Manfaat donor darah untuk kesehatan sangatlah banyak, termasuk menurunkan tingkat kolesterol
Pernahkah Anda melakukan donor darah? Menyumbang darah secara rutin ternyata bermanfaat bagi kesehatan

Menyumbangkan darah atau donor darah dapat membantu untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Berdasarkan Palang Merah Amerika (American Red Cross), satu donasi darah dapat menyelamatkan tiga jiwa. 

Selain membantu orang lain, donor darah juga dapat memberikan berbagai manfaat bagi pendonor . Akan tetapi, apakah Anda telah mengetahui manfaat-manfaat yang dapat ditawarkan dari kegiatan donor darah?

[[artikel-terkait]]

Donor darah dan manfaatnya terhadap kesehatan

Donor darah tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga mental. Berikut adalah beberapa manfaat donor darah terhadap kesehatan fisik dan mental Anda:

  • menurunkan risiko penyakit jantung
  • mengurangi kekentalan darah dengan menurunkan tingkat zat besi dalam tubuh. Tingkat zat besi dalam tubuh berlebih meningkatkan risiko serangan jantung
  • menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh
  • menurunkan kadar oksidan dalam tubuh dengan meningkatkan kandungan antioksidan dalam tubuh

Selain itu, donor darah merupakan salah cara untuk menolong orang lain yang dapat membantu untuk mengurangi stres dan perasaan negatif, meningkatkan rasa kebersamaan dan menurunkan rasa terasingkan, serta meningkatkan kesejahteraan emosi.

Dengan melakukan donor darah, Anda juga dapat memeriksakan kesehatan Anda secara gratis. Petugas akan melakukan pemeriksaan detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, dan tingkat hemoglobin sebelum mengambil darah Anda.

Pemeriksaan ini dapat membantu untuk mendeteksi kondisi medis tertentu yang mungkin selama ini tidak Anda rasakan.

Syarat donor darah

Sebelum melakukan donor darah dan merasakan manfaat donor darah, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dimiliki untuk dapat menjalani donor darah. Oleh karenanya, Anda perlu mengetahui apa saja persyaratannya. Di bawah adalah persyaratan untuk dapat mengikuti donor darah, yaitu:

  • Berusia 17-60 tahun dengan berat badan setidaknya 45 kg
  • Suhu tubuh harus berkisar antara 36,6 sampai 37,5 derajat Celcius dengan tekanan darah sistol 110-160 mmHg dan tekanan darah diastol 70-100 mmHg
  • Denyut nadi harus berada pada kisaran 50-100 kali/menit
  • Untuk pria, tingkat hemoglobin yang diperbolehkan untuk menjadi pendonor adalah minimal 12,5 gram dan tingkat hemoglobin untuk wanita agar dapat diperbolehkan menjalani donor adalah minimal 12 gram

Ketika sedang hamil, Anda tidak diperbolehkan untuk mengikuti donor darah dan perlu memberikan jeda waktu enam bulan sesudah persalinan. Jika Anda adalah ibu yang sedang menyusui, maka Anda tidak boleh menjalani donor darah.

Bila sebelumnya sudah menjalani donor darah, maka Anda baru diperbolehkan mengikuti donor darah jika Anda melakukannya sebanyak lima kali dalam setahun dengan jangka waktu antar kegiatan donor darah setidaknya tiga bulan.

kantong darah

Dilarang donor darah!

Meski Anda memenuhi persyaratan di atas, namun belum tentu Anda bisa melakukan donor darah. Beberapa penyakit dan kondisi tertentu bisa menyebabkan Anda tidak diperbolehkan menyumbangkan darah, yaitu:

  • pernah mengidap hepatitis B
  • sedang mengidap sifilis
  • tuberkulosis
  • epilepsi
  • penyakit kulit pada daerah yang akan disuntik
  • penyakit darah atau perdarahan
  • HIV/AIDS
  • ketergantungan alkohol dan narkotika
  • pernah melakukan kontak atau  mengalami pertukaran cairan tubuh (air liur, sperma) dengan penderita hepatitis dalam jangka waktu enam bulan terakhir
  • mendapatkan transfusi dalam jangka waktu enam bulan terakhir
  • menindik telinga dan membuat tato dalam jangka waktu enam bulan terakhir
  • baru menjalani prosedur operasi dalam jangka waktu 12 bulan terakhir
  • baru menjalani prosedur operasi gigi dalam jangka waktu 72 jam terakhir
  • baru mendapatkan vaksin influenza, kolera, polio, difteri, tetanus, atau profilaksis dalam 24 jam terakhir
  • baru mendapatkan vaksin virus hidup parotitis epidemica, tetanus toksin, atau cacar air dalam jangka waktu dua minggu terakhir
  • baru mendapatkan vaksin rabies therapeutic dalam jangka waktu satu tahun terakhir
  • baru melakukan transplantasi kulit dalam jangka waktu satu minggu terakhir
  • memiliki gejala alergi

Persiapan donor darah

Bila Anda berencana melakukan donor darah, ini persiapan yang perlu Anda lakukan, yaitu:

  • Makan secara teratur sebelum mendonorkan darah. Makan secara teratur dapat membantu untuk menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh agar Anda tidak merasa pusing setelah mengikuti donor darah.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti daging dan sayuran hijau, sebelum dan setelah donor darah.
  • Mengonsumsi vitamin C yang dapat membantu penyerapan zat besi yang berasal dari sayur-sayuran.
  • Hindari konsumsi alkohol sebelum dan sesudah melakukan donor darah karena alkohol dapat menyebabkan dehidrasi. 
  • Hindari konsumsi makanan berlemak sebelum donor darah karena dapat mengganggu pemeriksaan darah.
  • Hindari makanan dan minuman yang dapat memperlambat proses penyerapan zat besi, yaitu kopi, teh, cokelat, minuman fermentasi anggur merah yang mengandung alkohol (red wine), dan makanan tinggi kalsium.
  • Minum banyak air sebelum melakukan donor darah agar tekanan darah tidak turun dan menyebakan rasa pusing atau bahkan pingsan. Setidaknya minumlah 500 ml air sebelum mendonorkan darah.
  • Hindari olahraga berat dan intens sebelum dan sesudah mendonorkan darah karena tubuh perlu untuk beristirahat dan tetap terhidrasi. 
  • Gunakan baju yang longgar untuk memudahkan proses pengambilan darah.
  • Jangan tidur terlalu larut sebelum mendonorkan darah karena kurang tidur akan menurunkan kesiapan dan meningkatkan risiko Anda merasa tidak enak badan. Sebaiknya beristirahatlah kurang lebih 7-9 jam.

Bagaimana, tertarik untuk mendonorkan darah Anda? Yuk, berbuat baik sekaligus menjaga kesehatan dengan donor darah.

De Gruyter. https://www.degruyter.com/view/j/jbcpp.2016.27.issue-6/jbcpp-2015-0111/jbcpp-2015-0111.xml
Diakses pada 26 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/benefits-of-donating-blood#1
https://www.healthline.com/health/what-to-eat-before-donating-blood
Diakses pada 26 April 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3663474/
Diakses pada 26 April 2019

NHS. https://www.blood.co.uk/the-donation-process/preparing-to-give-blood/
Diakses pada 26 April 2019

PMI. http://www.pmi.or.id/index.php/aktivitas/pelayanan/donor-darah/donor-sekarang.html?showall=&start=1
Diakses pada 15 Mei 2019

PMI. http://www.pmi.or.id/index.php/aktivitas/pelayanan/donor-darah/donor-sekarang.html?showall=&start=2
Diakses pada 15 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-to-expect-when-you-give-blood#1
Diakses pada 26 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed