Mengenal Manfaat Crouton, Roti Tawar Dadu yang Renyah


Crouton adalah potongan roti tawar dipotong dadu yang memberi sensasi renyah pada salad, sup, atau masakan lain. Bahkan, ada juga orang yang suka mengonsumsi crouton tanpa tambahan apapun.

0,0
22 Jul 2021|Azelia Trifiana
Crouton memiliki bentuk seperti daduCrouton memiliki bentuk seperti dadu
Crouton adalah potongan roti tawar dipotong dadu yang memberi sensasi renyah pada salad, sup, atau masakan lain. Bahkan, ada juga orang yang suka mengonsumsi crouton tanpa tambahan apapun. Anda bisa membeli sendiri di pasaran, namun tak ada salahnya pula membuatnya sendiri.Sebab, cukup sulit menemukan crouton dari whole grain yang kaya akan serat. Padahal, jenis crouton seperti ini tentu mengandung serat lebih tinggi dan baik untuk sistem cerna.

Kandungan nutrisi crouton

Dalam 14 gram crouton tawar, terdapat kandungan nutrisi berupa:
  • Kalori: 57,8
  • Lemak: 0,9 gram
  • Sodium: 99, 1 miligram
  • Karbohidrat: 10,4 gram
  • Serat: 0,7 gram
  • Protein: 1,7 gram
Sementara apabila crouton diolah dengan tambahan perasa, maka kandungan kalorinya bisa meningkat menjadi 66, ditambah lagi dengan lemak 2,6 gram, serta sodium yang lebih tinggi sekitar 189 miligram.Terkait indeks glikemiknya, tidak ada patokan pasti. Namun mengingat roti tawar memiliki indeks glikemik sekitar 73-77, artinya termasuk tinggi. Sementara roti gandum utuh memiliki indeks glikemik lebih rendah yaitu antara 72-76.Meski demikian, crouton mungkin memiliki kadar glikemik lebih rendah karena jenis lemak yang digunakan untuk menggorengnya turut berperan. Dampak mengonsumsinya terhadap kadar gula darah menjadi lebih perlahan, tidak serta-merta membuatnya melejit.

Manfaat konsumsi crouton

Perlu diingat bahwa sebagian besar crouton adalah olahan roti tawar yang tidak secara signifikan memberikan manfaat kesehatan. Namun, tentu akan lebih baik apabila bahan dasarnya adalah roti gandum utuh.Beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh di antaranya:

1. Sumber energi

Karbohidrat menjadi sumber utama energi ketika mengonsumsi crouton. Orang dewasa disarankan mengonsumsi karbohidrat sekitar 45-65% dari total kalori harian. Bukan hanya membuat tubuh berenergi untuk menjalankan aktivitas, jenis karbohidrat whole grain juga menyehatkan.

2. Baik untuk sistem pencernaan

Membuat sendiri crouton di rumah akan menambah kadar serat di dalamnya. Idealnya, orang dewasa mengonsumsi 25-34 gram serat setiap harinya bergantung pada jenis kelamin dan berat badan.Manfaat dari serat dapat mencegah konstipasi serta melancarkan buang air besar setiap harinya. Serat tidak larut air yang biasa ditemukan dalam whole grain juga sangat baik untuk kesehatan usus serta sistem cerna secara keseluruhan.

3. Mengurangi risiko penyakit

Semakin tinggi asupan whole grain, risiko mengalami penyakit jantung dan kanker pun berkurang. Bahkan, ada penelitian pada tahun 2016 yang menghubungkan konsumsi gandum utuh dengan menurunnya risiko kematian akibat penyakit.

4. Sumber vitamin dan mineral

Memang kandungan zat gizi mikro dari crouton tidak signifikan. Meski demikian, ada kandungan vitamin B berupa thiamin, riboflavin, niacin, dan asam folat di dalamnya.Selain itu, ada pula mineral berupa zat besi di dalamnya. Namun mengingat konsumsi crouton tidak mungkin terlalu banyak, maka asupan zat gizi mikro ini pun cukup terbatas.

Adakah risiko alergi?

Individu yang alergi terhadap gandum sebaiknya tidak mengonsumsi crouton. Biasanya, anak-anak lebih rentan mengalaminya. Namun ketika mereka menginjak usia remaja, alergi ini bisa hilang dengan sendirinya.Gejala alergi gandum yang mungkin muncul adalah ruam, mual, kram perut, muntah, diare, hidung berair, bersin, sakit kepala, hingga asma. Pada kasus yang lebih parah, ada kemungkinan terjadi anafilaksis.Untuk amannya, selalu lihat baik-baik keterangan pada kemasan crouton sebelum mengonsumsinya. Berdasarkan Food Allergen Labeling and Consumer Protection Act (FALCPA) tahun 2014, ada delapan alergen yang harus diberi label spesifik. Gandum adalah salah satunya.

Siapa yang harus waspada mengonsumsinya?

Meski sebagian besar orang tidak merasakan alergi ketika mengonsumsi crouton, tetap saja ada yang perlu berhati-hati memakannya. Utamanya, orang yang memiliki kondisi:
  • Penyakit celiac

Penderita celiac sebaiknya tidak mengonsumsi crouton yang mengandung gluten. Jangan salah, terkadang orang salah mengartikan alergi gandum dengan penyakit celiac. Padahal, kondisinya berbeda.
  • Sensitif terhadap gluten

Bagi yang sensitif terhadap gluten meski tidak menderita penyakit celiac, sebaiknya pilih jenis yang bebas gluten. Ada beberapa pilihannya yang tersedia di pasaran. Namun, perhatikan pula kemungkinan kontaminasi silang pada proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusinya.
  • Sensitif terhadap sodium

Jika Anda menambahkan crouton pada sup atau salad, ada kemungkinan kadar sodiumnya meningkat. Sebab, sebagian besar crouton mengandung garam tambahan. Bahkan, perasa seperti keju parmesan juga akan menambah kadar sodiumnya.Idealnya, konsumsi sodium bagi orang dewasa tidak lebih dari 2.300 miligram per harinya. Idealnya adalah 1.500 miligram terutama bagi orang dengan tekanan darah tinggi.

Crouton adalah bahan makanan yang sangat mudah dikonsumsi. Apabila Anda membeli yang dijual bebas di pasaran, itu bisa langsung dikonsumsi. Anda bisa menambahkannya pada salad atau sup. Tentu saja apabila Anda ingin menjadikan crouton sebagai makanan harian sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ahli gizi Anda terlebih dahulu.Jika ingin berdiskusi lebih lanjut seputar alternatif crouton dan resep salad yang sehat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan diethidup sehat
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/crouton-nutrition-facts-and-health-benefits-5077290
Diakses pada 10 Juli 2021
British Medical Journal. https://www.bmj.com/content/353/bmj.i3046
Diakses pada 10 Juli 2021
Fitday. https://www.fitday.com/fitness-articles/nutrition/healthy-eating/the-nutrition-of-croutons.html
Diakses pada 10 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait