logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

8 Manfaat Daun Jelatang, Hati-hati dengan Efek Sampingnya!

open-summary

Daun jelatang (Urtica dioica) atau stinging nettle memiliki banyak manfaat kesehatan yang masih jarang diketahui. Padahal, khasiatnya sangatlah beragam, mulai dari mengatasi alergi hingga mengobati peradangan.


close-summary

20 Okt 2020

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Daun jelatang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, awasi juga efek sampingnya!

Daun jelatang segar memiliki sisi-sisi yang tajam dan berbahaya jika dipegang.

Table of Content

  • 8 manfaat daun jelatang untuk kesehatan
  • Efek samping daun jelatang
  • Catatan dari SehatQ:

Daun jelatang (Urtica dioica) dikenal dengan sebutan stinging nettle. Sejak dahulu kala, daun yang memiliki tekstur tajam di sisinya ini dipercaya mampu mengobati berbagai kondisi.

Advertisement

Nama ilmiahnya, Urtica dioica, berasal dari bahasa latin uro yang berarti "membakar". Sebab, daun jelatang dapat memberikan sensasi panas saat menyentuh kulit. Bagian daunnya yang tajam juga bisa menusuk kulit dan menyebabkan gatal, kemerahan, serta pembengkakan.

8 manfaat daun jelatang untuk kesehatan

Jangan salah sangka dulu, meskipun daun jelatang memiliki deskripsi yang kurang meyakinkan, tapi nyatanya daun ini aman untuk dikonsumsi saat sudah dimasak, dibekukan, dikeringkan, atau dijadikan suplemen.

Berikut adalah 8 manfaat daun jelatang untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan.

1. Bernutrisi tinggi

Daun jelatang punya banyak manfaat kesehatan
Daun jelatang punya kandungan nutrisi yang luar biasa

Daun jelatang dan akarnya mengandung berbagai macam nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan, seperti:

  • Vitamin A, C, K, dan B
  • Mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan natrium
  • Lemak baik seperti asam linoleat, asam linolenat, asam palmitat, asam stearat, dan asam oleat
  • Asam amino esensial
  • Polifenol seperti kaempferol, quercetin, asam caffeic, coumarin, dan flavonoid lainnya
  • Pigmen seperti beta karoten, lutein, luteoxanthin dan karotenoid lainnya.

Berbagai macam nutrisi ini dapat berperan sebagai antioksidan yang mampu mencegah kedatangan radikal bebas di dalam tubuh. Beberapa studi bahkan menyatakan, ekstrak daun jelatang dapat meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah.

2. Mengatasi radang sendi (arthritis)

Salah satu manfaat daun jelatang yang cukup terkenal adalah mengatasi radang sendi. Menurut Arthritis Foundation, daun jelatang dipercaya dapat mengurangi peradangan sehingga nyeri osteoarthritis dapat diatasi.

Selain itu, daun jelatang juga memiliki beberapa bahan kimia yang bersifat antiradang dan mampu meredakan rasa nyeri. Maka tidak heran kalau daun jelatang dipercaya dalam meredakan nyeri dan peradangan akibat arthritis.

3. Meredakan gejala pembesaran prostat

Pembesaran prostat adalah kondisi medis yang bisa dirasakan oleh 50 persen pria berusia 51 tahun ke atas. Salah satu gejalanya adalah rasa nyeri saat buang air kecil.

Menariknya, beberapa studi menyatakan kalau daun jelatang dapat meredakan gejala pembesaran prostat. Sebuah studi pada hewan uji membuktikan, daun jelatang mampu mencegah konversi hormon testosteron menjadi dihidrotestosteron. Dengan begitu, pembengkakan prostat dapat dicegah.

Studi pada manusia juga membuktikan kalau ekstrak daun jelatang dapat mengatasi masalah buang air kecil, baik jangka pendek maupun panjang.

Namun, perbandingan efektivitas antara daun jelatang dan obat-obatan medis masih belum diketahui secara pasti. Itulah mengapa Anda disarankan untuk tidak menjadikan daun jelatang sebagai pengobatan utama pembesaran prostat.

4. Berpotensi atasi rhinitis alergi

Rhinitis alergi atau hay fever terjadi saat lapisan hidung mengalami peradangan. Daun jelatang dianggap sebagai salah satu pengobatan alami rhinitis alergi yang menjanjikan.

Penelitian uji tabung memperlihatkan bagaimana ekstrak daun jelatang dapat menghambat peradangan yang dapat menyebabkan rhinitis alergi. Dalam studi itu, daun jelatang mampu menunjukkan kemampuannya dalam mencegah pelepasan bahan kimia yang menyebabkan alergi.

Namun sayangnya, penelitian pada manusia mengenai keampuhan daun jelatang untuk atasi rhinitis alergi belum membuahkan hasil yang maksimal.

5. Menurunkan tekanan darah tinggi

Daun jelatang juga digunakan sebagai obat alami darah tinggi. Daun ini dipercaya mampu merangsang produksi oksida nitrat, yang bisa membuat pembuluh darah rileks dan melebar.

Namun lagi-lagi, kemampuan daun jelatang untuk menurunkan darah tinggi pada manusia masih belum terbukti. Masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikannya.

6. Berpotensi mengontrol gula darah

Tahukah Anda kalau daun jelatang mengandung komponen yang bisa menyerupai obat-obatan insulin? Dalam sebuah studi berdurasi 3 bulan, 46 partisipan diminta mengonsumsi 500 miligram ekstrak daun jelatang sebanyak tiga kali dalam sehari. Hasilnya, kadar gula darah mereka menurun.

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat daun jelatang yang satu ini.

7. Mengurangi perdarahan

Menurut studi, obat-obatan yang mengandung ekstrak daun jelatang terbukti bisa mengurangi perdarahan, terutama setelah prosedur operasi. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikannya.

8. Bersifat diuretik

Daun jelatang dianggap bisa bertindak sebagai diuretik alami sehingga membantu tubuh mengeluarkan garam dan air berlebih. Hasilnya, tekanan darah tinggi dapat diatasi untuk sementara waktu. Namun ingat, klaim ini didasari oleh studi pada hewan uji. Studi pada manusia masih perlu dilakukan.

Efek samping daun jelatang

Daun jelatang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan
Hati-hati, daun jelatang juga bisa menimbulkan efek samping

Meskipun berbagai manfaat daun jelatang di atas cukup menggiurkan, waspadai juga efek samping yang bisa ditimbulkannya:

Selain itu, hati-hati saat sedang menyentuh daun jelatang segar karena sisi-sisinya yang tajam dapat menyebabkan gatal-gatal, ruam, dan benjolan pada kulit. Dalam beberapa kasus yang langka, daun jelatang juga bisa menyebabkan alergi.

Anak-anak dan wanita hamil disarankan untuk tidak mencoba daun jelatang karena daun ini bisa menimbulkan kontraksi rahim dan menyebabkan keguguran pada ibu hamil.

Bagi Anda yang sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, tekanan darah, diuretik, diabetes, maupun litium, berkonsultasilah dulu pada dokter sebelum mencoba daun jelatang.

Baca Juga

  • 8 Manfaat Buah Persik yang Baik Bagi Kesehatan Tubuh
  • Jeruk Kumquat Bisa Penuhi 73% Kebutuhan Vitamin C, Seperti Apa?
  • Mana yang Boleh dan Tidak? Ini Rekomendasi Makanan untuk Penderita Divertikulitis

Catatan dari SehatQ:

Daun jelatang memiliki banyak manfaat kesehatan yang tidak boleh diremehkan. Meski begitu, efek sampingnya juga harus diperhatikan. Maka dari itu, sebelum mencoba daun jelatang, kenali dulu efek sampingnya dan jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play!

Advertisement

makanan sehatherbalbuah dan sayuran

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved