Manfaat Daun Kelor untuk Rahim yang Wajib Diketahui Bumil

(0)
11 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu manfaat daun kelor untuk rahim adalah kandungan zat besinya yang tinggiDaun kelor punya segudang manfaat untuk ibu hamil
Ibu hamil sangat disarankan untuk memperbanyak makan sayuran hijau, salah satu yang bisa Anda jajal adalah daun kelor. Manfaat daun kelor untuk rahim sendiri sudah beberapa kali diteliti secara ilmiah dan memang terbukti baik bila dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengandung.Daun kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman yang banyak terdapat di Indonesia sehingga mudah didapatkan dan murah ditaman sendiri di pekarangan rumah. Daun kelor bentuknya kecil dan berwarna hijau tua serta dapat dikonsumsi sebagai sayuran dengan rasa langu yang khas.Hampir seluruh bagian tanaman kelor kerap diolah menjadi obat herbal, terutama bagian daunnya. Daun kelor terbukti mengandung protein, vitamin A (beta-karoten), zat besi, serta berbagai macam asam amino di mana hal ini jarang sekali ditemui pada sayuran.

Manfaat daun kelor untuk rahim

Di Senegal, Afrika, daun kelor disebut sebagai tanaman ajaib karena memang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Khasiat ini disebut-sebut datang dari kandungan nutrisi pada daun kelor, terutama zat besi yang bisa mencapai 7 mg per 100 mg berat daunnya.Selain itu, dalam 100 gram daun kelor juga terdapat vitamin C yang setara 7 kali vitamin C yang ada dalam buah jeruk, 4 kali vitamin A dalam wortel, 4 kali kalsium dalam susu, 3 kali kalium dalam pisang, dan 2 kali protein dalam sebutir telur. Kandungan ini membuat daun kelor baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya selama mengandung.Berdasarkan penelitian sejauh ini, manfaat daun kelor untuk rahim, antara lain:

1. Mencegah anemia

Berdasarkan penelitian, ibu hamil yang mengonsumsi suplemen yang mengandung ekstrak daun kelor 1.400 mg per hari dipercaya memiliki kadar hemoglobin yang signifikan dibanding ibu hamil yang tidak melakukan hal yang sama. Hal ini dipercaya dapat membuat ibu hami memiliki risiko yang lebih kecil untuk terkena anemia.Anemia pada ibu hamil bisa memiliki dampak yang signifikan pada janin. Bila ibu terkena anemia atau kekurangan sel darah merah di dalam tubuh, maka pasokan oksigen dan nutrisi ke janin akan terhambat sehingga bukan tidak mungkin akan mengganggu pertumbuhan janin.

2. Mencegah kerusakan DNA janin

Penelitian lain dari Universitas Hasanudin, Makassar, melaporkan bahwa manfaat daun kelor untuk rahim lainnya datang dari kandungan kolin di dalam tanaman tersebut. Konsumsi kolin yang cukup selama hamil terbukti dapat mencegah terjadinya kerusakan DNA single strand pada janin sehingga bayi akan lahir dengan kondisi kesehatan yang baik.

3. Mencegah komplikasi kehamilan

Makan daun kelor selama hamil juga dapat membantu sang calon ibu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Asupan gizi yang baik dan cukup akan meminimalisir kemungkinan terjadinya komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia dan keterbatasan pertumbuhan rahim (intrauterine growth restriction atau IUGR) yang sama-sama berpotensi membuat janin dilahirkan sebelum waktunya alias prematur.Tanpa adanya risiko komplikasi kehamilan, bayi dapat lahir dengan berat badan lahir yang normal. Meski demikian, konsumsi daun kelor tidak serta-merta dapat membantu ibu menaikkan berat badan janin di dalam kandungan.Penelitian mengungkap bayi yang dilahirkan dari ibu yang sering makan daun kelor tidak memiliki perbedaan berat yang signifikan dibanding bayi yang lahir dari ibu yang jarang makan sayur daun kelor.Anda bisa melanjutkan konsumsi rutin daun kelor setelah melahirkan. Pasalnya, daun ini juga memiliki efek galaktogogue seperti daun katuk alias dapat meningkatkan produksi susu ketika dimakan oleh ibu menyusui dalam beberapa hari.

Adakah efek samping makan daun kelor selama kehamilan?

Pada dasarnya, kondisi setiap ibu hamil berbeda-beda sehingga diet yang harus dijalani setiap ibu yang tengah mengandung juga bisa berbeda. Untuk diet yang aman dan tidak, Anda sangat dianjurkan untuk tetap berkonsultasi dengan bidan atau dokter yang menangani Anda.Secara umum, manfaat daun kelor untuk rahim membuatnya aman dimakan sesekali sebagai sayur. Hanya saja, pastikan Anda tidak memakan bagian akar, ranting, atau bunganya karena bagian-bagian ini mengandung zat yang dikhawatirkan dapat merangsang kontraksi rahim sehingga Anda rawan mengalami keguguran.Selama hamil, dokter atau bidan biasanya akan merekomendasikan konsumsi vitamin atau suplemen tertentu yang harus Anda konsumsi. Jika Anda ingin menggunakan daun kelor sebagai pengganti suplemen atau vitamin tersebut, konsultasikan dengan dokter atau bidan terlebih dahulu.
nutrisi ibu hamiltanaman obat
Universitas Udayana. https://sinta.unud.ac.id/uploads/wisuda/1111105033-3-BAB%202.pdf
Diakses pada 29 Juli 2020
Unair. https://e-journal.unair.ac.id/MGI/article/download/4413/3011
Diakses pada 29 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/anemia-in-pregnancy
Diakses pada 29 Juli 2020
IJSHR. https://ijshr.com/IJSHR_Vol.3_Issue.1_Jan2018/IJSHR0012.pdf
Diakses pada 29 Juli 2020
Digilib Unhas. http://digilib.unhas.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/MTU3ODBlZWIyODc3YWExYTVkNTZiNjI5MjBhNzc2NTNkMGQxNDgyYw==.pdf
Diakses pada 29 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1242/moringa
Diakses pada 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait