Ini Bedanya Daun Peterseli dengan Daun Ketumbar dan Seledri

Daun peterseli berbeda dengan daun ketumbar dan seledri
Daun peterseli punya banyak manfaat bagi kesehatan

Daun peterseli atau parsley adalah salah satu jenis daun herba yang dikenal dalam dunia kuliner. Namun, peterseli bukan termasuk jenis herba yang sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan lokal. Peterseli lebih sering dimanfaatkan sebagai garnish (penghias masakan). Kehadirannya di piring saji memang bisa membuat makanan terlihat semakin cantik dan menggugah selera.

Sebagai bumbu masakan, peterseli lebih mudah ditemukan pada kuliner khas Timur Tengah. Mulai dari sup hingga makanan berbahan daging bisa dilengkap peterseli. Salah satunya adalah salad tabbouleh yang berasal dari Lebanon. Peterseli juga dapat diolah menjadi saus atau bumbu pelengkap pasta seperti spaghetti.

Perbedaan daun peterseli, daun ketumbar, dan seledri

Sekilas daun peterseli memang sulit dibedakan dengan daun ketumbar (coliander/cilantro) dan seledri. Mirip memang, karena ketiganya masih berada dalam famili yang sama, yaitu Apiaceae. Namun demikian, ketiganya adalah jenis tanaman yang berbeda, serta memiliki rasa dan ciri khasnya masing-masing.

Daun selendri paling familiar bagi masyarakat Indonesia. Tidak mengherankan, karena seledri banyak digunakan sebagai bumbu masakan Indonesia yang memberikan tambahan aroma segar. Oleh karena itu, untuk membedakan daun seledri, bisa dengan mencium aromanya yang khas. Anda pasti bisa langsung menebak yang mana daun seledri.

Di antara ketiganya, daun peterseli memiiki aroma paling lemah dan bisa dibilang rasa paling hambar. Namun, tampilan warnanya yang terlihat paling menyegarkan dengan warna hijau tua. Tidak mengherankan jika peterseli kemudian lebih dikenal sebagai penghias makanan.

Dari bentuknya, Daun peterseli lebih pendek, kecil, dan rimbun jika dibandingkan dengan daun ketumbar atau seledri. Daun ini juga berbentuk tajam dan runcing, tetapi memiliki tekstur lebih lembut jika dibandingkan kedua daun lainnya.

Sementara daun seledri membujur dan paling panjang jika dibandingan peterseli ataupun daun ketumbar yang memilki aroma lebih kuat. Daun ketumbar dari segi ukuran lebih besar dari peterseli, tapi lebih kecil jika dibandingkan dengan seledri.

Manfaat daun peterseli

Walaupun biasanya digunakan dalam porsi kecil, daun peterseli rupanya memiliki manfaat yang besar.

1. Kandungan flavonoid dapat mencegah kanker

Flavonid merupakan senyawa alami pada tumbuhan yang mampu memerangi berbagai sumber penyakit di dalam tubuh. Kandungan flavonoid pada makanan dapat berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah dan menurunkan risiko kanker. Flavonoid alami yang terdapat pada daun peterseli bernama myricetin.

Selain myricetin, daun peterseli juga mengandung apigenin, senyawa alami yang terbukti mampu mengecilkan ukuran tumor. Senyawa alami ini diperkirakan dapat menjadi salah satu obat dalam pengobatan kanker di masa depan.

2. Kandungan myricetin bermanfaat mencegah diabetes

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kandungan myricetin pada peterseli juga bermanfaat dalam menurunkan kadar gula darah dan resistensi insulin. Sehingga, mengonsumsi peterseli dapat bermanfaat untuk mencegah diabetes. Selain itu, myricetin juga berfungsi sebagai antiradang dan dapat menurunkan lemak darah.

3. Mengandung vitamin K yang dapat menyehatkan tulang

Vitamin K yang banyak terkandung dalam peterseli memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang. Vitamin K dapat membantu dalam penyerapan kalsium sehingga dapat meningkatkan kekuatan dan kesehatan tulang. Dengan demikian, tulang jadi tidak rapuh atau mudah rusak.

Bukan hanya myricetin, apigenin, dan vitamin K, daun peterseli juga mengandung banyak nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi tubuh, seperti protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin A dan juga vitamin C.

Peterseli sangat aman untuk dimakan. Jadi, jika melihatnya sebagai garnish di piring Anda, jangan ragu untuk memakannya agar Anda bisa mendapatkan banyak manfaatnya tersebut. Sepuluh batang peterseli mampu mencukupi kebutuhan vitamin K harian tubuh Anda.

The Spruce Eats
https://www.thespruceeats.com/all-about-parsley-2355733
Diakses 30 Juni 2020

Times of India
https://recipes.timesofindia.com/articles/food-facts/difference-between-celery-cilantro-and-parsley/photostory/62947620.cms?picid=62947633
Diakses 30 Juni 2020

Medical News Today
https://www.medicalnewstoday.com/articles/284490#nutrition
Diakses 30 Juni 2020

Artikel Terkait