6 Manfaat Daun Mimba Beserta Efek Sampingnya

Daun mimba banyak dijual dalam bentuk minyak. Bahkan, beberapa sampo mengandung daun mimba!
Daun mimba memiliki banyak manfaat, tapi dibutuhkan riset lebih lanjut untuk membuktikannya.

Daun mimba (Azadirachta indica) adalah tanaman asli India yang sering dijadikan obat herbal untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Sejak dahulu kala, ekstrak daun mimba sudah digunakan dalam dunia medis tradisional.

Mungkin Anda pernah mendapat saran dari kerabat atau keluarga, untuk mengonsumsi daun mimba sebagai obat tradisional penyakit tertentu. Namun, kemunculan rasa ragu atau takut akan obat-obatan herbal biasanya akan "menghantui" pikiran. Maka dari itu, kenalilah berbagai manfaat dan kegunaan daun mimba, beserta penjelasan ilmiahnya ini.

Daun mimba dipercaya bisa sembuhkan penyakit ini

Mungkin, manfaat daun mimba yang paling populer adalah mengatasi ketombe di rambut ataupun jerawat di kulit kepala. Ternyata, di dalam dunia medis tradisional, daun mimba disebut juga bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit ini:

  • Asma
  • Sembelit
  • Batuk
  • Diabetes
  • Radang lambung
  • Gangguan pencernaan
  • Infeksi saluran kemih
  • Penyakit periodontal

Bahkan, beberapa orang percaya kalau daun mimba mampu meredakan peradangan, meningkatkan kesehatan organ hati, meredakan nyeri, menjaga kesehatan mata, meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh, sampai mencegah penyakit jantung.

Namun, klaim di atas belum diperkuat dengan studi. Maka dari itu, Anda disarankan untuk tidak menjadikan daun mimba sebagai pengganti pengobatan medis dari dokter.

Manfaat daun mimba yang masih harus dikaji lagi

Daun mimba
Daun mimba

Walaupun riset terkait daun mimba masih sedikit, terdapat beberapa studi yang berhasil membuktikan manfaat daun mimba untuk kesehatan.

1. Kesehatan gigi

Dalam sebuah studi, sekitar 20 partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok, diminta untuk menggunakan daun mimba dan chlorhexidine gluconate (bahan yang biasanya digunakan untuk mencegah penyakit gusi) untuk meningkatkan kesehatan giginya.

Hasil riset ini membuktikan bahwa efektivitas daun mimba dalam meningkatkan kesehatan gigi, seimbang dengan chlorhexidine gluconate. Itulah mengapa para peneliti dalam riset tersebut merekomendasikan daun mimba sebagai obat perawatan kesehatan gigi yang lebih ekonomis.

Studi lainnya yang dirilis dalam Journal of Ethnopharmacology, 36 partisipan diminta untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung ekstrak daun mimba, dan obat kumur yang mengandung chlorhexidine gluconate.

Lagi-lagi, hasilnya membuktikan kalau daun mimba lebih efektif untuk mencegah penumpukan plak, dibandingkan obat kumur.

Sebagai tambahan, sebuah penelitian yang terbit dalam Indian Journal of Dental Research, menjabarkan bahwa mengunyah permen karet (yang mengandung daun mimba), dapat membantu perkembangan bakteri yang sebabkan penyakit periodontal.

2. Mengobati tukak lambung

Dalam sebuah studi yang dirilis oleh Phytotherapy Research, daun mimba menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengobati tukak lambung. Para peneliti yang terjun langsung dalam riset itu menjelaskan, ekstrak daun mimba dapat menghambat sekresi asam lambung, sehingga tukak lambung dapat dicegah.

Biasanya, daun mimba dalam bentuk ekstrak lah yang digunakan sebagai pengobatan tukak lambung.

3. Mencegah kanker

Sebuah riset yang terbit dalam jurnal Cancer Biology & Therapy pada 2011 mengindikasikan bahwa daun mimba mampu mencegah kanker. Untuk mencegah kanker, para peneliti percaya bahwa daun mimba bekerja dengan menghambat pertumbuhan tumor dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Umumnya, ekstrak daun mimba lah yang dikonsumsi untuk menangani kanker. Namun perlu diingat, belum ada penelitian kuat yang mampu membuktikan kemampuan daun mimba dalam mencegah apalagi mengobati kanker.

4. Mengusir hama

Daun mimba yang sudah “disulap” ke dalam bentuk minyak, biasanya digunakan sebagai pengusir hama. Biasanya, nyamuk dan kutu pasir langsung kabur setelah mencium bau minyak daun mimba.
Bahkan, beberapa produk sampo hewan, menambahkan ekstrak daun mimba ke dalam produknya, guna mengusir kutu yang biasanya hinggap di bulu hewan.

Malahan, para peternak juga meletakkan daun mimba di tempat makan hewan-hewan ternak mereka, supaya tidak ada hama dan parasit yang datang.

5. Mengusir ketombe

Daun mimba menjadi bahan populer yang seringkali digunakan dalam produk sampo. Alasannya? Ya, daun mimba dianggap ampuh menghilangkan ketombe!

Walaupun tidak banyak penelitian yang dapat membuktikannya, tapi daun mimba memang memiliki efek anti peradangan dan antimikroba, yang membuatnya bisa mengusir ketombe.

6. Menghilangkan kutu rambut

Sebuah riset kecil-kecilan membuktikan kalau daun mimba bisa mengusir kutu rambut. Dalam riset itu, anak-anak diminta untuk mandi dengan sampo berbasis daun mimba. Hasilnya, setelah 7-10 hari, tidak ada lagi kutu pada rambut mereka.

Sayangnya, penelitian ini hanya mengikutsertakan 12 anak-anak, sehingga masih dibutuhkan penelitian dengan partisipan lebih banyak.

Bagamana cara menggunakan daun mimba?

Daun mimba
Daun mimba

Beberapa perusahaan biasanya langsung menambahkan ekstrak daun mimba ke dalam produknya, seperti sampo atau minyak rambut. Orang-orang biasanya juga langsung mencampurkan minyak daun mimba ke dalam sampo favorit mereka.

Tapi, Anda juga bisa langsung mengoleskan minyak daun mimba ke rambut, untuk mencegah ketombe dan kutu, walaupun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikannya.

Untuk kesehatan gigi, biasanya tersedia permen karet yang mengandung ekstrak daun mimba.

Risiko menggunakan daun mimba

Walaupun para ahli menyatakan daun mimba aman digunakan, ada kemungkinan reaksi alergi yang muncul, terutama kalau Anda alergi terhadapnya.

Sebelum menggunakannya, cobalah oleskan di bagian kulit. Kemudian, tunggulah sekitar 24 jam. Jika ada reaksi alergi yang muncul, seperti pembengkakan, warna kulit berubah (di area yang terdampak), gatal-gatal, atau rasa tidak nyaman, bisa jadi Anda alergi terhadap daun mimba.

Para ahli menyebutkan, anak-anak disarankan untuk tidak menggunakan daun mimba, karena mereka masih sangat sensitif terhadapnya.

Kemudian, orang-orang dengan penyakit autoimun seperti lupus, disarankan untuk tidak menggunakan daun mimba, terutama mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan lithium ataupun imunosupresan. Sebab, daun mimba akan “ikut campur” dalam aktivitas sistem imun di dalam tubuh, itulah mengapa orang dengan penyakit autoimun disarankan untuk tidak menggunakannya.

Untuk dosis amannya, dalam sebuah studi dibuktikan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi atau menggunakan 60 miligram daun mimba setiap hari selama 10 minggu, tidak mengalami efek samping.

Walau begitu, Anda wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan daun mimba. Sebab, belum banyak penelitian yang menjabarkan secara jelas mengenai efek samping dan dosis daun mimba.

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-neem-89485
Diakses pada 13 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325048#benefits
Diakses pada 13 April 2020

Artikel Terkait