Ayo Makan Ikan Patin, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Anda

Manfaat ikan patin untuk kesehatan cukup banyak
Ikan patin yang sudah di-fillet dan dibersihkan kulitnya

Sehat itu tidak harus mahal, salah satu contohnya adalah dengan mengonsumsi ikan patin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Apa saja manfaat ikan patin bagi kesehatan?

Ikan patin (Pangasius) adalah sejenis ikan lele yang memiliki daging dengan tekstur lembut dan ringan, serta rasa yang tidak terlalu hambar. Salah satu faktor yang membuat ikan patin populer adalah harganya yang terjangkau, namun tetap memiliki kandungan gizi tinggi.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, pun pernah mengampanyekan makan patin lokal dibanding patin impor, terutama dari Vietnam. Pasalnya, patin lokal cenderung lebih sehat karena tidak menggunakan antibiotik berbahaya dalam pembudidayaannya.

Kandungan dan manfaat ikan patin

Ikan patin lokal sendiri terdiri atas banyak jenis, misalnya patin Siam (Pangasius hypopthalmus), Jambal (Pangasius djambal Bleeker), Pasupati, Nasutus, dan hasil silangan Siam dan Nasutus (hibrid Nasutus). Warna patin hibrid Nasutus mirip dengan patin Nasutus daripada patin Siam. Warna daging patin hibrid Nasutus sangat berbeda dengan induknya, yaitu patin Nasutus dan patin Siam.

Dilihat dari kandungan nutrisinya, patin Siam mengandung asam amino esensial paling tinggi dibanding patin lokal lainnya. Patin siam juga mengandung glisin, leusin, isoleusin, histidin, serin, treonin, dan prolin yang lebih tinggi dibanding dengan patin lokal lainnya.

Berdasarkan kandungan tersebut, manfaat ikan patin bagi kesehatan secara keseluruhan adalah:

  • Mencegah penyakit kardiovaskular

Ikan patin terkenal dengan kandungan lemak tak jenuh pada dagingnya yang bisa mencapai 50 persen dari total keseluruhan nilai gizi yang dikandungnya. Lemak tak jenuh dapat mengurangi kandungan lemak jenuh yang mungkin menumpuk dan menyumbat pembuluh darah.

Inilah yang membuat manfaat ikan patin sebagai pencegah datangnya berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke. Manfaat ini juga membuat ikan patin aman dikonsumsi oleh Anda yang mengidap penyakit jantung koroner.

  • Menurunkan kolesterol

Mengonsumsi ikan patin secara rutin juga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Lagi-lagi, manfaat ikan patin ini datang dari kandungan lemak tak jenuh pada dagingnya.

  • Menyehatkan otot

Ikan patin juga kaya akan protein yang membuatnya sangat baik untuk memperkuat, mengencangkan, dan menambah massa otot. Protein juga diperlukan untuk menjaga daya tahan dan imunitas tubuh serta menambah kekuatan tubuh secara keseluruhan.

  • Menjaga kesehatan tulang

Kandungan fosfor dan kalsium menghadirkan manfaat ikan patin lainnya, yakni menjaga kesehatan tulang dan gigi. Dengan tulang yang kuat, Anda dapat beraktivitas normal dalam jangka panjang dan tidak rentan terkena osteoporosis.

  • Menyehatkan janin dan bayi

Ikan patin mengandung nutrisi yang baik untuk janin sehingga sangat bagus dikonsumsi oleh ibu hamil, yakni Docosahexaeonic acid (DHA) dan asam omega-3 lainnya. Asam lemak ini dapat membantu ibu hamil menjaga kesehatan janin selama di kandungan dan menurunkan risiko bayi lahir dengan kelainan bawaan.

Ikan patin juga bagus disertakan dalam menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi. DHA dikenal sebagai zat yang dapat meningkatkan kemampuan otak serta kesehatan mata anak.

Hati-hati saat mengonsumsi ikan patin

Ikan patin yang saat ini beredar di pasaran secara garis besar aman dikonsumsi. Hanya saja, seperti ikan pada umumnya, daging ikan patin mungkin saja mengandung merkuri atau logam berat lain yang membahayakan bila masuk ke tubuh manusia.

Keberadaan logam berat ini sangat tergantung pada lingkungan budidaya ikan ini berasal. Meski demikian, kandungan ini bisa diminalisir dengan proses pemasakan ikan dengan cara apa pun, asalkan benar-benar matang.

Anda sebaiknya menghindari makan ikan patin yang mentah atau setengah matang. Selain bisa mengandung logam berat, ada kemungkinan juga ikan ini mengandung bakteri yang membahayakan tubuh Anda.

Untuk mendapatkan manfaat ikan patin, Anda harus mengolahnya dengan tepat. Jangan terlalu banyak menggunakan minyak atau santan karena malah akan menambah kadar kolesterol dalam darah dan meningkatkan tekanan darah Anda. 

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/basa-fish
Diakses pada 12 Februari 2020

Tribunnews. https://www.tribunnews.com/nasional/2018/12/18/menteri-susi-ingatkan-makan-patin-lokal-lebih-baik-dari-ikan-dori-impor
Diakses pada 12 Februari 2020

Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan. https://www.bbp4b.litbang.kkp.go.id/jurnal-jpbkp/index.php/jpbkp/article/view/419
Diakses pada 12 Februari 2020

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. https://dkp.jatimprov.go.id/index.php/2018/08/24/7-manfaat-dan-keunggulan-ikan-patin/
Diakses pada 12 Februari 2020

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/dha-for-children-89181
Diakses pada 12 Februari 2020