Manfaat Daun Kersen untuk Kesehatan yang Mengagumkan

Belum banyak orang yang tahu manfaat daun kersen
Daun kersen mudah ditemukan di Indonesia

Hampir semua bagian dari pohon kersen dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Nah, apa saja manfaat daun kersen untuk kesehatan?

Tanaman kersen (Mutingia calabura L), atau dikenal juga sebagai tanaman seri atau cherry, merupakan pohon yang sering dijumpai di taman maupun pinggir jalan. Pohon ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai peneduh karena susunan daunnya yang rindang.

Pemanfaatkan tanaman kersen untuk obat-obatan sendiri masih minim. Meski demikian, ada potensi medis maupun ekonomis yang dimiliki tanaman ini, termasuk pada bagian daunnya, karena kandungan fitokimia di dalamnya.

Kandungan dan manfaat daun kersen untuk kesehatan

Dibanding bagian bunga dan buahnya, daun kersen terbukti memiliki kadar serat dan karbohidrat yang lebih tinggi. Selain itu, bagian daun juga mengandung air dan protein, meski dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan.

Bicara soal kandungan fitokimia, daun kersen memiliki flavonoid yang terdiri dari berbagai jenis, seperti flavon, flavonon, flavan, dan biflavan. Senyawa kimia lainnya yang terdapat pada daun kersen adalah tannin, triterpene, dan polifenol yang dapat berperan sebagai zat antioksidan.

Berdasarkan kandungan tersebut, manfaat daun kersen bagi kesehatan adalah sebagai berikut:

  • Mengobati sakit kepala

Manfaat daun kersen yang paling mencolok dihasilkan oleh kandungan senyawa kimianya yang beragam, seperti flavonoid, tannin, triterpenoid, saponin, dan polifenol. Zat-zat tersebut menunjukkan  aktivitas antioksidatif dan antimikroba sehingga dipercaya dapat meringankan sakit kepala atau peradangan di dalam tubuh.

  • Meredakan batuk

Daun kersen juga dipercaya memiliki sifat antivirus sehingga dapat digunakan sebagai pereda batuk. Manfaat daun kersen ini masih berhubungan dengan sifat antioksidan di dalamnya yang juga dapat berfungsi sebagai zat antiperadangan.

  • Menstabilkan gula darah

Daun kersen mengandung saponin dan flavonoid yang dapat bertindak sebagai antioksidan. Kedua zat ini juga dapat bertindak sebagai insulin alamiah yang diperlukan tubuh untuk menormalkan kadar gula darah di dalam tubuh manusia, terutama pada penderita diabetes.

Dalam sebuah percobaan, penderita diabetes yang menggunakan daun kersen sebagai obat alternatif memang menunjukkan hasil. Luka yang awalnya bernanah perlahan sembuh dan kering, serta kadar gula darah di dalam tubuhnya juga berangsur normal.

Hal ini dikarenakan manfaat daun kersen lainnya, yaitu mempercepat penyembuhan luka. Meski demikian, klaim ini masih sebatas penelitian awal sehingga masih dibutuhkan penelitian ilmiah lainnya untuk menahbiskan khasiat daun kersen dalam dunia medis.

  • Menurunkan risiko penyakit lainnya

Mengonsumsi air rebusan daun kersen juga diyakini memiliki manfaat lain bagi tubuh, misalnya menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, bahkan mencegah tumor. Ketika digunakan sebagai obat luar, daun kersen juga dapat bertindak sebagai antiseptik dan antiperadangan bagi luka ringan.

Manfaat daun kersen lainnya yang berhubungan dengan fitokimia di dalamnya ialah meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah penyakit tertentu dan mempercepat proses pemulihannya. Selain itu, antioksidan juga dapat memperlambat proses penuaan di dalam tubuh.

Perlu diingat bahwa manfaat daun kersen di atas belum teruji secara medis, termasuk efek samping yang belum diketahui. Anda sebaiknya tidak menggunakannya sebagai pengobatan alternatif tanpa rekomendasi dokter.

Bagaimana cara mengolah daun kersen?

Daun kersen memang belum banyak dimanfaatkan secara komersil sehingga Anda mungkin akan kesulitan menemukan suplemen yang mengandung ekstrak kersen. Meski demikian, Anda bisa membuat sendiri olahan daun kersen yang mudah dan sederhana.

Daun kersen yang telah dicuci bersih dapat disangrai hingga kering, kemudian digerus sehingga teksturnya mirip daun teh. Anda pun dapat mengonsumsinya seperti minum teh herbal, misalnya dengan merebus dan meminum airnya atau menjadikannya sebagai obat luar.

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/329175073_Kajian_Morfologi_dan_Review_Fitokimia_Tumbuhan_Kersen_Muntingia_calabura_L
Diakses pada 11 Februari 2020

Jurnal Unisri. http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/jtpr/article/viewFile/1899/1688
Diakses pada 11 Februari 2020

Litbang Pertanian. http://sulbar.litbang.pertanian.go.id/eng/index.php/do-you-know/199-leaf-cherry-treat-wound-diabetes
Diakses pada 11 Februari 2020

Artikel Terkait