Daun adas dipercaya menyehatkan untuk tubuh
Manfaat daun adas ternyata tak kalah banyak dari bijinya

Daun adas mungkin belum banyak dilirik sebagai salah satu makanan sehat. Selama ini, fokus yang diberikan untuk tumbuhan yang satu ini lebih banyak pada bijinya. Sekarang, sudah saatnya anggapan itu berubah. Sebab, manfaat daun adas rupanya tak kalah menjanjikan.

Tumbuhan yang memiliki nama latin Foeniculum vulgare ini, dianggap memiliki beberapa sifat yang baik untuk kesehatan seperti antibakteri dan antiradang. Daun adas juga dinilai memiliki antioksidan yang bisa mencegah terjadinya berbagai penyakit berbahaya di tubuh.

Manfaat daun adas untuk kesehatan

Salah satu manfaat daun adas adalah untuk menguatkan tulang
Daun adas dipercaya baik untuk kesehatan tulang

Jika di rumah ada daun adas, jangan ragu lagi untuk memasukannya ke dalam menu harian. Dengan begitu, berbagai manfaat di bawah ini bisa Anda dapatkan.

1. Mengandung antioksidan

Tanaman adas, termasuk daun dan bijinya dipercaya mengandung antioksidan, termasuk antioksidan polifenol yang sangat baik untuk kesehatan. Sebab, orang yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung komponen tersebut, berisiko lebih rendah terkena penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

2. Baik untuk kesehatan tulang

Daun adas mengandung berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tulang, seperti fosfat, kalsium, zat besi, dan zinc. Tanaman ini juga mengandung vitamin K yang dapat meningkatkan penyerapan kalsium di tubuh.

3. Menurunkan tekanan darah

Potasium atau kalium yang ada di dalam daun adas, baik untuk menjaga tekanan darah. Sebab, mineral ini akan mengatur pelebaran (dilatasi) dan penyempitan (kontraksi) pembuluh darah agar tekanan tetap bisa stabil.

4. Meredakan penumpukan gas di perut

Saat ada gas yang menumpuk di tubuh, mau tidak mau gas tersebut harus dikeluarkan melalui mekanisme buang angin atau kentut secara terus-menerus. Adas, baik daun maupun bijinya dianggap bisa meredakan kondisi ini.

5. Menjaga fungsi otak

Tidak hanya membantu menurunkan tekanan darah, kalium yang ada di dalam daun adas juga baik untuk otak karena dapat mempertahankan fungsi dan kerja otak agar dapat berjalan dengan baik. Selain itu, sifat adas yang bisa melebarkan pembuluh darah, membuatnya berperan dalam masuknya oksigen ke otak yang penting untuk menjaga fungsi organ yang satu ini.

Daun adas dipercaya dapat melancarkan menstruasi
Daun adas dinilai dapat membuat menstruasi lebih lancar

6. Melancarkan menstruasi

Adas, termasuk daun dan bijinya dapat bantu melancarkan menstruasi. Sebab, adas mampu mengatur kerja hormon estrogen di tubuh. Selain itu, tanaman ini juga dinilai dapat mengurangi gejala-gejala yang sering muncul menjelang menstruasi, seperti kram perut.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh

Daun adas mengandung vitamin C, yang sudah sejak lama diketahui berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin ini juga akan membantu tubuh untuk memerangi sumber infeksi yang masuk, serta mencegah terjadinya kerusakan akibat paparan radikal bebas berlebih.

8. Menjaga kesehatan mata

Mengonsumsi daun adas dipercaya dapat melindungi mata dari peradangan dan kerusakan mata akibat bertambanya usia, termasuk degenerasi makula. Manfaat ini bisa didapatkan karena kandungan antioksidan di dalam adas berpotensi memicu peremajaan jaringan dan melawan penuaan.

9. Menyehatkan kulit

Kandungan vitamin C yang ada di dalam daun adas, penting untuk pembentukan kolagen. Kolagen adalah komponen yang sangat diperlukan kulit untuk bisa tetap terlihat kencang dan kenyal.

Selain itu, karena vitamin C bisa berperan sebagai antioksidan, maka dengan mengonsumsinya, Anda akan terlindung dari dampak buruk paparan polusi dan radikal bebas. Sehingga, risiko penuaan dini pun bisa menurun.

Meski sehat, daun adas juga memiliki efek samping

Daun adas tidak baik untuk ibu hamil
Ibu hamil sebaiknya hindari mengonsumsi daun adas

Melihat manfaat daun adas yang begitu beragam, Anda mungkin sudah tidak sabar untuk menikmatinya. Namun, Anda harus ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab, tanaman ini juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Salah satunya adalah sifat estrogenicnya yang cukup kentara.

Artinya, dalam jumlah tertentu, tanaman ini bisa bertindak serupa dengan hormon estrogen. Jadi, meski aman untuk dikonsumsi sebagai pereda gejala menstruasi, daun adas sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil karena dikhawatirkan akan berisiko mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin.

Daun adas juga bisa berinteraksi atau mengganggu kerja obat-obatan tertentu, seperti pil estrogen dan obat kanker. Jadi, jika Anda ingin mengonsumsi suplemen atau ekstrak daun adas dalam dosis yang cukup tinggi, lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Daun adas memang baik untuk kesehatan. Namun jika Anda ingin menggunakannya untuk pengobatan, tetaplah mengikuti kaidah-kaidah kedokteran yang baik dan benar. Meski begitu, jika Anda ingin menggunakan daun adas sebagai tambahan asupan makanan sehat, tentu sama sekali tidak dilarang.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/fennel-and-fennel-seed-benefits#1
Diakses pada 19 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/284096
Diakses pada 19 Maret 2020

Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/herbs-and-spices/health-benefits-of-fennel.html
Diakses pada 19 Maret 2020

Artikel Terkait