Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan, Anda Wajib Tahu


Manfaat daun singkong sangat baik untuk kesehatan tubuh. Khasiat daun singkong bahkan cocok untuk menjaga asupan gizi ibu hamil.

0,0
10 Aug 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat daun singkong sangat baik untuk kesehatanManfaat daun singkong terbukti baik untuk kesehatan tubuh
Manfaat daun singkong tidak hanya menambah citarasa pada makanan, seperti pecel atau gulai. 
Nah, siapa yang sangka di balik rasanya yang enak tersebut, manfaat daun singkong bagi kesehatan juga tidak bisa dipandang sebelah mata.Berdasarkan penelitian terbitan Plant Foods for Human Nutrition, kandungan daun singkong atau daun sampeu sangat kaya akan nutrisi, bahkan melebihi tanaman lain seperti bayam. Daun singkong ternyata merupakan sumber protein yang cukup tinggi, serta kaya akan serat. Selain tinggi protein, daun ketela pohon juga mengandung vitamin B1, B2, C, karotenoid, dan 109 mineral lainnya, seperti fosfor, magnesium, potasium, dan kalsium.Dikutip dari Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram daun singkong rebus, kalorinya sebesar 31 kkal.

Manfaat daun singkong bagi kesehatan

Berdasarkan kandungan tersebut, khasiat daun singkong untuk kesehatan antara lain adalah:

1. Sebagai pelancar ASI

Manfaat sayur daun singkong dapat dirasakan oleh ibu menyusui karena daun ini dipercaya bisa meningkatkan produksi air susu ibu (ASI). Kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalamnya juga dapat meningkatkan kualitas ASI itu sendiri.

2. Mencegah gizi buruk

Meski sayur daun singkong tergolong sebagai makanan sederhana, manfaat makan daun singkong membantu memenuhi kebutuhan gizi.Hidangan ini mengandung total asam amino esensial yang mirip dengan jumlah protein pada telur ayam. Bahkan, dibandingkan bahan makanan lain, seperti bayam, kacang kedelai, oat, dan beras, asam amino esensial pada daun singkong terbukti lebih tinggi.

3. Melancarkan buang air besar

Kandungan serat di dalam daun singkong bermanfaat untuk melunakkan feses sehingga Anda tidak akan mengalami konstipasi. Sebaliknya, serat juga dapat memadatkan feses jika Anda mengalami diare.Lancarnya saluran pembuangan ini otomatis menyehatkan sistem pencernaan secara keseluruhan. Ketika sistem pencernaan sehat, Anda bisa terhindar dari penyakit, seperti wasir, penyakit divertikular, hingga kanker usus besar.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Manfaat daun singkong ini masih berhubungan dengan serat. Mengonsumsi daun singkong pada batas tertentu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah.Studi juga mencatat bahwa makanan yang kaya akan serat juga dapat menyehatkan jantung, mengurangi peradangan, dan menurunkan tekanan darah. Namun tetap jangan dikombinasikan dengan santan atau olahan makanan lain yang justru akan menyebabkan kolesterol meningkat.

5. Menstabilkan kadar gula darah

Pada penderita diabetes, kandungan serat dalam daun singkong dapat memperlambat penyerapan gula yang terkandung di dalam makanan sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.Rutin mengonsumsi sayur daun singkong juga dapat menurunkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2.

6. Mencegah kanker

Daun singkong juga mengandung zat antioksidan, yakni polifenol, yang salah satu fungsinya adalah mencegah kanker. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan juga dapat menurunkan risiko penyakit tertentu, misalnya sakit jantung.

 7. Membantu proses regenerasi sel

Sel tubuh harus melakukan regenerasi agar kesehatan tubuh dapat terjaga. Nah, rupanya, manfaat daun singkong dapat mempercepat regenerasi sel tubuh. Sebab, daun singkong kaya asam amino esensial yang membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Manfaat daun singkong untuk ibu hamil

Manfaat daun singkong untuk ibu hamil terbilang banyak karena di dalamnya mengandung berbagai zat dan nutrisi penting bagi kehamilan, seperti zat besi, asam folat, dan vitamin C.

1. Mencegah anemia

Manfaat daun singkong untuk ibu hamil adalah sebagai sumber zat besi. Zat besi berfungsi untuk meningkatkan pasokan oksigen dalam darah dan mencegah anemia dan baik dikonsumsi untuk ibu hamil. Pada masa kehamilan, pasokan darah dan oksigen harus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi bagi janin dalam kandungan. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang merupakan masalah kesehatan umum pada ibu hamil.

2. Mencegah gangguan perkembangan janin

Daun singkong merupakan sayuran hijau yang kaya akan asam folat. Zat yang satu ini sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan perkembangan janin.Konsumsi daun singkong untuk ibu hamil disarankan untuk dilakukan sejak masa-masa awal kehamilan, tepatnya 12 minggu pertama usia kehamilan. Di fase ini, Anda disarankan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mg per hari.

3. Meningkatkan sistem imun tubuh dan menjaga kesehatan janin

Manfaat daun singkong untuk ibu hamil selanjutnya adalah sebagai sumber vitamin C dan folat yang sangat dibutuhkan oleh ibu dan janin yang dikandungannya. Vitamin C bermanfaat untuk menjaga sistem imun tubuh sekaligus antioksidan.Vitamin C pada daun singkong berperan dalam menjaga kesehatan sel dan mencegah terjadinya infeksi yang rentan dialami oleh ibu hamil. Vitamin ini juga dapat mendukung perkembangan janin yang sehat.

Waspada efek samping daun singkong

Meski manfaat daun singkong sangat banyak untuk kesehatan, Anda juga perlu waspada karena tanaman singkong pada umumnya mengandung racun sianda yang justru berbahaya bagi kesehatan. Beberapa bahaya daun singkong akibat keracunan mungkin terjadi, antara lain:
  • Kelumpuhan pada kaki
  • Penurunan kadar iodine di dalam tubuh.
  • Penyakit gondok.
  • Tropical ataxic neuropathy (TAN), yakni munculnya rasa kebas pada tangan, penglihatan kabur, lemah, sulit berjalan, dan kesemutan pada kaki. Kondisi ini biasanya dialami oleh orang tua.
  • Gejala keracunan seperti mual dan muntah hebat, bahkan hingga meninggal dunia.
Selain itu, tanaman singkong juga dapat menyerap polusi di sekitarnya sehingga tidak jarang ia juga mengandung polutan. Namun, racun ini sebetulnya mudah dinetralisasi dengan pengolahan daun singkong yang tepat.

Cara masak daun singkong yang tepat

Daun singkong dapat dimasak menjadi sayur, gulai, atau lalapan yang lezat. Namun, penting untuk mengetahui cara masak daun singkong yang tepat agar kandungan racun di dalamnya hilang, dan nutrisi pada daun singkong tidak ikut terbuang.Untuk menghilangkan racun, tumbuk daun singkong selama 10 menit, kemudian cuci bersih dengan air mengalir. Selanjutnya, rebus daun singkong selama minimal 10 menit. Proses ini sudah menghilangkan 92 persen racun pada daun singkong.Merebus memang merupakan cara paling efektif untuk menghilangkan kandungan sianida pada daun singkong, makanya Anda tidak diperkenankan meminum air rebusan daun ini.Namun, merebus daun singkong dipastikan menghilangkan beberapa vitamin yang terkandung di dalamnya, misalnya vitamin C yang tereduksi hingga 60 persen. Semakin lama Anda merebusnya, semakin banyak nutrisi yang berpotensi hilang, seperti protein, antioksidan, dan asam amino.Untuk meminimalisir hilangnya nutrisi, Anda dapat menambahkan sodium bikarbonat atau garam dapur saat proses merebus daun singkong untuk mempercepat proses perebusan.Namun, daun singkong akan menjadi asin sehingga cenderung tidak cocok dikonsumsi oleh orang yang menderita tekanan darah tinggi. Hal inilah yang membuat munculnya pertanyaan berupa “apakah daun singkong menyebabkan darah tinggi?” Padahal, bila tidak menggunakan garam daun singkong mengandung kalium yang membantu menurunkan kadar natrium sehingga tekanan darah pun ikut turun.Walaupun memiliki banyak manfaat, Anda harus tetap cermat dalam mengolahnya menjadi makanan sehat.

Catatan dari SehatQ

Manfaat daun singkong terbukti baik untuk kesehatan secara umum hingga ibu hamil. Namun, pastikan Anda mengolahnya menjadi matang agar tidak mengalami keracunan. Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat sayuran dan makanan sehat lainnya, chat dokter melalui melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
makanan sehatbuah dan sayurandaun singkong
Latif, S., Müller, J., Potential of cassava leaves in human nutrition: a review, Trends in Food Science & Technology (2015), doi: 10.1016/j.tifs.2015.04.006.
Diakses pada 22 Oktober 2019
Pub Med. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7784394
Diakses pada 22 Oktober 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983
Diakses pada 22 Oktober 2019
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/antioxidants
Diakses pada 22 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323756.php
Diakses pada 22 Oktober 2019
Fit for The Soul. https://fitforthesoul.com/health-benefits-of-cassava-leaves-for-beauty-and-pregnant-women/
Diakses 17 Desember 2020
Data Komposisi Pangan Indonesia. https://www.panganku.org/id-ID/view
Diakses pada 10 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait