Manfaat Daun Kelor untuk Ibu Menyusui, Wanita Perlu Tahu!


Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui salah satunya untuk memperbanyak ASI secara alami. Namun, daun kelor juga bermanfaat untuk memulihkan kondisi rahim pascapersalinan.

(0)
Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui adalah melancarkan ASIManfaat daun kelor untuk ibu menyusui berguna untuk memperbanyak ASI
Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui tidak boleh sampai terlewatkan. Daun ini cocok untuk dijadikan lauk makanan ibu menyusui karena kandungan beragam nutrisinya.Bahkan, beberapa manfaat daun kelor tidak bisa didapat dari susu untuk ibu menyusui. Lantas, apa saja kandungan daun kelor?

Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui

Dalam 100 gram daun kelor, umumnya terdapat kandungan nutrisi berupa:Semua kandungan nutrisi ini bisa membantu cukupi kebutuhan gizi harian ibu.Inilah manfaat daun kelor untuk ibu menyusui:

1. Memperbanyak ASI

Daun kelor tingkatkan kadar prolaktin dalam darah sehingga ASI lancar
Peningkatan produksi ASI adalah salah satu manfaat daun kelor untuk ibu menyusui yang utama.Riset dari Breastfeeding Medicine menemukan, tanaman dengan nama lain daun moringa ini mampu meningkatkan kadar prolaktin dalam darah. Diketahui, prolaktin adalah hormon yang berguna untuk memproduksi ASI.Efeknya, si Kecil pun tidak mudah lapar dan berat badan bayi bertambah secara sehat karena asupan gizinya terpenuhi.

2. Menguatkan tulang dan gigi

Daun kelor kaya akan kalsium untuk kekuatan tulang
Berdasarkan ketentuan angka kecukupan gizi (AKG) harian yang ditentukan Kementerian Kesehatan, ibu menyusui memerlukan 1.200 mg kandungan kalsium.Sebab, menurut penelitian dari jurnal Advances in Nutrition, kandungan kalsium akan meningkat tajam ketika 5 hari pertama saat menyusui. Agar kandungan kalsium pada ASI tetap stabil, asupan yang kaya akan kalsium pun diperlukan.Oleh karena itu, mengonsumsi daun kelor mampu memenuhi 15,4% asupan kalsium harian pada ibu menyusui.Asupan kalsium yang terpenuhi dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi wanita.

3. Mengurangi capek

Fosfor dan zat besi pada daun kelor bantu atasi kelelahan
Saat menyusui, terkadang ibu cenderung merasa lelah karena cadangan energinya dipakai untuk terus memproduksi ASI.Itu sebabnya ibu menyusui memerlukan kaliri tambahan hingga 25% dari kebutuhan normalnya, seperti yang dipaparkan riset dalam jurnal Nutrients.Daun kelor bermanfaat untuk menambah tenaga ibu menyusui karena mengandung zat besi dan fosfor.Zat besi diketahui berguna untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Nantinya, sel darah merah berguna untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.Apabila kekurangan zat besi, ibu rentan mengalami anemia. Salah satu tanda yang dirasakan akibat anemia adalah kelelahan.Sementara itu, fosfor berguna untuk menambah energi tubuh. Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui yang satu ini dibuktikan riset dari Clinical Methods: The History, Physical, and Laboratory Examinations.Fosfor bekerja meningkatkan kerja molekul adenosine triphosphate (ATP) yang berguna untuk menyimpan cadangan energi.Tidak hanya itu, fosfor pun berfungsi untuk menjaga agar kalori dibakar dengan baik.

4. Meningkatkan kesehatan rahim

Antioksidan pada daun kelor bantu atasi sakit pada rahim setelah melahirkan
Ketika menyusui, terkadang ibu masih merasakan sakit pascapersalinan.Dalam hal ini, manfaat daun kelor untuk ibu menyusui berguna untuk mengurangi masalah rahim pascamelahirkan.Berdasarkan studi yang diterbitkan pada jurnal Phytochemistry, kandungan flavonoid dan isotiosianat bersifat sebagai antioksidan.Karena sifat tersebut, kedua senyawa tersebut mampu mengurangi peradangan rahim pascamelahirkan.

5. Menyeimbangkan kadar gula darah

Konsumsi daun kelor tingkatkan sensitivitas insulin sehingga gula darah terkontrol
Ada beberapa ibu menyusui yang memiliki riwayat diabetes gestasional semenjak masih hamil.Rupanya, manfaat daun kelor untuk ibu menyusui berguna untuk menurunkan kadar gula darah.Penelitian yang dilakukan Journal of Food Science and Technology menunjukkan, 30 perempuan yang mengonsumsi 7 gram bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan rupanya mampu menurunkan kadar gula darah sebesar 13,5 persen.Selain itu, riset dari Molecular Nutrition & Food Research menemukan, kandungan isothiocyanates pada daun kelor berguna untuk meningkatkan sensitivitas insulin.Terbukti, jika tubuh sensitif dengan hormon insulin, artinya insulin bekerja dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Namun, hasil riset ini masih terbatas diamati pada tikus.

6. Menurunkan kolesterol

Fitosterol pada daun kelor perlambat penyerapan kolesterol
Riset dari Frontiers in Pharmacology menemukan, manfaat daun kelor untuk ibu menyusui rupanya berguna untuk mengurangi kolesterol.Sebab, daun kelor mengandung fitosterol yang mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan di dalam usus.

Tips memilih daun kelor yang baik

Daun berwarna hijau cerah dan segar merupakan ciri daun kelor berkualitas
Kondisi daun kelor pun tentu memengaruhi kandungan nutrisi di dalamnya. Jika kualitasnya tidak baik, ada kemungkinan jika gizi di dalamnya ikut rusak.Agar mendapatkan manfaat daun kelor untuk ibu menyusui yang optimal, cara memilih daun kelor yang berkualitas:
  • Pastikan daun kelor berwarna hijau cerah, segar, dan renyah.
  • Hindari mengonsumsi daun yang layu dan berwarna pucat atau kekuningan.
  • Pastikan daun bersih tanpa noda.
  • Selalu cuci daun kelor sebelum diolah.

Olahan daun kelor untuk ibu menyusui

Olah daun kelor sebagai makanan ibu menyusui dengan menumisnya
Cara pengolahan daun kelor tentu memengaruhi kandungan gizinya. Untuk itu, jika Anda ingin mendapatkan manfaat daun kelor untuk ibu menyusui, inilah inspirasi memasak daun kelor untuk ibu menyusui.Siapkan bahan berikut:
  • Daun kelor 2 mangkuk
  • Kelapa parut 4-5 sendok makan
  • Daun kari 6-7 lembar
  • Biji sawi setengah sendok teh
  • Bubuk kunyit seperempat sendok teh
  • Lada hitam bubuk seperempat sendok teh
  • Minyak sayur 1 sendok makan
  • Garam secukupnya
Ikuti langkah memasak di bawah ini:
  • Panaskan minyak sayur di atas wajan.
  • Tumis biji sawi dan daun kari, biarkan bentuknya hancur.
  • Tambahkan bubuk kunyit dan lada hitam.
  • Masukkan garam dan daun kelor selama 2 hingga 2 menit.
  • Pastikan daun kelor tidak terlalu layu.
  • Tuang kelapa parut ke dalam tumisan daun kelor yang telah berbumbu, lalu matikan api.
  • Olahan daun kelor siap disajikan.

Catatan dari SehatQ

Manfaaat daun kelor untuk ibu menyusui berguna untuk menjaga suplai ASI. Tak hanya itu, daun kelor pun juga berguna untuk menjaga kesehatan dan menurunkan risiko beragam penyakit.Namun, Anda perlu ingat, jangan berlebihan mengonsumsi daun ini untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.Jika Anda ingin tahu lebih lanjut soal jenis makanan apa yang baik dan dilarang saat menyusui, Anda bisa langsung chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jangan lupa juga kunjungi untuk mendapatkan perlengkapan bayi dan ibu menyusui dengan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
produksi asimenyusuimakanan ibu menyusuiibu menyusui
USDA. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/168416/nutrients Diakses pada 28 Desember 2020Breastfeeding Medicine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24892837/ Diakses pada 28 Desember 2020Kementerian Kesehatan. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf Diakses pada 28 Desember 2020Advances in Nutrition. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6008960/ Diakses pada 28 Desember 2020Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6520964/ Diakses pada 28 Desember 2020University of San Francisco California. https://www.ucsfhealth.org/education/hemoglobin-and-functions-of-iron Diakses pada 28 Desember 2020Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anemia/symptoms-causes/syc-20351360 Diakses pada 28 Desember 2020Clinical Methods: The History, Physical, and Laboratory Examinations. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK310/ Diakses pada 28 Desember 2020Phytochemistry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4071966/ Diakses pada 28 Desember 2020Journal of Food Science and Technology. doi.org/10.1007/s13197-012-0859-9 Diakses pada 28 Desember 2020Molecular Nutrition & Food Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4456298/ Diakses pada 28 Desember 2020Frontiers in Pharmacology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3290775/ Diakses pada 28 Desember 2020First Cry Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/moringa-for-breastfeeding-mothers/ Diakses pada 28 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait