

  • Panaskan oven di suhu 200°C.
  • Bungkus kentang dengan alumunium foil dan panggang selama 1 jam 15 menit.
  • Setelah itu, tempatkan salmon yang juga sudah dibungkus dengan alumunium foil di wadah yang sama dengan kentang dan kembali panggang selama 10 menit. (sehingga total pemanggangan kentang 1 jam 25 menit dan salmon 10 menit).
  • Rebus kacang polong selama 3 menit atau hingga empuk..
  • Belah kentang, kupas atau keluarkan isi dari kulitnya lalu suir ikan salmon dan singkirkan duri serta kulitnya..
  • Masukkan kentang tanpa kulit, salmon yang sudah disuir dan kacang polong ke blender atau food processor.
  • Tambahkan sedikit butter atau ASI hingga mencapai konsistensi yang diinginkan.
  • Sajikan satu porsi sesuai kemampuan anak, lalu simpan sisanya di freezer dan Anda bisa menghangatkannya untuk jam makan selanjutnya.

Baca Juga

  • Pilihan Menu MPASI 6 Bulan yang Sehat untuk Buah Hati
  • Adakah Bahaya Bubur Bayi Instan untuk Tumbuh Kembang Anak? Ketahui Faktanya
  • MPASI Telur, Ketahui Keamanannya untuk Si Bayi

Ikan salmon dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan Si Kecil. Namun apabila Anda memiliki kekhawatiran tertentu seperti kemungkinan alergi ataupun usia yang paling tepat untuk mulai memberikan ikan, diskusikanlah hal tersebut pada dokter.

Anda dapat bertanya lebih lanjut seputar MPASI maupun nutrisi anak dengan dokter secara langsung di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

minyak ikanmpasiresep mpasimakanan bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved