logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Manfaat Diet Oatmeal dan Cara Melakukannya

open-summary

Diet oatmeal adalah diet yang menjadikan oatmeal sebagai makanan utama. Selain oatmeal, Anda tidak dilarang untuk konsumsi jenis makanan lain sebagai selingan, selama masih sesuai aturan.


close-summary

25 Agt 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Diet oatmeal dianggap efektif menurunkan berat badan

Oatmeal kaya akan nutrisi sehingga cocok dijadikan makanan utama dalam diet

Table of Content

  • Cara menjalankan diet oatmeal
  • Manfaat diet oatmeal
  • Risiko diet oatmeal

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan berat badan ideal. Mulai dari rajin berolahraga, melakukan diet, menjalani terapi, hingga prosedur bedah. Diet adalah salah satu cara untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan ideal dengan cara mengatur asupan makanan.

Advertisement

Jika sekarang Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, Anda bisa mempertimbangkan untuk mencoba diet oatmeal. Oatmeal memiliki kemampuan untuk menyerap lemak dan membuangnya bersama tinja.

Sehingga, lemak tidak terserap oleh tubuh dan mencegah Anda mengalami obesitas. Selain mampu membuat kenyang lebih lama dan menurunkan berat badan, terdapat juga manfaat oatmeal bagi kesehatan.

Sesuai namanya, diet oatmeal adalah pengaturan makanan dengan cara konsumsi oatmeal. Selain oatmeal, Anda tidak dilarang untuk konsumsi jenis makanan lain sebagai selingan, selama masih sesuai aturan.

Cara menjalankan diet oatmeal

Ide utama diet ini adalah Anda harus konsumsi oatmeal untuk diet setidaknya 1-2 kali sehari pada saat jam makan. Ada beberapa cara yang dapat dipilih dalam menjalankannya:

1. Diet oatmeal dua fase

Untuk melakukan diet ini, Anda harus menjalan dua fase diet. Fase pertama, yakni pada hari pertama hingga ketujuh, Anda harus konsumsi whole oat (oatmeal utuh, bukan oatmeal instan) sebanyak tiga kali sehari pada saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

2. Diet oatmeal 6 hari

Cara menjalankan diet oatmeal ini adalah dengan konsumsi oatmeal dua kali sehari saja selama 6 hari. Di hari ketujuh Anda hanya makan oatmeal satu kali saja.

3. Diet oatmeal bertahap selama 7 hari

Cara diet oatmeal yang ketiga adalah dengan dilakukan bertahap selama 7 hari. Dua hari pertama, Anda makan oatmeal tiga kali sehari saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

Di hari ketiga dan keempat, makan oatmeal sebanyak dua kali sehari saat sarapan dan makan siang. Kemudian hari kelima hingga ketujuh, Anda cukup makan oatmeal satu kali sehari.

Saat mengonsumsi oatmeal untuk diet, Anda bisa menambahkan setengah cangkir oatmeal dengan susu skim rendah lemak, kayu manis, atau buah-buahan segar agar tidak membosankan.

Buah-buahan juga dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan menjelang siang atau sore hari. Pilih buah-buahan yang dikombinasikan untuk mendapatkan nutrisi lengkap.

Dalam jam makan tanpa oatmeal, Anda harus memilih makanan rendah lemak sekaligus memperbanyak asupan sayuran dan buah. Daging ayam, ikan, atau steak daging sapi tanpa lemak bisa jadi pilihan selama porsi dan jumlahnya tidak berlebihan. Perhatikan kalori makanan Anda saat tidak mengonsumsi oatmeal.

Manfaat diet oatmeal

Oat memiliki kandungan antioksidan tinggi dan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Oleh karena itu, oatmeal untuk diet juga memberikan manfaat bagi kesehatan kardiovaskuler sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan mencegah darah tinggi.

Selain itu, oatmeal yang memiliki kandungan serat tinggi dapat menjaga fungsi pencernaan dan mencegah konstipasi.

Bagi Anda yang mengidap diabetes atau ingin menurunkan risiko diabetes tipe 2, konsumsi oatmeal secara teratur juga dapat membantu mengontrol gula darah agar tetap stabil. Untuk kesehatan kulit, oatmeal dapat menyeimbangkan pH kulit, menjaga kelembapannya, dan membuatnya terasa lembut.

Baca Juga

  • Mengenal Lebih Jauh Plant-Based Diet yang Menyehatkan
  • Beragam Metode Menurunkan Berat Badan – Mana yang Paling Aman dan Efektif?
  • Cara Mengecilkan Paha Tanpa Olahraga untuk Dapatkan Kaki Indah

Risiko diet oatmeal

Beberapa cara diet oatmeal yang sangat membatasi makanan selain oatmeal, berpotensi menyebabkan Anda kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, pilih cara diet yang paling sesuai untuk Anda.

Hanya mengonsumsi oatmeal saat diet mungkin dapat lebih cepat menurunkan berat badan, tetapi kemungkinan mengalami kejenuhan juga lebih tinggi. Sehingga, besar kemungkinan Anda tidak dapat bertahan lama mengkuti rencana diet tersebut.

Selain itu, tidak jarang seseorang terlalu bersemangat di awal diet dan benar-benar membatasi makanan lain. Sebagai konsekuensinya, ia hanya memperoleh asupan kalori yang sangat rendah. Hal tersebut dapat membuat tubuh menjadi tidak berenergi.

Untuk mendapatkan rencana diet oatmeal yang terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Ungkapkan juga riwayat medis Anda sehingga ahli gizi dapat membuat perencanaan diet oatmeal yang terbaik.

Advertisement

tips dietdiet sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved