Manfaat Daun Meniran, Tanaman Liar yang Sering Dijadikan Obat Tradisional

Ada beberapa manfaat daun meniran yang bisa tumbuh di mana saja
Daun meniran (kiri) dapat tumbuh subur di mana saja

Jika Anda melihat daun liar berukuran kecil yang tumbuh di tanah gembur dan berpasir, bisa jadi itu adalah daun meniran. Meski bukan merupakan tanaman budidaya, ternyata manfaat daun meniran ini sudah banyak digunakan untuk pengobatan alternatif, lho.

Daun meniran (Phyllanthus urinaria) adalah tanaman yang memiliki siklus hidup pendek atau bahkan bersifat tahunan. Anda mungkin mengenali tanaman ini dari bentuknya yang pendek, menyebar, dan memiliki daun yang sangat kecil di setiap cabang batangnya.

Tanaman liar ini tersebar dalam berbagai kawasan tropis di Asia dan Tiongkok. Di berbagai negara, daun meniran banyak digunakan dalam pengobatan alternatif untuk mengatasi jaundice (penyakit kuning), diabetes, malaria, hingga penyakit yang menyerang organ hati.

Kandungan dan manfaat daun meniran

Daun meniran memiliki banyak spesies dan kebanyakan dari mereka sudah banyak diolah menjadi ekstrak daun meniran yang memiliki banyak manfaat dalam pengobatan tradisional. Lalu, apa saja manfaat daun meniran untuk kesehatan?

  • Menyembuhkan penyakit hati

Manfaat daun meniran ini datang dari kandungan polifenol unik yang terdapat pada daun meniran, yakni phillantin. Polifenol ini terbukti dapat membantu menormalkan kembali produksi enzim hati sekaligus mencegah hati mengalami kerusakan yang lebih serius.

Ekstrak beberapa jenis daun meniran juga terbukti dapat melindungi sel hati dari stres oksidatif. Namun, manfaat ini baru diuji pada hewan di laboratorium, sedangkan efeknya terhadap manusia belum bisa dipastikan.

  • Mencegah batu ginjal

Daun meniran sudah lama digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk mencegah dan mengobati batu ginjal. Meski demikian, untuk mendapatkan manfaat daun meniran ini, Anda harus memasukkannya melalui vena (infus), bukan diminum.

Berdasarkan penelitian, orang yang rutin melakukan infus mengandung daun meniran selama 12 minggu terbukti dapat meluruhkan batu ginjal. Selain itu, kadar asam urik dan oksalat dalam urine juga berkurang sehingga dapat mencegah batu ginjal datang kembali.

Namun, sebaiknya jangan menjadikan daun ini sebagai obat utama untuk penanganan batu ginjal Anda. Pasalnya, jika terjadi alergi justru akan menyebabkan reaksi parah yang dapat membahayakan nyawa.

  • Bersifat antikanker

Manfaat daun meniran dalam pengobatan tradisional lainnya adalah dapat mencegah tumbuhnya tumor baru pada manusia. Cara kerja daun meniran dalam hal ini pun cukup unik, yakni memperlambat pertumbuhan sel tumor atau kanker dengan bertindak sebagai sel mati yang menyerupai kanker.

Dengan adanya sel mati ini, sel kanker yang telah ada akan bersifat abadi sehingga tidak memicu munculnya sel kanker baru untuk menggantikannya. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lanjutan sehingga manfaatnya masih belum valid.

  • Bersifat diuretik

Ketika daun meniran direbus, airnya dapat diminumkan ke penderita diare maupun diabetes untuk meredakan masalah kesehatan tersebut. Daun meniran dipercaya memiliki sifat diuretik dan purgatif yang dapat menangani masalah urogenital.

Efek samping mengonsumsi daun meniran

Meski manfaat daun meniran banyak dirasakan oleh mereka yang menjalani pengobatan tradisional, bukan berarti penggunaan daun ini tidak memiliki efek samping. Meminum air rebusan daun meniran mungkin akan mengakibatkan sakit perut dan diare, sedangkan penggunaannya sebagai obat jangka panjang belum diketahui efek sampingnya.

Karena belum banyaknya penelitian yang komplet atas efek daun meniran, penggunaan tumbuhan ini sebagai obat sebaiknya dihindari oleh anak-anak, ibu hamil, dan menyusui. Bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan khusus, misalnya kerusakan hati, pun sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan daun meniran sebagai obat.

Mengingat daun meniran adalah tumbuhan liar, Anda sebaiknya lebih hati-hati dalam memilih jenis daun yang akan dijadikan obat. Beberapa spesies, seperti Phyllanthus amarus, dikenal mengandung racun.

Daun meniran liar juga mungkin saja mengandung racun dari air atau polusi udara yang diserapnya. Salah satu cara paling aman untuk mendapatkan manfaat daun meniran di atas adalah dengan mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6174540/
Diakses pada 12 Februari 2020

Useful Tropical Plants. http://www.tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Phyllanthus+urinaria
Diakses pada 12 Februari 2020

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/the-health-benefits-of-phyllanthus-89497
Diakses pada 12 Februari 2020

Artikel Terkait