Bukan Sekadar Lalapan, Daun Pohpohan Punya Segudang Manfaat bagi Kesehatan


Daun pohpohan mungkin lebih dikenal sebagai lalapan. Namun, seperti beberapa lalapan dan sayuran berdaun hijau lain, ada sejumlah manfaat daun pohpohan yang baik bagi kesehatan. Bahkan, tanaman bernama latin Pilea trinervia juga diketahui berpotensi sebagai bahan obat di masa mendatang.

(0)
makan lalapan daun pohpohan bisa meningkatkan kesehatanBukan cuma segar, lalapan daun pohpohan juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh
Daun pohpohan atau Pilea trinervia sudah sejak lama dikonsumsi oleh masyarakat di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selain sebagai lalapan, manfaat daun pohpohan yang dipercaya masyarakat luas adalah sebagai obat tradisional.Simak berbagai khasiat daun pohpohan untuk kesehatan, serta adakah kemungkinan efek samping akibat makan daunnya terlalu banyak? 

Manfaat daun pohpohan bagi kesehatan tubuh

Selain dikonsumsi sebagai lalapan, daun pohpohan juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Berbagai penelitian, seperti yang tertulis dalam jurnal International Journal of Food Science, menunjukkan bahwa daun pohpohan mengandung berbagai senyawa yang baik untuk tubuh, seperti flavonoid, alkaloid, steroid, serta memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Berbagai kandungan senyawa ini memberikan segudang manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa khasiat daun pohpohan bagi tubuh. 

1. Mengobati sakit perut

Salah satu manfaat daun pohpohan adalah mengobati sakit perut
Salah satu manfaat daun pohpohan adalah mengobati sakit perut
 Daun pohpohan dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati sakit perut. Sebuah penelitian yang dikeluarkan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta membuktikan bahwa daun pohpohan memiliki efek antimikroba.Efek antimikroba ini berfungsi mengontrol pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan seperti bakteri, jamur, dan virus. Sakit perut kerap kali disebabkan oleh bakteri, seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang menginfeksi saluran pencernaan. Kandungan antimikroba dan antibakteri dalam daun pohpohan dipercaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Meski demikian, daun pohpohan sebaiknya hanya dijadikan pengobatan pendamping. Anda tetap harus menjadikan obat medis sebagai pengobatan utama dan membutuhkan pemeriksaan dari dokter jika sakitnya tak kunjung hilang, meski telah minum obat.

2. Menangkal radikal bebas

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa daun pohpohan memiliki kandungan flavonoid. Flavonoid sendiri diketahui sebagai salah satu antioksidan, yang memiliki efek antitumor dan antikanker.Hal tersebut karena flavonoid mampu mencegah radikal bebas yang disebut sebagai penyebab kanker, dan penyakit lain akibat kerusakan sel. 

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh 

Daun pohpohan terbukti secara ilmiah memiliki efek imunomodulator sebagaimana dilansir dari International Journal of Food Science.Imunomodulator adalah suatu bahan yang dapat mengatur aktivitas dan fungsi sistem imun tubuh sehingga dapat memperbaiki, meningkatkan, dan memaksimalkan sistem kekebalan tubuh dari serangan penyakit. 

4. Menurunkan kadar gula darah

Khasiat daun pohpohan dapat menurunkan kadar gula darah
Khasiat daun pohpohan dapat menurunkan kadar gula darah
Manfaat lain daun pohpohan lainnya bagi kesehatan adalah mampu menurunkan kadar gula dalam darahEfek antidiabetes tersebut diduga berasal dari kandungan flavonoid yang secara signifikan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan dan mengatasi kekurangan insulin. 

5. Memelihara kesehatan jantung 

Lagi-lagi, berkat kandungan flavonoid didalamnya, daun pohpohan juga berkhasiat untuk menghambat oksidasi LDL (kolesterol jahat) yang dapat menghambat terjadinya aterosklerosis.Aterosklerosis sendiri diketahui dapat menyebabkan pengerasan pada pembuluh darah jantung. Selain itu, tanaman yang bentuknya mirip daun sirih ini juga memberi efek kardioprotektif. Kedua manfaat ini sangat baik untuk memelihara kesehatan jantung

6. Mengurangi alergi dan peradangan 

Selain bersifat antioksidan, kandungan flavonoid dalam daun pohpohan memiliki segudang manfaat di antaranya antialergi dan antiinflamasi atau anti peradangan.Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan dengan asma alergi. Pemberian flavonoid diketahui membantu menurunkan jumlah histamin yang muncul saat reaksi alergi terjadi. Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk hal ini.

7. Potensi bahan obat tradisional 

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh International Conference on Medical and Health Research, selain memiliki kandungan oksidan yang baik untuk kesehatan, daun pohpohan juga tidak bersifat toksik. Oleh karena sifatnya yang antitoksin itu, daun pohpohan bisa berpotensi sebagai salah satu bahan obat tradisional di masa mendatang.Meski terhitung manfaat daun pohpohan cukup banyak bagi kesehatan, nyatanya masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan keampuhannya.Anda tidak bisa menggunakan daun pohpohan saja sebagai pengganti obat medis yang diberikan dokter. Sebaiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menghentikan suatu pengobatan.

Adakah efek samping makan daun pohpohan?

Mencuci sayur dan buah dengan air membantu meminimalisir efek samping daun pohpohan yang tercemar pestisida
Mencuci daun pohpohan dengan air mengalir membantu meminimalisir efek samping akibat tercemar pestisida
Sampai kini, belum banyak penelitian yang mengungkapkan efek samping dari konsumsi daun pohpohan. Namun, selayaknya bahan pangan lainnya, kemungkinan kontaminasi bakteri atau pestisida tetap ada.Maka, pastikan Anda mencuci sayuran dengan bersih, termasuk daun pohpohan, menggunakan air mengalir. Hal ini dapat meminimalkan risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat kontaminasi bakteri atau pestisida pada proses penanaman. Untuk mempertahankan kandungan nutrisi dalam daun pohpohan, Anda perlu memperhatikan tempat penyimpanannya. Daun pohpohan tergolong jenis sayuran berdaun yang mudah rusak. Pastikan Anda menyimpannya di tempat yang dingin atau dalam suhu ruang. Anda juga sebaiknya tidak memakan daun pohpohan dalam jumlah berlebihan untuk menghindari efek samping yang belum diketahui. Jika ingin menggunakannya sebagai obat, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai efek samping lebih lanjut atau kemungkinan interaksi dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi.Anda mungkin juga bisa bertanya dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
herbalhidup sehattanaman obat
European Union Digital Library. https://www.researchgate.net/publication/333050910_Acute_Toxicity_Study_And_Antioxidant_Activities_Of_Pohpohan_Leaves_Pilea_trinervia_Roxb_Wight_and_Kenikir_Cosmos_caudatus
Diakses pada 22 Mei 2021
Institur Pertanian Bogor. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/71342
Diakses pada 22 Mei 2021
Food Chemistry. https://www.researchgate.net/publication/44140943_Flavonoid_content_and_antioxidant_activity_of_vegetables_from_Indonesia
Diakses pada 22 Mei 2021
STIKes Bakti Tunas Husada. https://ejurnal.stikes-bth.ac.id/index.php/P3M_JKBTH/article/view/17/17
Diakses pada 22 Mei 2021
International Journal of Food Science. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7960050/
Diakses pada 22 Mei 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318652
Diakses pada 22 Mei 2021
Universitas Atma Jaya Yogyakarta. http://e-journal.uajy.ac.id/5389/1/Jurnal%20Skripsi.pdf
Diakses pada 22 Mei 2021
Isolation and identification of chemical compounds from ethyl acetate fraction of Pohpohan (Pilea trinervia L.) leaves. https://jprsolutions.info/files/ms-file-5b1de1f2796fc2.91338907.pdf
Diakses pada 22 Mei 2021
Current Pharmaceutical Design. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23701555/
Diakses pada 22 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait