Serba-serbi Koyo, Manfaat, Cara Kerja, Cara Pakai, dan Efek Samping


Koyo termasuk ke dalam salah satu jenis pengobatan topikal. Artinya, penggunaannya di luar tubuh dan di bagian yang sakit. Efek samping koyo yang umum muncul adalah iritasi kulit. Namun, cara pakai yang benar membantu menghindarinya.

0,0
cara pakai koyo yang benar dan fungsiCara pakai koyo yang benar membantu mencegah risiko iritasi kulit
Koyo bisa dibilang jadi salah satu “obat” wajib bagi masyarakat Indonesia. Harganya yang murah dan mudah didapat menjadikan koyo sebagai pertolongan pertama berbagai gejala kesehatan di masyarakat, seperti pusing, pegal, hingga sakit perut.Apalagi, cara pakainya terbilang mudah. Akan tetapi, apa sebenarnya manfaat koyo? Bagaimana cara pakai yang benar dan cara kerjanya? Belum lagi, masalah efek samping.Temukan jawabannya dalam artikel ini!

Manfaat koyo bagi kesehatan

Koyo, disebut juga transdermal patch, adalah golongan obat luar (topikal) yang ditempelkan di luar tubuh. Fungsi koyo adalah untuk meredakan berbagai gejala sakit, seperti pusing, sakit perut, dan pegal linu.Melansir dari National Capital Poison Center, beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan koyo sebagai salah satu cara mengatasi keluhan, antara lain:
  • Obat diserap secara perlahan dan stabil
  • Tidak perlu khawatir lupa frekuensi minum obat
  • Bisa tetap memakainya, sekalipun punya masalah pencernaan yang membuat tak bisa minum obat
Koyo memiliki berbagai kandungan obat-obatan dan bahan aktif yang disesuaikan dengan fungsinya, antara lain:
  • Fentanyl, berfungsi menghilangkan rasa sakit kronis
  • Diklofenak, berfungsi meredakan nyeri ringan 
  • Nikotin, berfungsi membantu berhenti merokok
  • Clonidine, berfungsi membantu menurunkan tekanan darah tinggi 
Kandungan obat pereda nyeri dan penghilang rasa sakit merupakan kandungan koyo yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Jika Anda termasuk orang yang enggan minum obat untuk meredakan gejala sakit, penggunaan koyo bisa membantu meredakan sakitnya. Sering kali penggunaan koyo merupakan bagian dari terapi kombinasi penyembuhan. Jadi, Anda mungkin perlu menggunakan obat lain untuk benar-benar menyembuhkan penyakit Anda.  

Bagaimana cara kerja koyo?

Koyo yang ditempelkan pada kulit mengandung obat-obatan yang akan diserap tubuh selama periode waktu tertentu. Ketika koyo menempel pada kulit, koyo akan melepaskan obat-obatan yang terkandung di dalamnya melalui lapisan luar kulit menuju lapisan kulit yang lebih dalam. Selanjutnya, obat akan diserap ke dalam aliran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh.  Penyerapan obat melalui koyo ini terbilang cukup stabil selama waktu tertentu. Ketika menempel pada kulit, mungkin Anda akan merasakan sensasi panas atau dingin. Sensasi ini berasal dari bahan kimia di dalam koyo, berupa biofreeze dan icy hotSelain itu, koyo juga mengandung obat-obatan lain yang berfungsi meredakan nyeri hingga menghilangkan rasa sakit, seperti asam salisilat dan capsaicin.

Begini cara pakai koyo yang benar

Meskipun terlihat mudah, cara pakai yang salah bisa membuat Anda mengalami iritasi kulitBerikut ini adalah cara pakai koto yang benar untuk menghindari iritasi kulit:
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer sebelum dan sesudah menempelkan koyo
  • Sebelum menempelkan koyo pada bagian tubuh tertentu, pastikan kulit dalam keadaan bersih dan kering
  • Tempelkan bagian yang lengket pada kulit di bagian tubuh yang merasa sakit, seperti di bagian dada atas, lengan luar atas, perut bagian bawah, atau panggul
  • Jangan menempelkan koyo pada bagian kulit yang sedang iritasi
  • Gunakan jari-jari Anda untuk menekan sisi-sisi koyo agar menempel dengan sempurna, artinya tidak ada lipatan atau tonjolan
  • Buang kemasan koyo di tempat sampah tertutup.
  • Buang koyo yang telah terpakai dengan melipatnya hingga kedua tepi menempel dan buang di tempat sampah tertutup
  • Hindari penggunaan koyo di tempat yang sama dengan koyo yang sebelumnya menempel pada kulit untuk menghindari iritasi
  • Hindari menggunakan bantalan hangat saat menggunakan koyo. Hal ini bisa membuat koyo melepas obatnya lebih cepat dari seharusnya. Ini bisa menyebabkan efek samping, seperti iritasi.

Efek samping penggunaan koyo

Mengingat koyo juga mengandung bahan aktif, penggunaannya juga mungkin saja mendatangkan efek samping.Sensitivitas kulit manusia tidak sama di semua bagian tubuh. Penggunaan koyo pada kulit yang terlalu tipis ataupun tebal bisa menyebabkan terlalu banyak atau terlalu sedikit obat yang diserap.Hal ini bisa menyebabkan peningkatan efek samping atau obat tidak bekerja dengan baik. Efek samping lain yang mungkin terjadi akibat penggunaan koyo adalah Iritasi kulit, seperti gatal, sensasi terbakar, hingga melepuh. Jika punya kulit sensitif, Anda harus lebih hati-hati. Kulit memerah setelah menggunakan koyo adalah hal yang wajar. Namun, jika kemerahan ini tidak hilang dalam 3 hari atau menimbulkan iritasi kulit, segera hubungi dokter. Sah-sah saja jika Anda menggunakan koyo sebagai salah satu pengobatan alternatif. Namun, jika rasa sakit atau keluhan Anda tak kunjung hilang meski cara pakai koyo sudah benar, ini saatnya mengunjungi dokter.Anda juga bisa berkonsultasi online dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
penyakitsakit gigisakit kepalapusingpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/general-use/how-to-use-transdermal-patch#troubleshooting
Diakses pada 10 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/fentanyl/transdermal-patch#about
Diakses pada 10 Agustus 2021
National Capital Poison Centre. https://www.poison.org/articles/using-skin-patch-medicines-safely
Diakses pada 10 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait