Tak Sekadar Hiasan, Ini Manfaat Daun Cocor Bebek untuk Kesehatan


Cocor bebek merupakan tanaman hias yang ternyata menyimpan sejumlah manfaat, dari mulai mengobati diabetes hingga mencegah kanker. Hal ini tidak lepas dari zat yang terkandung di dalam tanaman tersebut.

(0)
23 Feb 2021|Rhandy Verizarie
manfaat daun cocor bebekManfaat daun cocor bebek ada banyak, dari obati diabetes hingga mencegah kanker
Bentuknya yang unik nan menawan menjadikan cocor bebek sebagai salah satu tanaman hias favorit. Namun, tahukah Anda jika ternyata tanaman ini juga menyimpan manfaat bagi kesehatan? Untuk lebih jelasnya, simak informasi mengenai manfaat cocor bebek berikut ini. 

Mengenal tanaman cocor bebek

Dilansir dari Centre for Agriculture and Bioscience International (CABI), cocor bebek adalah tanaman yang masuk ke dalam keluarga (famili) crassulaceae. Tanaman ini dapat ditemui di berbagai belahan dunia, mulai dari Australia, Myanmar, India, China, Madagaskar, hingga Jerman dan Amerika.Cocor bebek memiliki nama ilmiah Kalanchoe pinnata. Daunnya berwarna hijau tua dengan sisi yang bergerigi dan batang yang beruas empat. Di Indonesia, cocor bebek umum dibudidayakan sebagai tanaman hias.

Manfaat cocor bebek untuk kesehatan 

Selain berfungsi sebagai tanaman hias, daun cocor bebek dipercaya memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Hal ini karena cocor bebek mengandung sejumlah zat dan komponen lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh.Menurut penelitian dari International Journal of Research in Ayurveda and Pharmacy yang dirilis pada tahun 2011, tanaman ini diperkaya oleh zat yang bersifat antioksidan, antidiabetes, antialergi, antiradang, dan masih banyak lagi yang lainnya.Berikut ini manfaat tanaman cocor bebek bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Mengobati diabetes

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, cocor bebek mengandung zat yang bersifat antidiabetes. Zat ini berupa ekstrak hidroalkoholik Adanya kandungan zat tersebut membuat tanaman ini dipercaya dapat mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh pada pasien diabetes.Meski demikian, Anda yang tak memiliki diabetes pun bisa menjaga kadar gula tetap stabil dengan daun tanaman ini.

2. Menurunkan kolesterol

Manfaat selanjutnya dari tumbuhan yang kerap dijuluki sebagai ‘miracle plant’ alias ‘tanaman ajaib’ ini adalah menurunkan kadar kolesterol.Masih dari penelitian yang sama, mengonsumsi ekstrak hidroalkoholik daun cocor bebek sebanyak 500 mg/kg berat badan terbukti dapat menurunkan kadar low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol ‘jahat’ dan trigliserida darah.Pada saat yang sama, ekstrak daun tersebut akan meningkatkan kadar high-density lipoprotein alias kolesterol ‘baik’.

3. Mengatasi infeksi jamur

Mengatasi infeksi yang disebabkan oleh jamur—seperti pada kasus kandidiasis—juga menjadi salah satu khasiat dari tanaman cocor bebek.Menurut penelitian, ekstrak etanol pada daun tersebut efektif mengatasi kandidiasis di vagina yang disebabkan oleh spesies jamur, seperti:
  • Candida albicans
  • Candida glabrata
  • Candida tropicalis

4. Mencegah dan mengatasi peradangan

Peradangan (inflamasi) adalah satu dari sekian banyak masalah kesehatan umum. Ada bermacam-macam cara untuk mengatasi radang secara alami, salah satunya dengan mengonsumsi ekstrak tanaman cocor bebek.Manfaat cocor bebek untuk mencegah ataupun mengatasi peradangan ini telah diujicobakan dalam suatu penelitian yang melibatkan tikus sebagai objek, dan terbukti efektif.Sementara itu, penelitian tahun 2017 yang dirilis oleh Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research juga mengungkapkan bahwa kandungan ethyl acetate pada tanaman ini terbukti mampu menghambat perkembangan radang sendi (arthritis) pada tikus yang menderita lupus.Sayangnya, belum dapat dipastikan apakah efek yang sama juga berlaku untuk manusia. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efek tersebut pada manusia.

5. Mengatasi infeksi bakteri

Daun cocor bebek juga berkhasiat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri.Pasalnya, tanaman ini mengandung asam fumarat (fumaric acid). Merujuk pada tinjauan ilmiah tahun 2019, senyawa tersebut bersifat antibakteri. Untuk mendapatkan khasiatnya yang satu ini, Anda bisa merebus daun cocor bebek, kemudian minum air rebusan tersebut. Meski begitu, sebelum menggunakan cocor bebek untuk mengatasi infeksi bakteri pada tubuh, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

6. Mengobati luka

Khasiat ekstrak daun cocor bebek lainnya adalah mengobati luka. Penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak tanaman tersebut terbukti efektif menyembuhkan luka yang disebabkan oleh sayatan maupun insiden lainnya.Ini tak lain karena pada daun tersebut, terkandung senyawa berupa:
  • Flavonoid
  • Tanin
  • Saponin

7. Mencegah kanker

Merujuk pada penjelasan di awal, tanaman cocor bebek juga diperkaya oleh zat yang bersifat antioksidan.Adanya kandungan zat antioksidan tersebut menjadikan daun ini memiliki potensi dalam mencegah penyakit kanker.Dilansir dari Better Health Channel, asupan zat antioksidan yang mencukupi dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit berbahaya, termasuk kanker.Akan tetapi, perlu ada penelitian lebih lanjut untuk menguji tingkat keampuhan zat antioksidan dalam cocor bebek untuk mencegah kanker akibat radikal bebas.

8. Menurunkan tekanan darah

Khasiat cocor bebek yang tak kalah penting adalah menurunkan tekanan darah. Ini karena pada tanaman tersebut terkandung flavonoid.Menurut studi tahun 2015 yang dimuat dalam International Journal of Research in Ayurveda and Pharmacy, flavonoid terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi (hipertensi), sindrom metabolik, dan diabetes mellitus.

9. Mencegah infeksi virus

Di dalam daun cocor bebek terkandung senyawa kimia bernama Bufadienolida (Bufadienolides). Menurut penelitian, senyawa kimia tersebut terbukti dapat menghambat aktivitas Epstein-Barr virus (EBV).EBV sendiri merupakan jenis virus herpes yang menjadi penyebab utama dari penyakit demam kelenjar atau mononukleosis. Akan tetapi, virus ini juga bisa memicu penyakit yang lebih berbahaya, yakni kanker.Dikutip dari MD Anderson Cancer Center, University of Texas, EBV dapat menyebabkan sejumlah jenis kanker, yaitu:
  • Limfoma Burkitt
  • Limfoma Hodgkin & non-Hodgkin
  • Kanker lambung

10.  Mencegah reaksi alergi

Dalam suatu penelitian yang melibatkan tikus sebagai objek, ditemukan bahwa ekstrak daun cocor bebek beserta flavonoid yang terkandung di dalamnya efektif mencegah terjadinya reaksi alergi berupa syok anafilaksis.Syok anafilaksis adalah kondisi ketika reaksi alergi parah yang sudah memengaruhi berbagai sistem organ tubuh. Tidak seperti reaksi alergi lainnya seperti kulit gatal atau bersin-bersin, syok anafilaksis bisa mengancam nyawa.

11. Mengatasi masalah kulit

Manfaat lainnya dari ekstrak daun cocor bebek adalah mengatasi sejumlah masalah kulit.Lagi-lagi, hal ini dikarenakan adanya kandungan asam fumarat.Menurut tinjauan ilmiah tahun 2016, asam fumarat kerap digunakan untuk mengobati permasalahan kulit, seperti:
  • Psoriasis
 
  • Sarcoidosis
  • Necrobiosis
 

12. Menjaga kesehatan tulang dan sistem saraf

Daun cocor bebek mengandung kalsium. Kendati belum diketahui efektivitas kandungan kalsium di dalam tanaman tersebut, ada potensi manfaat yang bisa didapat, yakni yang berkaitan dengan manfaat kalsium.Kalsium adalah mineral yang memiliki sejumlah manfaat. Membantu pertumbuhan sekaligus menjaga kesehatan dan kekuatan tulang menjadi manfaat utama dari kalsium.Selain itu, kalsium juga berfungsi untuk merawat kesehatan sistem saraf, jantung, dan otot-otot tubuh.

Catatan dari SehatQ

Sebagian besar manfaat daun cocor bebek di atas memang sudah terbukti secara ilmiah. Kendati , demikian, penelitian yang ada belum bisa dijadikan acuan dikarenakan objek penelitiannya yang masih berupa hewan. Oleh sebab itu, sebaiknya tetap gunakan obat atau suplemen yang sudah teruji secara klinis. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai hal ini.Anda juga bisa menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mendapat saran terbaik terkait manfaat cocor bebek maupun tanaman herbal lainnya. Download aplikasi SehatQ gratis sekarang juga di App Store dan Google Play.
herbalhidup sehattanaman obat
Better Health Channel, Victoria State Government. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/antioxidants#:~:text=A%20diet%20high%20in%20antioxidants,be%20studied%20around%20the%20world Diakses pada 8 Februari 2021Centre for Agriculture and Bioscience International (CABI). https://www.cabi.org/isc/datasheet/29328 Diakses pada 8 Februari 2021MD Anderson Cancer Center, University of Texas. https://www.mdanderson.org/publications/focused-on-health/7-viruses-that-cause-cancer.h17-1592202.html#:~:text=There%20are%20several%20oncoviruses%2C%20or,vaccine%20for%20Epstein%2DBarr%20virus Diakses pada 8 Februari 2021Nutrition Reviews. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26491142/ Diakses pada 9 Februari 2021Repository Unmul. https://repository.unmul.ac.id/bitstream/handle/123456789/1905/file_1011900304.pdf?sequence=1&isAllowed=y Diakses pada 8 Februari 2021Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/268347927_The_miracle_plant_Kalanchoe_pinnata_A_phytochemical_and_pharmacological_review Diakses pada 8 Februari 2021Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/fumaric-acid%23:~:text%3DFumaric%2520acid%2520esters%2520are%2520used,disseminated%2520granuloma%2520annulare%2520%255B4%255D&sa=D&source=editors&ust=1612887357825000&usg=AOvVaw3c0Tqjxg5I4rPSXqunSnc2 Diakses pada 8 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait