Manfaat Daun Tujuh Jarum bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya


Manfaat daun tujuh jarum sudah dikenal sebagai tanaman obat. Manfaat daun tujuh duri ini dipercaya dapat mencegah kanker dan tumor, hingga mengatasi asam urat.

0,0
manfaat daun tujuh jarum salah satunya mencegah penyakit hipertensiDaun tujuh jarum dipercaya dapat mengatasi sejumlah masalah kesehatan
Daun tujuh jarum atau Pereskia bleo atau yang dikenal juga sebagia daun tujuh duri adalah tanaman herbal yang sejak lama dipercaya masyarakat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Hal inilah yang mendasari para peneliti untuk mengetahui manfaat daun tujuh jarum. Simak penjelasan berikut ini untuk mengetahui potensi khasiat daun tujuh jarum beserta kemungkinan efek sampingnya.

Manfaat daun tujuh jarum untuk kesehatan

Beberapa penelitian telah mencari tahu mengenai manfaat daun tujuh duri bagi kesehatan. Berikut ini beberapa di antaranya: 

1. Mengatasi asam urat 

Dalam jurnal yang diterbitkan oleh Balai Riset Standardisasi Industri Samarinda, daun tujuh jarum manfaatnya sangat berlimpah karena memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, fenolik, triterpenoid, dan steroid. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki efek antihiperurisemia yang bisa mengatasi kondisi hiperurisemiaHiperurisemia adalah kondisi tingginya kadar asam urat dalam darah. Hiperurisemia menyebabkan peningkatan kristal asam urat di persendian. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit asam urat atau gout. Namun, diperlukan lebih banyak riset lagi mengenai seberapa banyak dosis yang dibutuhkan agar mampu mengobati asam urat.Baca juga: Mengenal Ragam Tanaman yang Berpotensi Dijadikan Obat Herbal Diabetes

2. Meredakan nyeri 

Salah satu potensi khasiat daun tujuh bintang ini adalah mampu meredakan nyeri. Berdasarkan penelitian dalam Jurnal Sains dan Kesehatan, ekstrak Pereskia bleo terbukti memiliki aktivitas analgesik setelah diuji coba ke hewan tikus. Analgesik merupakan golongan obat yang digunakan untuk meredakan nyeri pada kondisi kesehatan tertentu. Obat golongan ini mampu meredakan rasa sakit pada kondisi sakit kepala, artritis, hingga sakit punggung. Meski tampak menjanjikan, tentu diperlukan penelitian yang lebih luas lagi pada manusia.

3. Mencegah kanker dan tumor 

Dalam penelitian yang diterbitkan oleh Evidence-based Complementary and Alternative Medicine, daun tujuh jarum memiliki kandungan alkaloid, asam lemak, glikosida, lakton, fenolik, sterol, terpenoid, dan karotenoidSenyawa-senyawa pada daun 7 bintang tersebut diketahui memiliki sifat antioksidan yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk mencegah kanker. Antioksidan adalah senyawa yang mampu melawan radikal bebas dan stres oksidatif yang menjadi penyebab utama pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Selain itu, Pereskia bleo juga diketahui memiliki sifat antiproliferasi, yakni mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor. Lebih lanjut, sifat sitotoksik dari ekstrak metanol dalam daun tujuh jarum juga mampu melawan sel kanker. Jika Anda berniat menggunakan daun tujuh jarum, pastikan berkonsultasi dulu dengan dokter. Apalagi kalau Anda sedang dalam pengobatan kanker.Jangan menggantikan pengobatan medis dengan obat herbal.

4. Mengatasi hipertensi 

Manfaat daun tujuh jarum lainnya adalah mengatasi hipertensi atau penyakit darah tinggi. Hipertensi adalah kondisi meningkatnya tekanan darah. Hipertensi dappat menyebabkan penyakit kronis lain, seperti penyakit jantung dan stroke. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berujung kematian. Pereskia bleo diketahui memiliki kandungan mineral kalium yang cukup tinggi. Kalium memiliki peran penting dalam menurunkan tekanan darahItulah sebabnya, daun tujuh jarum disebut-sebut berpotensi menjadi obat antihipertensi. 

5. Mencegah penyakit jantung dan stroke

Tidak hanya menyebabkan kanker, radikal bebas dan stres oksidatif memberi efek buruk bagi kesehatan, termasuk menyebabkan penyakit kardiovaskuler, seperti jantung dan stroke. Kandungan berbagai senyawa dalam daun tujuh jarum, terutama fenolik dan flavonoid merupakan sumber antioksidan yang baik untuk mencegah penyakit tersebut. Barengi dengan gaya hidup sehat maka risiko Anda akan sakit jantung menjadi lebih rendah.

6. Mengatasi infeksi bakteri

Tanaman obat asli Amerika Barat dan Selatan ini diketahui memiliki sifat antibakteri. Itulah sebabnya, daun tujuh jarum memiliki potensi sebagai obat untuk mengatasi infeksi bakteri.

7. Menetralisir racun

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kandungan etanol dalam Pereskia bleo menunjukkan efek penetral racun dari ular berbisa. Walaupun beragam manfaat di sana terlihat menjanjikan, Anda tentu tak bisa menjadikan tanaman ini sebagai pengobatan utama. Sebab, penelitian yang dilakukan sifatnya masih terbatas. Perlu penelitian dengan subjek yang lebih luas untuk menguji keampuhannya pada manusia.Baca juga: Manfaat Mahkota Dewa, Tanaman Sumber Buah Simalakama

Efek samping daun tujuh jarum

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa salah satu efek samping dari ekstrak daun tujuh jarum punya kemungkinan bisa membentuk senyawa mutagenik. Artinya, senyawa ini mampu mengubah kromosom atau materi genetik yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Sebagaimana tanaman herbal lainnya, penggunaan Pereskia bleo sebagai obat herbal juga perlu memperhatikan kebersihan alat dan bahan pembuatannya. Hal ini untuk menghindari penyakit yang timbul akibat kontaminasi mikroba, seperti reaksi alergi.Penelitiannya yang terbatas juga belum menyediakan informasi mengenai keamanan penggunaan obat herbal ini sepenuhnya.Jadi, bisa saja ada kemungkinan interaksi obat jika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi. Untuk itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan tanaman ini sebagai obat.Jika masih ada pertanyaan seputar manfaat daun tujuh jarum untuk mengatasi gangguan kesehatan, Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
herbaltanaman obatminum obat
Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda. http://ejournal.kemenperin.go.id/files010483/journals/15/articles/2749/submission/editor/2749-9358-2-ED.docx
Diakses pada 15 Agustus 2021
Evidence-based Complementary and Alternative Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4060302/
Diakses pada 15 Agustus 2021
Molecules. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6254274/
Diakses pada 15 Agustus 2021
https://jsk.farmasi.unmul.ac.id/index.php/jsk/article/view/14
Diakses pada 15 Agustus 2021
Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-class/analgesics.html
Diakses pada 15 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait