Ada banyak manfaat daun saga bagi kesehatan
Daun saga dianggap memiliki banyak manfaat

Salah satu manfaat daun saga yang populer di Indonesia adalah menyembuhkan batuk dan sariawan. Apakah Anda pernah membuktikannya sendiri?

Daun saga (Abrus precatoris L) adalah daun majemuk yang berbentuk bulat telur, berukuran kecil, bersirip ganjil, dan memiliki rasa agak manis. Tanamannya tumbuh menjalar dengan ciri khas memiliki buah yang berwarna merah terang dengan dasar hitam.

Biji saga yang berwarna merah terang ini sangat beracun dan bisa membunuh manusia dengan instan. Sedangkan bagian lain dari tanaman tersebut, termasuk daunnya, memiliki kandungan yang dipercaya baik bagi kesehatan sehingga banyak digunakan sebagai obat tradisional di Indonesia.

Manfaat daun daga untuk kesehatan

Berdasarkan sebuah penelitian, daun saga memiliki kandungan kimia, seperti flavonoid dan polifenol, yang dapat bersifat antimikroba. Selain itu, daun saga juga mengandung glisirizin dan abrin.

Berdasarkan kandungan tersebut, manfaat biji saga bagi kesehatan di antaranya adalah:

  • Mencegah diabetes dan kanker

Kandungan antioksidan, terutama flavonoid dan polifenol, membuat manfaat daun saga sangat banyak bagi tubuh. Antioksidan dikenal mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit kronis pada manusia, seperti kanker dan diabetes.

  • Melawan mikroba dan bakteri jahat

Flavonoid dan polifenol juga merupakan bioaktif yang memiliki sifat antimikroba dan antibakteri. Sifat ini juga bisa membantu menghambat berkembangnya berbagai jenis penyakit yang berhubungan dengan masuknya mikroba dan bakteri ke dalam tubuh.

Salah satu penelitian mengonfirmasi bahwa manfaat daun saga ini sangat terasa pada penderita penyakit yang berhubungan dengan bakteri gram positif, seperti Staphylococcus aureus dan Escherechia coli.

Bakteri S. aureus dapat mengakibatkan infeksi yang ditandai munculnya kulit yang mengandung nanah. Pada kasus yang berat, bakteri ini dapat menyebar ke seluruh tubuh lewat aliran darah (bakteremia) dan mengganggu kerja jantung (endokarditis) serta tulang (osteomyelitis).

Sedangkan bakteri E. coli dapat mengakibatkan diare hingga keracunan makanan. Pada kasus yang berat, bakteri ini juga dapat mengakibatkan pneumonia serta infeksi saluran kemih.

  • Mengobati sariawan

Manfaat daun saga ini diperoleh dengan cara memakan daunnya langsung. Anda juga bisa merebus daunnya, kemudian meminum air rebusan tersebut seperti teh maupun menjadikannya sebagai obat kumur hingga sariawan membaik.

  • Meringankan batuk

Daun saga yang direbus dan diminum juga dapat dijadikan sebagai obat batuk dan pereda suara serak. Air rebusan daun saga disebut-sebut memiliki rasa yang manis sehingga menimbulkan rasa nyaman di tenggorokan sehingga dapat meredakan gejala-gejala tersebut.

  • Menyembuhkan diare

Selain itu, daun daga juga dapat direbus bersama dengan bagian batangnya. Air rebusan ini dipercaya dapat menyembuhkan peradangan pada saluran kemih dengan skala sedang, meredakan diare, dan menyembuhkan masalah pada saluran pencernaan lainnya.

Di negara lain, manfaat daun saga juga dikenal sebagai salah satu bahan dalam pengobatan tradisional. Di Semenanjung Malaya, bubur dari daun saga digunakan untuk mengobati luka luar dengan cara dibalurkan ke luka tersebut.

Di Filipina, dekok dari daun saga digunakan untuk memandikan bayi yang baru dilahirkan. Di Tiongkok, daun saga juga dipercaya bisa meringankan demam dan sakit kepala. Untuk mendapatkan manfaat daun saga di atas, Anda juga dapat mencampurnya dengan bahan lain.

Meskipun demikian, belum ada bukti ilmiah yang menyatakan manfaat daun saga ini bisa menggantikan fungsi obat-obatan yang diresepkan dokter. Keamanan dan efek samping pemakaian daun saga untuk obat tradisional juga belum banyak diketahui.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki masalah kesehatan yang disebutkan sebelumnya, berkonsultasilah dengan dokter. Jikapun Anda ingin menggunakan daun saga sebagai pengobatan alternatif di samping obat dokter, konsultasikan dengan tenaga medis yang merawat Anda.

CABI. https://www.cabi.org/isc/datasheet/1965
Diakses pada 4 Februari 2020

UMS. http://eprints.ums.ac.id/55417/3/BAB%20I.pdf
Diakses pada 4 Februari 2020

Litbang Depkes. ejournal.litbang.depkes.go.id › article › download
Diakses pada 4 Februari 2020

MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/infections/bacterial-infections-gram-positive-bacteria/staphylococcus-aureus-infections
Diakses pada 4 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/food-poisoning/what-is-e-coli
Diakses pada 4 Februari 2020

Artikel Terkait