Manfaat Daun Kelor untuk Diabetes Memang Ada, tapi Harus Bijak Mengonsumsinya

Selain kaya akan antioksidan, manfaat daun kelor untuk diabetes adalah karena bisa menurunkan kadar gula dalam darah
Para peneliti meyakini manfaat daun kelor untuk diabetes ini terjadi karena kandungan isothiocyanates di dalamnya

Daun kelor atau Moringa oleifera sejak dulu dikenal dengan khasiatnya untuk kesehatan. Salah satunya adalah manfaat daun kelor untuk diabetes karena bisa menurunkan kadar gula dalam darah. Tak hanya itu, daun kelor juga tinggi akan antioksidan.

Hingga kini penelitian tentang khasiat daun kelor untuk diabetes terus dikembangkan. Beberapa tes baru dilakukan kepada hewan (animal studies) dan studi terhadap manusia masih terbatas. Jika benar-benar berkhasiat pun, konsumsi daun kelor untuk diabetes tetap harus di bawah pengawasan medis.

Kandungan daun kelor

Daun kelor banyak ditemukan di India bagian utara. Istilah penyebutannya bermacam-macam, seperti drumstick tree dan horseradish tree. Sebelum membahas tentang manfaat daun kelor untuk diabetes, berikut ini kandungan nutrisi dalam 21 gram daun kelor segar:

  • Protein: 2 gram
  • Vitamin B6: 19% angka kecukupan gizi
  • Vitamin C: 12% angka kecukupan gizi
  • Zat besi: 11% angka kecukupan gizi
  • Riboflavin (B2): 11% angka kecukupan gizi
  • Vitamin A (betakaroten): 9% angka kecukupan gizi
  • Magnesium: 8% angka kecukupan gizi

Melihat daftar nutrisi tersebut, artinya daun kelor adalah sumber nutrisi penting bagi setiap individu, termasuk bagi penderita diabetes yang sedang berupaya menurunkan kadar gula darah.

Meski demikian, perlu diingat daun kelor juga mengandung antinutrisi yang cukup tinggi. Artinya, bisa mengurangi kemampuan penyerapan mineral dan protein. Selain itu, asupan daun kelor dalam bentuk kapsul tentu tidak akan memberikan nutrisi dalam kuantitas utuh.

Akan semakin ideal jika daun kelor untuk diabetes juga diiringi dengan gaya hidup sehat dan pola makan terjaga.

Manfaat daun kelor untuk diabetes

Karakter utama dari penyakit diabetes adalah tingginya kadar gula darah. Dari waktu ke waktu, gula darah tinggi ini bisa menjadi pemicu masalah kesehatan lain yang juga serius, seperti penyakit jantung. 

Menariknya, beberapa penelitian menemukan manfaat daun kelor untuk diabetes. Lebih spesifik lagi, daun kelor bisa menurunkan kadar gula darah seseorang. 

Dalam sebuah penelitian kecil yang melibatkan 6 penderita diabetes, setelah menambahkan 50 gram daun kelor pada makanan mereka, ada perubahan yang terjadi. Kadar gula darah responden menurun hingga 21%. 

Para peneliti meyakini manfaat daun kelor untuk diabetes ini terjadi karena kandungan isothiocyanates di dalamnya. Ini adalah senyawa kimia dari tumbuhan yang memberi perlindungan alami dari diabetes.

Namun penelitian dengan lebih banyak subyek penelitian perlu dilakukan untuk menambah bukti dari kegunaan daun kelor untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Adakah efek sampingnya?

Meskipun terbukti ada manfaat dari daun kelor untuk diabetes, namun sama seperti pengobatan alami lainnya, tetap harus dalam pengawasan dokter. Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi daun kelor sebagai bagian dari perawatan diabetes, ketahui dulu dosis yang tepat dan juga risiko efek sampingnya.

Salah satu yang penting diketahui adalah efek samping daun kelor yang bisa berpengaruh terhadap kesuburan. Itulah mengapa, konsumsi daun kelor tidak direkomendasikan bagi ibu hamil. 

Selain itu, beberapa pengobatan medis juga mungkin berisiko jika dikonsumsi bersamaan dengan daun kelor. Beberapa di antaranya adalah:

  • Obat untuk masalah tiroid (levotiroksin)
  • Obat diabetes yang juga menurunkan kadar gula darah (dikhawatirkan menjadi terlalu rendah jika dikonsumsi bersamaan dengan daun kelor)
  • Obat penurun tekanan darah
  • Obat yang dipecah lewat liver karena ekstrak daun kelor membuat proses pemecahan lebih lambat

Jadi, sangat bijak jika memberi tahu dokter sebelum mengonsumsi daun kelor, terlebih bagi penderita diabetes yang rutin mengonsumsi obatnya. Jangan sampai baik daun kelor maupun obat yang dikonsumsi sama-sama menurunkan gula darah bersamaan dan berakhir dengan gula darah terlalu rendah.

Hal yang sama juga berlaku untuk obat penurun tekanan darah. Konsumsi daun kelor juga dapat menurunkan tekanan darah dan dikhawatirkan bisa menyebabkan tekanan darah justru terlalu rendah.

Pentingnya bijak mengonsumsi daun kelor juga berhubungan dengan berapa dosis yang direkomendasikan. Bahkan sebelum menentukan dosis, pastikan sumber ekstrak daun kelor yang dikonsumsi benar-benar aman dan masih mengandung nutrisi yang dibutuhkan.

Untuk tahu lebih detail berapa dosis yang diperlukan, tentu tak bisa disamaratakan dengan menuliskannya di sini. Ada banyak pertimbangan seperti usia, riwayat medis, penyakit yang diderita, dan parameter lainnya yang perlu didiskusikan detail dengan dokter.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319916#what-are-the-studies-saying
Diakses 25 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/6-benefits-of-moringa-oleifera#section3
Diakses 25 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1242/moringa
Diakses 25 Februari 2020

Artikel Terkait