Manfaat Bunga Kantil, Ternyata Juga Bisa Atasi Plak Gigi

(0)
15 Sep 2020|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu manfaat bunga kantil adalah mengatasi radang gusi.Bunga kantil ternyata bisa meringankan radang gusi.
Bunga kantil yang dinyatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebagai flora identitas Jawa Tengah, bisa dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini memang tumbuh subur di dataran rendah maupun dataran tinggi beriklim tropis. Manfaat bunga kantil bagi kesehatan dan kecantikan juga sebenarnya dimanfaatkan oleh masyarakat.Jadi, Anda jangan langsung bergidik takut ketika mendengar nama bunga kantil disebut. Ternyata, bunga kantil sebenarnya tidak bersifat gaib atau mistis, seperti yang mungkin sering Anda dengar selama ini. Untuk meyakinkan Anda, berikut ini penjelasan mengenai berbagai manfaat bunga kantil.

Manfaat bunga kantil untuk kesehatan

Bunga kantil dipercaya mampu meredakan radang gusi.
Masih satu kerabat dengan bunga cempaka, bunga kantil ini memiliki nama latin Magnolia champaca atau Michelia champaca. Warnanya pun tak hanya putih, melainkan juga merah, kuning, dan oranye. Bunga ini memiliki panjang sekitar 2-4,5 cm dan sangat wangi.Bunga kantil ini sering menjadi bagian dalam sesajen ritual keagamaan dan kebudayaan di Tanah Air. Namun sebenarnya, ada berbagai manfaat kesehatan dari bunga yang kaya akan minyak atsiri atau essential oil ini.Berikut ini manfaat bunga kantil bagi kesehatan.

1. Mengatasi radang gusi (gingivitis):

Mengunyah permen karet maupun menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung ekstrak bunga kantil, bisa mengurangi perdarahan maupun pembengkakan akibat radang gusi.

2. Meredakan kecemasan:

Berdasarkan penelitian, penggunaan produk tertentu dengan ekstrak bunga kantil dan phellodendron, mampu mengurangi perasaan negatif akibat gangguan kecemasan yang bisa muncul karena stres. Namun, penggunaannya tidak bisa meredakan gangguan kecemasan dalam jangka panjang.

3. Mengurangi plak gigi:

Menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung ekstrak bunga kantil serta xylitol, bisa mengurangi sedikit plak gigi.

4. Meringankan gejala menopause:

Sebuah penelitian tahap awal membuktikan, mengonsumsi produk tertentu yang mengandung bunga kantil, kedelai, dan bahan alami lainnya, mampu meringankan gejala menopause berupa hot flashes. Selain itu, kualitas tidur pun akan meningkat. Manfaat tersebut tidak akan dirasakan jika Anda hanya mengonsumsi kedelai.

5. Membantu menurunkan berat badan:

Sejumlah penelitian memperlihatkan, para perempuan dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi kombinasi ekstrak bunga kantil dan phellodendron, tidak mengalami peningkatan bobot sebanyak wanita yang tidak mengonsumsinya.Kelompok perempuan yang mengonsumsi ekstrak bunga kantil dan phellodendron tersebut, makan lebih sedikit kalori. Mungkin, hal tersebut merupakan efek dari bunga kantil yang dipercaya mampu mengurangi stres akibat gangguan makan.

Gangguan kesehatan lain yang bisa diatasi dengan bunga kantil

Bunga kantil juga dipercaya mampu memudarkan flek hitam.
Selain mengatasi radang gusi, meredakan kecemasan, mengurangi plak gigi, meringankan gejala menopause, serta membantu menurunkan berat badan, manfaat bunga kantil pun dipercaya mampu meringankan gangguan kesehatan lainnya berikut ini:
  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Gangguan pencernaan
  • Sakit gigi
  • Kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Flek hitam di wajah
  • Sakit gigi

Perhatikan ini sebelum menggunakan bunga kantil untuk atasi gangguan kesehatan

Bagi kebanyakan orang, bunga kantil aman dikonsumsi, maupun digunakan dalam bentuk pasta gigi dalam jangka pendek. Bunga kantil umumnya aman dikonsumsi selama setahun dan dipakai dalam odol hingga enam bulan. Beberapa orang berisiko mengalami alergi ketika mengoleskan produk yang mengandung bunga kantil ke kulit.

1. Peringatan untuk bumil dan busui

Mengonsumsi kuntum bunga kantil selama kehamilan tidaklah aman. Ada sejumlah laporan yang menyebutkan, mengonsumsi bunga kantil berisiko memicu kontraksi rahim, yang berujung pada keguguran. Selain itu, belum ada temuan signifikan mengenai efek penggunaan bunga kantil selama masa menyusui.Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan bunga kantil selama masa kehamilan maupun menyusui, untuk menghindari efek samping tersebut.

2. Peringatan untuk pasien yang akan menjalani operasi

Bunga kantil bisa memengaruhi respons sistem saraf pusat. Penggunaannya, apabila diikuti dengan pemberian anestesi maupun obat-obatan lain selama maupun sesudah operasi, bisa menurunkan kemampuan sistem saraf pusat secara drastis.Selain itu, bunga kantil pun berisiko menghambat proses pembekuan darah, selama dan setelah operasi. Oleh karena itu, jangan gunakan bunga kantil dua minggu sebelum Anda menjalani operasi apapun.

Catatan dari SehatQ

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas manfaat bunga kantil bagi kesehatan. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami berbagai gangguan kesehatan, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
herbalhidup sehatbunga mawar
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. http://muspera.menlhk.go.id/Artikel/arboretum/5
Diakses pada 2 September 2020
NParks Flora & Fauna Web. https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/3/0/3025
Diakses pada 2 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-188/magnolia
Diakses pada 2 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait