Perkenalkan Daun Mint, Si Mungil yang Punya Banyak Manfaat

Manfaat daun mint tidak hanya sebatas untuk masakan, permen, atau aroma terapi saja
Ada banyak manfaat daun mint untuk kesehatan

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan daun mint. Sebab, daun mint telah banyak digunakan sebagai bahan berbagai macam produk, serta dijadikan bumbu atau hiasan makanan.

Namun, tahukah Anda kalau daun mint memiliki banyak manfaat? Saking banyak khasiatnya, daun mint sering digunakan sebagai bahan obat-obatan herbal. Oleh karena itu, Anda tidak boleh menyepelekannya karena ada banyak manfaat daun mint bagi kesehatan.

Kandungan nutrisi daun mint

Daun mint merupakan salah satu herbal populer yang banyak diminati. Daun mint merupakan jenis daun yang berasal dari tanaman herbal genus mentha (mint) yang terdiri dari 15-20 spesies, termasuk spearmint atau peppermint.

Daun mint memiliki rasa pedas yang khas dan aroma yang menyegarkan. Daun ini mengandung antioksidan kuat dan banyak nutrisi. Kandungan nutrisi dalam dua sendok makan daun peppermint segar terdiri dari:

  • 2 kalori
  • 0,48 gram karbohidrat
  • 0,03 gram lemak
  • 0,12 gram protein
  • 0,30 gram serat

Selain itu, daun mint juga mengandung kalium, magnesium, vitamin C, vitamin A, kalsium, fosfor, dan zat besi. Sementara, setengah ounce atau sekitar 14 gram (? cangkir) daun spearmint mengandung:

  • 6 kalori
  • 1 gram serat
  • 9% zat besi
  • 8% mangan
  • 4% folat
  • 12% vitamin A

Daun mint sering ditambahkan ke dalam masakan karena sensasi rasa unik yang dimilikinya. Tak hanya menyegarkan dan cukup mengandung banyak nutrisi, daun mint juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Manfaat daun mint untuk kesehatan

Daun mint tidak akan digunakan sebagai bahan obat-obatan herbal jika tidak memiliki banyak manfaat. Manfaat daun mint yang bisa dirasakan atau dipercaya oleh banyak orang, di antaranya:

  • Mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh

Daun mint segar mengandung beberapa vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan. Daun mint kaya akan zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah.

Selain itu, daun mint adalah sumber vitamin A yang sangat baik sehingga penting untuk kesehatan mata dan penglihatan di malam hari.

  • Mengandung antioksidan kuat untuk melindungi tubuh

Dibanding dengan bumbu rempah yang lain, daun mint memiliki antioksidan yang kuat. Kandungan antioksidan ini dapat membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif, yang merupakan kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas.

Daun peppermint mengandung antioksidan alkohol perillyl yang dianggap mampu menghentikan pembentukan atau penyebaran kanker. Selain itu, daun ini juga mengandung antioksidan lain yaitu asam rosmarinic, yang mampu membantu mencegah dan mengobati alergi tertentu.

  • Menghilangkan bau mulut

Minum teh peppermint atau mengunyah daun mint segar bisa menghilangkan bau mulut dan membunuh bakteri yang menjadi penyebabnya.

Ini karena daun mint memiliki efek antibakteri yang terkandung di dalamnya. Sementara, permen rasa mint hanya menutupi bau mulut untuk beberapa jam saja dan tidak mengurangi bakteri yang ada.

  • Meningkatkan kesehatan pencernaan

Mengonsumsi daun mint segar dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Daun mint, terutama peppermint, bertindak sebagai karminatif yang bisa membantu mengurangi perut bergas dan gejala-gejala gangguan saluran pencernaan lain. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitasnya.

  • Meningkatkan fungsi otak

Menghirup aroma minyak daun mint dipercaya mampu meningkatkan fungsi otak. Selain itu, daun ini juga dianggap bisa meningkatkan kewaspadaan, menurunkan tingkat frustrasi, kecemasan, dan kelelahan. Tapi, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk menunjukkan manfaat ini.

  • Mengurangi nyeri puting karena menyusui

Ketika menyusui, puting ibu biasanya mengalami lecet sehingga terasa nyeri. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan air daun mint atau gel dapat membantu menghilangkan rasa nyeri puting karena menyusui.

  • Pilek

Daun mint mengandung mentol (dekongestan aromatik alami) yang membantu memecah dahak dan lendir sehingga membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan.

Selain itu, mentol juga memiliki efek mendinginkan yang bisa meredakan sakit tenggorokan. Anda dapat menambahkan daun mint pada teh untuk merasakan manfaat ini.

Risiko memanfaatkan daun mint

Anda bisa dengan mudah menambahkan daun mint ke salad, jus, dessert, smoothie, the, atau hanya air putih biasa. Selain itu, daun mint juga dapat menjadi kapsul suplemen, dioleskan ke kulit atau dihirup melalui aromaterapi.

Namun, akan lebih baik jika sebelumnya Anda berkonsultasi pada dokter untuk memastikan kondisi Anda boleh mengonsumsi dan menggunakan daun mint atau tidak.

Daun mint disinyalir dapat memperburuk gejala GERD karena bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami GERD sebaiknya jangan mengonsumsi daun mint.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi minyak peppermint juga bisa menjadi racun sehingga Anda perlu hati-hati. Jangan mengoleskan minyak daun mint ke wajah bayi atau anak kecil karena dapat menyebabkan kejang yang bisa menghambat pernapasan akibat reaksi alergi yang ditimbulkan.

Sementara, jika Anda memiliki riwayat batu empedu maka Anda harus berhati-hati. Bila setelah mengonsumsi atau menggunakan daun mint timbul gejala yang tidak biasa, seperti nyeri pada perut kanan, mual, muntah, dan kotoran berwarna putih dempul, segera hentikan penggunaan dan periksakan diri Anda ke dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/mint-benefits#section8
Diakses pada 18 september 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/275944.php
Diakses pada 18 September 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/249915-what-are-the-benefits-of-eating-whole-mint-leaves/
Diakses pada 18 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed