6 Manfaat Daun Singkong dan Cara Menghilangkan Racunnya

Manfaat daun singkong sudah terbukti secara ilmiah
Daun singkong mudah ditemukan dan banyak manfaatnya

Anda mungkin tidak asing dengan olahan makanan yang terbuat dari daun singkong, misalnya pecel atau gulai. Nah, siapa yang sangka di balik rasanya yang enak tersebut, manfaat daun singkong bagi kesehatan juga tidak bisa dipandang sebelah mata.

Berdasarkan penelitian, daun singkong sangat kaya akan nutrisi, bahkan melebihi tanaman lain seperti bayam. Daun singkong memiliki kandungan protein yang tinggi, serta kaya akan serat. Selain itu, daun singkong juga mengandung vitamin B1, B2, C, karotenoid, dan 109 mineral lainnya, seperti fosfor, magnesium, potasium, dan kalsium.

Manfaat daun singkong bagi kesehatan

Berdasarkan kandungan tersebut, manfaat daun singkong untuk kesehatan antara lain adalah:

  • Menaikkan produksi ASI

Manfaat daun singkong dapat dirasakan oleh ibu menyusui karena daun ini dipercaya bisa meningkatkan produksi air susu ibu (ASI). Kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalamnya juga dapat meningkatkan kualitas ASI itu sendiri.

  • Mencegah gizi buruk

Meski sayur daun singkong tergolong sebagai makanan sederhana, hidangan ini mengandung total asam amino esensial yang mirip dengan jumlah protein pada telur ayam. Bahkan, dibandingkan bahan makanan lain, seperti bayam, kacang kedelai, oat, dan beras, asam amino esensial pada daun singkong terbukti lebih tinggi.

  • Melancarkan buang air besar

Kandungan serat di dalam daun singkong dapat melunakkan feses sehingga Anda tidak akan mengalami konstipasi. Sebaliknya, serat juga dapat memadatkan feses jika Anda mengalami diare.

Lancarnya saluran pembuangan ini otomatis menyehatkan sistem pencernaan secara keseluruhan. Ketika sistem pencernaan sehat, Anda bisa terhindar dari penyakit, seperti wasir, penyakit divertikular, hingga kanker usus besar.

  • Menurunkan kadar kolesterol

Manfaat daun singkong ini masih berhubungan dengan serat. Mengonsumsi daun singkong pada batas tertentu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah.

Studi juga mencatat bahwa makanan yang kaya akan serat juga dapat menyehatkan jantung, mengurangi peradangan, dan menurunkan tekanan darah. Namun tetap jangan dikombinasikan dengan santan atau olahan makanan lain yang justru akan menyebabkan kolesterol meningkat.

  • Menstabilkan kadar gula darah

Pada penderita diabetes, kandungan serat dalam daun singkong dapat memperlambat penyerapan gula yang terkandung di dalam makanan sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.

Rutin mengonsumsi sayur daun singkong juga dapat menurunkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2.

  • Mencegah kanker

Daun singkong juga mengandung zat antioksidan, yakni polifenol, yang salah satu fungsinya adalah mencegah kanker. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan juga dapat menurunkan risiko penyakit tertentu, misalnya sakit jantung.

Waspada efek negatif daun singkong

Meski manfaat daun singkong sangat banyak untuk kesehatan, Anda juga perlu waspada karena tanaman singkong pada umumnya mengandung racun sianda yang justru berbahaya bagi kesehatan. Beberapa dampak keracunan tanaman singkong yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Kelumpuhan pada kaki
  • Penurunan kadar iodine di dalam tubuh.
  • Penyakit gondok.
  • Tropical ataxic neuropathy (TAN), yakni munculnya rasa kebas pada tangan, penglihatan kabur, lemah, sulit berjalan, dan kesemutan pada kaki. Kondisi ini biasanya dialami oleh orang tua.
  • Gejala keracunan seperti mual dan muntah hebat, bahkan hingga meninggal dunia.

Selain itu, tanaman singkong juga dapat menyerap polusi di sekitarnya sehingga tidak jarang ia juga mengandung polutan. Namun, racun ini sebetulnya mudah dinetralisasi dengan pengolahan daun singkong yang tepat.

Bagaimana cara mengolah daun singkong yang tepat?

Daun singkong dapat dimasak menjadi sayur, gulai, atau lalapan yang lezat. Namun, penting untuk mengetahui cara pengolahannya yang tepat agar kandungan racun di dalamnya hilang, dan nutrisi pada daun singkong tidak ikut terbuang.

Untuk menghilangkan racun pada daun singkong, Anda dapat menumbuknya selama 10 menit, kemudian cuci bersih dengan air mengalir. Selanjutnya, rebus daun singkong selama minimal 10 menit. Proses ini sudah menghilangkan 92 persen racun pada daun singkong.

Merebus memang merupakan cara paling efektif untuk menghilangkan kandungan sianida pada daun singkong, makanya Anda tidak diperkenankan meminum air rebusan daun ini.

Namun, merebus daun singkong dipastikan menghilangkan beberapa vitamin yang terkandung di dalamnya, misalnya vitamin C yang tereduksi hingga 60 persen. Semakin lama Anda merebusnya, semakin banyak nutrisi yang berpotensi hilang, seperti protein, antioksidan, dan asam amino.

Untuk meminimalisir hilangnya nutrisi, Anda dapat menambahkan sodium bikarbonat atau garam dapur saat proses merebus daun singkong untuk mempercepat proses perebusan. Namun, daun singkong akan menjadi asin sehingga cenderung tidak cocok dikonsumsi oleh orang yang menderita tekanan darah tinggi. Walaupun memiliki banyak manfaat, Anda harus tetap cermat dalam mengolahnya menjadi makanan sehat.

Latif, S., Müller, J., Potential of cassava leaves in human nutrition: a review, Trends in Food Science & Technology (2015), doi: 10.1016/j.tifs.2015.04.006.
Diakses pada 22 Oktober 2019

Pub Med. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7784394
Diakses pada 22 Oktober 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/fiber/art-20043983
Diakses pada 22 Oktober 2019

Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/antioxidants
Diakses pada 22 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323756.php
Diakses pada 22 Oktober 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed