Perlukah Fantasi Seksual Saat Berhubungan Intim dengan Pasangan?

Fantasi seksual pada pria dan wanita mampu meningkatkan hasrat seksual
Katakan pada pasangan apa yang menjadi fantasi seksual Anda

Segala sesuatu yang berhubungan dengan seks biasanya adalah hal yang tabu dan jarang untuk dibicarakan. Salah satunya adalah mengenai fantasi seksual yang sering dikaitkan dengan suatu imajinasi liar yang tidak senonoh.

Sebagian besar orang pastinya pernah berandai-andai dalam sebuah fantasi seksual yang sering dicap sebagai sesuatu yang tidak baik untuk dilakukan. Akan tetapi, apakah fantasi seksual sebenarnya memiliki manfaat dalam hubungan bersama pasangan?

Manfaat fantasi seksual dalam hubungan bersama pasangan

Sebuah penelitian menemukan bahwa fantasi seksual penting dalam perkembangan hasrat seksual. Studi tersebut menunjukkan bahwa fantasi seksual pada pria dan wanita mampu meningkatkan hasrat seksual

Penelitian lain mendapati bahwa fantasi seksual mengenai pasangan bisa menambah hasrat seksual dan membantu meningkatkan perilaku-perilaku yang dapat mengembangkan hubungan bersama pasangan.

Oleh karenanya, fantasi seksual dapat memberikan manfaat dalam aktivitas berhubungan intim bersama pasangan maupun dalam mengembangkan hubungan atau interaksi bersama pasangan yang lebih intim.

Uniknya, fantasi seksual berhubungan dengan gaya interaksi Anda dengan orang lain (attachment style). 

Orang yang memiliki gaya interaksi yang diliputi kecemasan cenderung memiliki fantasi seksual yang dipenuhi kasih sayang dibandingkan dengan orang yang memiliki gaya interaksi yang cenderung menjauh (avoidant attachment style).

Apakah perlu memberitahukan fantasi seksual kepada pasangan?

Memberitahukan fantasi seksual kepada pasangan sebenarnya tergantung dari Anda dan bagaimana interaksi bersama pasangan dan nilai-nilai yang dianut oleh Anda dan pasangan.

Bila Anda merasa lebih baik dengan adanya keterbukaan, memberitahukan fantasi seksual kepada pasangan bisa membantu untuk mengenal pasangan dengan lebih mendalam dan memupuk rasa kepercayaan dalam hubungan. 

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah tema dari fantasi seksual yang dimiliki. Anda perlu memikirkan apakah fantasi seksual yang dimiliki bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut oleh pasangan Anda atau tidak.

Terkadang memberitahukan fantasi seksual yang dipikirkan bisa membuat persepsi atau pandangan pasangan terhadap Anda berubah yang mungkin dapat mengubah interaksi bersama pasangan. 

Anda bisa memulai dengan memberitahukan salah satu fantasi seksual Anda dan melihat reaksi pasangan Anda, yang paling terpenting saat memberitahukan fantasi seksual yang dimiliki adalah kemampuan untuk dapat mendiskusikannya dengan baik bersama pasangan.

Apakah ada perbedaan fantasi seksual antara pria dan wanita?

Secara umum, pria selalu dianggap lebih sering memiliki fantasi seksual daripada wanita. Riset membuktikan bahwa hal tersebut benar adanya. Penelitian di Spanyol menemukan bahwa pria lebih cenderung memiliki fantasi seksual daripada wanita.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa wanita lebih cenderung memiliki fantasi seksual yang bersifat romantis dan pria lebih cenderung memikirkan fantasi seksual yang lebih bersifat menjelajahi dan baru, seperti melakukan hubungan seksual dengan banyak orang, dan sebagainya.

Selain itu, diketahui juga bahwa wanita memiliki fantasi seksual yang meliputi penyerahan diri, seperti dipaksa melakukan hubungan seksual dan sebagainya. Sementara fantasi seksual pria dapat meliputi homoseksualitas.

Mendukung penelitian di atas, riset lain memperlihatkan bahwa pria memang lebih sering memiliki fantasi seksual mengenai mendominasi pasangannya daripada wanita dan lebih cenderung fokus pada hasrat dan kepuasaan dari pasangannya.

Pria memiliki fantasi seksual yang lebih jelas daripada wanita dan lebih cenderung ingin fantasi seksualnya menjadi kenyataan daripada wanita. Selain itu, pria juga ditemukan lebih sering memiliki fantasi seksual mengenai berhubungan seksual di luar pasangannya.

Bagaimana fantasi seksual dapat muncul?

Pernahkah Anda menyadari kemunculan atau pemicu daripada fantasi seksual yang dimiliki? Jika jawabannya adalah tidak, Anda tidak perlu khawatir karena terkadang fantasi seksual tidak disadari kemunculannya dan bisa timbul begitu saja.

Sebenarnya, fantasi seksual bisa dipicu oleh berbagai hal dan biasanya berasal dari imajinasi dalam otak ataupun pengalaman seksual yang dialami sebelumnya. 

Namun, media, seperti pornografi, film, dan buku yang memiliki unsur seksual dapat menjadi salah satu hal yang membentuk fantasi seksual Anda.

Kapan fantasi seksual perlu dikonsultasikan ke psikolog atau psikiater?

Fantasi seksual adalah hal yang secara umum hampir pernah dipikirkan oleh semua orang. Namun, bila Anda terlalu banyak memikirkan fantasi seksual sampai mengganggu aktivitas sehari-hari dan hubungan sosial dengan orang lain, maka Anda perlu untuk berkonsultasi ke dokter.

Medical X Press. https://medicalxpress.com/news/2014-10-sexual-fantasies.html
Diakses pada 25 Juli 2019

Medical X Press. https://medicalxpress.com/news/2012-07-spanish-men-women-sexual-fantasies.html
Diakses pada 25 Juli 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15497057
Diakses pada 25 Juli 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/sex-matters/201803/sexual-fantasies-tell-or-not-tell
Diakses pada 25 Juli 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-myths-sex/201807/where-do-our-sexual-fantasies-come
Diakses pada 25 Juli 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/intimately-connected/201808/what-sexual-fantasies-can-do-relationship
Diakses pada 25 Juli 2019

Sage Journal. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0146167211410986
Diakses pada 25 Juli 2019

Sage Journal. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0146167218789611?journalCode=pspc
Diakses pada 25 Juli 2019

Science Daily. https://www.sciencedaily.com/releases/2007/06/070627223851.htm
Diakses pada 25 Juli 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed