Manfaat Fidget Spinner Bisa Tingkatkan Fokus dan Redakan Stres, Benarkah?

Manfaat fidget spinner didapatkan ketika Anda memainkannya dengan jari
Fidget spinner dimainkan dengan memutar-mutarnya dengan jari

Dalam beberapa tahun terakhir, fidget spinner menjadi mainan yang viral di kalangan anak-anak maupun dewasa. Mainan ini seukuran telapak tangan dengan bantalan tombol di tengah dan dapat berputar.

Gerakan yang dihasilkan oleh fidget spinner memberikan pengalaman sensorik yang menurut banyak orang menyenangkan dan membuat ketagihan.

Popularitas fidget spinner tak lepas dari klaimnya yang menyatakan bahwa mainan ini dapat membantu dalam meningkatkan konsentrasi pada orang-orang berkebutuhan khusus. Misalnya, autisme dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Fidget spinner juga dipercaya bisa menghilangkan stres. Namun sebagian orang lainnya mengatakan bahwa manfaat fidget spinner hanyalah trik pemasaran belaka. Bagaimanakah menurut medis?

Klaim manfaat fidget spinner

Manfaat fidget spinner dipromosikan dari mulut ke mulut. Beberapa klaim khasiat kesehatannya adalah dapat meredakan stres, post-traumatic stres disorder (PTSD), dan autisme.

Sayangnya, hingga sekarang belum ada penelitian ilmiah yang dilakukan terhadap mainan fidget spinner sendiri. Tapi memang ada beberapa teori atau studi yang bisa mendukung klaim tersebut. Mari simak penjelasannya di bawah ini:

  • Memiliki efek meditatif

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi bisa mengurangi stres secara signifikan, baik stres ringan hingga PTSD. Memainkan fidget spinner dikatakan memiliki efek meditatif, di mana Anda melatih diri untuk bisa fokus dengan gerakan ritmis dan repetitif yang dihasilkan oleh mainan tersebut.

  • Membantu orang dengan ADHD

Klaim manfaat fidget spinner untuk penderita ADHD muncul karena anggapan alat ini bisa membuat seseorang lebih fokus. Namun sebuah riset menyatakan bahwa penggunaan fidget spinner tidak membantu anak dengan ADHD untuk memusatkan perhatian secara signifikan.

  • Menormalisasi fidgeting

Salah satu tanda yang bisa dilihat dari anak dengan autisme adalah fidgeting atau gerakan tidak sadar dan berulang. Bermain fidget spinner memberikan kenyamanan pada pengidap autisme anak-anak untuk melakukan fidgeting, dengan cara yang bisa diterima secara sosial.

Tak sedikit ahli yang menyatakan ketidaksetujuan dengan klaim manfaat fidget spinner. Beberapa mengatakan bahwa mainan ini bisa membantu dalam menangani anak hiperaktif. Tapi sebagian pakar lainnya percaya bahwa mainan ini cukup menarik perhatian secara visual, sehingga hanya akan membuat anak terdistraksi dan sulit konsentrasi.

Tips bermain fidget spinner yang aman

Fidget spinner biasanya terbuat dari plastik dan logam. Mainan ini juga memiliki bagian-bagian kecil (termasuk baterai) yang bisa meningkatkan risiko tersedak jika tidak sengaja tertelan oleh anak-anak.

Sebuah penelitian menganalisis kasus dua orang anak yang menelan baterai dari fidget spinner. Keduanya mengalami cedera tenggorokan yang parah karenanya.

Untuk memaksimalkan manfaat fidget spinner sekaligus mencegah terjadinya risiko cedera, hal-di bawah ini perlu diperhatikan oleh orang tua sebelum memberikannya pada buah hati:

  • Membeli fidget spinner hanya di toko yang memiliki reputasi baik, atau toko resmi. Dengan ini, kualitas mainan benar-benar terjaga dan risiko lepasnya bagian mainan bisa dicegah. Pasalnya, bagian mainan yang kecil bisa saja tidak sengaja tertelan oleh anak-anak
  • Menjauhkan fidget spinner dari anak berusia di bawah tiga tahun.
  • Memperingatkan anak agar tidak memasukkan fidget spinner ke dalam mulut dan memainkannya di area wajah. Anak-anak terkadang menjadikan alat ini sebagai mainan, misalnya memutarnya di atas hidung atau trik lainnya. Hal ini tidak aman karena mainan bisa saja terlempar ke arah lain dan mengenai anak lainnya.
  • Jangan membiarkan fidget spinner dicas semalaman atau selama Anda tidur malam.
  • Segera mencabut fidget spinner setelah terisi penuh.
  • Memakai kabel khusus fidget spinner yang disertakan dalam kemasan untuk mengisi daya. Jika tak ada, gunakan kabel dengan sambungan yang aman.

Karena fidget spinner baru terkenal beberapa tahun terakhir, belum ada riset yang menelitinya secara khusus. Ini berarti, klaim sebagian besar manfaat fidget spinner masih berdasarkan dugaan dan tidak ada bukti ilmiahnya.

Anda juga harus menyadari potensi bahaya yang bisa ditimbulkan oleh mainan tersebut sebelum memberikannya pada anak Anda. Jika Anda tidak merasakan manfaat fidget spinner atau mainan ini malah membuat fokus Anda terpecah, Anda lebih baik tidak menggunakannya.

Ada banyak cara lain yang bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan menghilangkan stres dengan metode repetitif yang sama seperti bermain fidget spinner. Contohnya, menggambar, merajut, menyulam, dan sebagainya.

Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter perihal cara-cara meningkatkan konsentrasi, baik pada diri Anda sendiri maupun anak Anda. Dokter juga bisa membantu dalam menemukan penanganan yang tepat.

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/fidget-spinners-for-stress-relief-4150076
Diakses pada 6 Maret 2020

Live Science. https://www.livescience.com/58916-fidget-spinner-faq.html
Diakses pada 6 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320821
Diakses pada 6 Maret 2020

HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-play/Pages/Fidget-Spinner-Safety-Tips.aspx
Diakses pada 6 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29676193
Diakses pada 6 Maret 2020

Artikel Terkait