Menilik Khasiat Daun Sidaguri untuk Atasi Gangguan Kesehatan


Daun sidaguri, atau yang memiliki nama latin Sida cordifolia, diklaim memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti untuk penyembuhan luka, asam urat, diabetes, hingga tumor. Meski beberapa penelitian tampak menjanjikan, uji coba yang dilakukan baru sebatas pada hewan. Anda perlu bijak menggunakannya.

0,0
manfaat daun sidaguriDaun sidaguri memiliki beragam manfaat kesehatan
Daun sidaguri atau Sida cordifolia adalah tumbuhan liar yang memiliki ribuan spesies dan tersebar di kawasan Asia hingga Brazil. Tumbuhan herbal ini diketahui memiliki kandungan bahan aktif yang sejak lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Simak penjelasan mengenai khasiat daun sidaguri dan kemungkinan efek samping yang ditimbulkan berikut ini. 

Manfaat daun sidaguri untuk kesehatan 

Tanaman sidaguri memiliki daun, biji, dan akar yang bisa digunakan untuk pengobatan herbal. Berikut ini beberapa khassiat daun sidaguri yang dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan.

1. Membantu penyembuhan luka

Salah satu klaim manfaat daun sidaguri adalah menyembuhkan luka
Salah satu klaim manfaat daun sidaguri adalah menyembuhkan luka
Daun sidaguri sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tanzania karena diketahui punya manfaat untuk penyembuh luka. Mengutip Tanzania Journal of Health Research, ekstrak akar sidaguri diketahui memiliki efek yang baik untuk menangkal radikal bebas dan bersifat antibakteri. Sementara itu, ekstrak daunnya juga diketahui menunjukkan aktivitas antiinflamasi, alias antiperadangan. Oleh karena khasiatnya ini, sidaguri diketahui juga dapat berguna untuk penyembuhan luka

2. Mengatasi hipertensi 

Jurnal Molecules menyebutkan bahwa ekstrak Sida cordifolia diketahui memiliki aktivitas vasorelaksan. Artinya, tanaman ini memiliki sifat yang mampu menurunkan tekanan darah di pembuluh darah. Aktivitas vasorelaksan ini berasal dari kandungan alkaloid yang terdapat dalam daun sidaguri. 

3. Mengatasi peradangan

Manfaat lain daun sidaguri adalah mengatasi peradangan, termasuk peradangan saraf. Ekstrak daun sidaguri diketahui memiliki sifat antiinflamasi yang baik mengatasi peradangan. 

4. Mengatasi gangguan sendi

Sidaguri juga bermanfaat untuk mengatasi masalah sendi
Sidaguri juga bermanfaat untuk mengatasi masalah sendi
Ekstrak daun sidaguri juga diketahui memiliki aktivitas antiartritik yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah persendian. Dengan sifat tersebut, Sida cordifolia dipercaya dapat mengatasi osteoarthritis, rematik, atau nyeri sendi rheumatoid arthritis, hingga kram otot.

5. Mengatasi asam urat 

Hiperurisemia merupakan kondisi tingginya kadar asam urat yang berhubungan dengan timbulnya radang sendi atau gout.Dalam sebuah penelitian, daun sidaguri diketahui memiliki kandungan flavonoid. Flavonoid inilah yang menjadikan daun sidaguri diklaim mampu untuk mengatasi asam urat. 

6. Menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor 

Daun sidaguri juga disebut berkhasiat untuk mengobati tumor dan kanker
Daun sidaguri juga disebut berkhasiat untuk mengobati tumor dan kanker
 Anggapan daun sidaguri punya manfaat untuk tumor kerap menjadi perbincangan sebagian masyarakat. Nyatanya, ini bukanlah sekadar anggapan belaka.Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Pharmaceutical Biology menyebutkan bahwa sidaguri memiliki aktivitas sitotoksik yang dihasilkan oleh senyawa asam lemak (palmitat dan linoleat), sterol, dan triterpenoid di dalamnya. Sitotoksik sendiri merupakan aktivitas senyawa yang dapat merusak sel kanker dan menghambat pertumbuhan tumor. Meski demikian, penelitian yang ada masih sangat terbatas. Jika Anda sudah didiagnosis memiliki tumor atau kanker, pengobatan dari dokter harus menjadi yang utama.Menggunakan obat herbal, seperti sidaguri untuk tumor, yang buktinya belum memadai bisa membuat sel tumor justru tak tertangani dan bertambah berat.

7. Mengatasi gangguan pencernaan 

Sida cordifolia sendiri sudah digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare atau disentri. Dalam sebuah penelitian, ekstrak daun sidaguri memiliki kandungan senyawa yang bersifat antibakteri dan antioksidan yang baik untuk sistem pencernaan

8. Menjaga kadar gula darah

Manfaat daun sidaguri lainnya adalah menjaga kadar gula darah. Ini karena ekstrak Sida cordifolia diketahui memiliki sifat antihiperglikemia dan antistres yang dapat menurunkan dan mengontrol kadar gula dalam darah. Tidak hanya 8 manfaat di atas, beberapa penelitian terkait Sida cordifolia juga dapat digunakan untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan lain, seperti alergi, demam, flu, asma, bronkitis, hingga gangguan kandung kemih.Namun, hasil penelitian tersebut tidak serta-merta dapat dijadikan alasan menjadikan daun sidaguri sebagai pengobatan utama penyakit. Pasalnya, beberapa penelitian yang dilakukan baru terbatas pada hewan dan perlu penelitian yang lebih luas untuk membuktikan manfaat dan keamanannya bagi manusia. 

Efek samping penggunaan daun sidaguri 

Meski alami, daun sidaguri juga bisa menyebabkan efek samping
Meski alami, daun sidaguri juga bisa menyebabkan efek samping
Sida cordifolia mengandung efedrin yang merupakan stimulan seperti amfetamin. Dalam Alcohol and Drug Foundation, amfetamin merupakan jenis obat psikostimulan yang dapat mempercepat perjalanan pesan antara otak dan tubuh. Obat ini bersifat adiktif sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Di samping manfaatnya, kandungan efedrin pada Sida cordifolia juga yang dapat menimbulkan efek samping. Penggunaan obat berbahan dasar efedrin dan Sida cordifolia sendiri telah dilarang di Amerika Serikat terkait masalah keamanan.Beberapa efek samping yang mungkin ditimbulkan daun sidaguri dalam pengobatan antara lain:
  • Pusing
  • Cemas dan gelisah
  • Tremor
  • Perubahan emosi
  • Insomnia
  • Sakit kepala
  • Kurang nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Kemerahan 
  • Kesemutan 
  • Kesulitan buang air kecil
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Mengganggu kontrol gula darah
  • Memperburuk kondisi ginjal
  • Serangan jantung
  • Detak jantung tidak teratur
  • Gangguan otot
  • Kejang
  • Stroke
  • Hilang kesadaran
Efek samping ini dapat timbul akibat kandungan daun sidaguri, ataupun karena adanya interaksi dengan obat atau kandungan lainnya, seperti kafein. Kafein diketahui dapat meningkatkan kemungkinan efek samping hingga mengancam jiwa. 

Catatan dari SehatQ

Penggunaan herbal dengan memanfaatkan tanaman obat memang kian populer. Apalagi di masyarakat Indonesia yang masih mengutamakan pengobatan alami.Memang sudah semakin banyak peneliti yang mempelajari kandungan fitokimia dalam berbagai tanaman untuk potensi pengobatan. Namun, sebagai konsumen, Anda tetap perlu bijak dalam menggunakan obat herbal untuk pengobatan penyakit. Pasalnya, perlu lebih banyak penelitian untuk membuktikan keampuhan dan keamanan penggunaan obat herbal bagi kesehatan. Utamakan pengobatan dan perawatan medis yang sudah teruji klinis dan diakui dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan Anda. Konsultasikan dengan dokter apabila Anda ingin mengonsumsi obat herbal, terlebih jika sedang mengonsumsi obat lain atau memiliki kondisi tertentu.Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara online terkait daun sidaguri atau tanaman herbal lain menggunakan fitur chat dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
herbalhidup sehattanaman obat
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-837/sida-cordifolia
Diakses pada 30 Juni 2021
Alcohol and Drug Foundation. https://adf.org.au/drug-facts/amphetamines/
Diakses pada 30 Juni 2021
FrancisP., MasimbaP. J., & MwakigonjaA. R. (2018). Evaluation of the wound healing activity of formulated ointments and water preparation from Sida rhombifolia leaf extract. Tanzania Journal of Health Research, 20(4). https://doi.org/10.4314/thrb.v20i4.4
Diakses pada 30 Juni 2021
Molecules. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6155934/
Diakses pada 30 Juni 2021
South African Journal of Botany. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0254629920309005
Diakses pada 30 Juni 2021
Pharmaceutical Biology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6130616/
Diakses pada 30 Juni 2021
Universitas Lampung. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/download/542/543
Diakses pada 30 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait