Manfaat Buah Rambutan yang Lebih Manis dari Rasanya


Manfaat buah rambutan terbukti baik untuk kesehatan. Bahkan, khasiatnya berpotensi mampu mengurangi risiko berbagai penyakit.

0,0
18 Oct 2019|Anita Djie
Manfaat buah rambutan bagi kesehatan telah terbuktiManfaat buah rambutan bagi kesehatan sayang jika dilewatkan
Manfaat buah rambutan (Nephelium lappaceum) terbukti baik untuk kesehatan tubuhRambutan identik dengan kulitnya yang merah dan bulu-bulu yang mengelilinginya. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat buah ini disukai oleh sebagian besar orang.Di luar dari rasa manisnya, ada juga sebagian orang yang mungkin tidak menyukai buah rambutan karena bentuknya yang tidak sedap dipandang.Bagi Anda termasuk kalangan yang tak suka wujud buah rambutan, Anda mungkin bisa tetap mempertimbangkan mengonsumsi buah ini karena ada banyak manfaatnya yang baik untuk kesehatan!

Kandungan buah rambutan

Dikutip dari Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram rambutan, ada kandungan berupa:
  • Air: 80,5 gram
  • Kalori: 69 kkal
  • Protein: 0,9 gram
  • Karbohidrat: 18, 1 gram
  • Serat: 0,8 gram
  • Kalsium: 16 mg
  • Fosfor: 16 mg
  • Zat besi: 0,5 mg
  • Natrium: 16 mg
  • Kalium: 104,2 mg
Tidak hanya itu, kandungan vitamin buah rambutan juga terdiri dari vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, dan folat.

Manfaat buah rambutan untuk kesehatan

Tak hanya rasa yang manis, rambutan juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Sayang jika Anda tidak mengonsumsi buah rambutan hanya karena bentuk kulitnya yang aneh.Padahal, banyak sekali manfaat makan rambutan yang layak untuk Anda pertimbangkan. Beberapa khasiat buah rambutan meliputi:

1. Membantu dalam menurunkan berat badan

Buah rambutan berpotensi menurunkan kolesterol
Ingin meraih bobot tubuh ideal? Coba konsumsi buah-buahan rendah kalori, seperti rambutan. Selain rendah kalori, rambutan juga tinggi serat.Sebanyak 100 gram buah rambutan hanya mengandung 75 kalori. Karena itu, Anda bisa menjadikan buah rambutan sebagai camilan sehat.Kandungan serat dalam buah rambutan juga dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Sementara kandungan airnya mampu menjaga agar Anda terhindar dari dehidrasi.

2. Menurunkan kolesterol

Riset pada tikus yang mengalami diabetes pada jurnal Nutrients, menunjukkan bahwa manfaat buah rambutan dalam mengurangi tingkat kolesterol terletak pada ekstrak kulitnya. Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat yang satu ini pada manusia.

3. Mengurangi risiko terkena kanker

Salah satu manfaat buah rambutan adalah mencegah diabetes
Walau butuh penelitian lebih luas, dikutip dari jurnal Applied Biochemistry and Biotechnology, salah satu manfaat buah rambutan adalah berpotensi menghambat penyebaran dan pertumbuhan sel kanker. Kebaikan ini muncul berkat senyawa volatil dan monoterpene lactone yang ada di dalamnya. Selain itu, buah rambutan mengandung antioksidan yang menangkal radikal bebas pemicu kerusakan sel pada kanker.

4. Mencegah diabetes

Riset tertentu pada tikus yang dimanipulasi sehingga memiliki diabetes juga menemukan bahwa manfaat buah rambutan bisa mencegah kencing manis. Ekstrak kulit rambutan disinyalir berpotensi meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin.Meski begitu, manfaat rambutan ini pun membutuhkan riset-riset lanjutan untuk meneliti apakah efeknya juga akan sama pada tubuh manusia atau tidak.

5. Memberikan beragam nutrisi dan kaya antioksidan

Meskipun kecil, buah rambutan memiliki kandungan nutrisi yang beragam. Anda bisa mendapatkan serat yang penting untuk pencernaan dengan mengonsumsi buah rambutan.Tidak hanya serat, vitamin dalam buah rambutan berupa vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh dan berperan sebagai antioksidan. Jadi, baik untuk kesehatan tubuh.Buah rambutan dapat pula dijadikan alternatif sumber senyawa tembaga yang diperlukan untuk pertumbuhan sel-sel tubuh.

6. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Buah rambutan bisa dikonsumsi untuk melancarkan pencernaan
Manfaat buah rambutan dalam melancarkan pencernaan terletak pada kandungan seratnya yang tinggi. Dengan ini, buah rambutan mampu mengurangi risiko sembelit dan bisa menjadi sumber makanan bagi bakteri baik dalam sistem cerna.

7. Melawan infeksi

Dari jurnal Nutrients pada riset yang berbeda, kekurangan asupan vitamin C berpotensi membuat Anda lebih rentan untuk terkena infeksi tertentu. Anda bisa mencegah kondisi ini dengan menyantap buah rambutan.Buah rambutan mengandung vitamin C yang membantu meningkatkan produksi sel darah putih sehingga berkontribusi dalam menciptakan manfaat buah rambutan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.

8. Berpotensi sebagai antiinflamasi

Selain berpotensi mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh dan mencegah diabetes, dari jurnal Molecules memaparkan biji rambutan juga diduga  bisa dijadikan agen antiperadangan. Ini berarti, ekstraknya dapat mencegah berbagai penyakit kronis akibat inflamasi yang berlebihan dalam tubuh. Tetapi khasiat rambutan ini masih terus diteliti agar terbukti akurat.

9. Dapat mencegah penuaan

Uji laboratorium terbitan Anais da Academia Brasileira de Ciencias menyebutkan, ekstrak biji dan kulit rambutan juga memiliki kemungkinan sebagai terapi untuk mencegah penuaan. Namun manfaat buah rambutan ini masih dalam proses penelitian.

10. Meningkatkan kesehatan jantung

Manfaat rambutan terbukti baik untuk menjaga jantung. Sebab, buah rambutan kaya akan kalium agar tekanan tetap stabil sehingga terhindar dari hipertensi. Dalam hal ini, kalium membantu mengeluarkan natrium penyebab darah tinggi melalui urine.Selain itu, rambutan juga mengandung antioksidan yang melindungi Anda dari beragam risiko penyakit jantung hingga stroke.

11. Menjaga kesehatan tulang

Siapa sangka, khasiat buah rambutan terbukti baik agar tulang tetap sehat? Ya, rambutan memiliki beberapa mineral penyusun tulang agar tetap padat, yakni kalsium dan fosfor.Selain itu, dikutip dari riset terbitan Osteoporosis International, kandungan kaliumnya mampu mengurangi kadar keasaman pada tubuh dan menurunkan risiko kehilangan kalsium pada tulang. Efeknya, kepadatan mineral tulang pun tetap terjaga.

12. Baik untuk ibu hamil

Walaupun ada banyak rumor rambutan akan membahayakan kehamilan, justru rambutan terbukti baik untuk ibu hamil dan janinnya.Kandungan vitamin C-nya membantu mengurangi risiko infeksi pada ibu hamil. Selain itu, rasanya manis, sedikit asam, dan segar mampu mengurangi morning sickness.Kalsium dan mineral lainnya baik untuk pertumbuhan tulang dan otot janin.

Di balik manfaat buah rambutan bagi kesehatan

Terdapat banyak manfaat buah rambutan yang bisa Anda dapatkan dari daging, biji, ataupun kulitnya. Daging buah rambutan secara umum aman untuk dikonsumsi. Tapi bagi Anda yang memiliki alergi terhadap buah rambutan atau lateks, sebaiknya menghindari konsumsi buah ini.Sementara itu, biji dan kulit rambutan tidak bisa dikonsumsi begitu saja, bahkan bisa bersifat racun bagi manusia. Penelitian akan manfaat biji dan kulit buah rambutan masih terus dilanjutkan.Apabila memiliki kondisi medis tertentu, Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum mengonsumsi buah rambutan. Langkah ini dilakukan agar manfaat buah rambutan bisa Anda peroleh secara optimal.

Benarkah rambutan menyebabkan batuk?

Lantas, benarkah bila rambutan membuat Anda batuk? Sejauh ini, belum ada penelitian yang membuktikan kebenarannya.Tak dapat dipungkiri, rambutan mengandung gula yang cukup tinggi dan memicu batuk. Namun, efek ini hanya berlaku untuk beberapa orang.Anda harus ingat, pastikan Anda tidak mengonsumsi kulit rambutan. Penelitian pada hewan memaparkan bahwa kulit rambutan justru menyebabkan keracunan.

Catatan dari SehatQ

Manfaat buah rambutan terbukti berpotensi mengurangi risiko beragam penyakit. Meski demikian, Anda tetap harus menerapkan pola hidup sehat agar khasiatnya bisa Anda dapatkan.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait manfaat makan buah maupun makanan sehat lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
diabetesmakanan sehatkolesterolmenurunkan berat badanantioksidanbuah dan sayuran
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/rambutan#nutrition
Diakses pada 18 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28538817
Diakses pada 18 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5579595/
Diakses pada 18 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6257335/
Diakses pada 18 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29099763
Diakses pada 18 Oktober 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25820360
Diakses pada 18 Oktober 2019
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/rambutan-nutrition-facts-4690810
Diakses pada 18 Oktober 2019
Data Komposisi Pangan Indonesia. https://www.panganku.org/id-ID/view
Diakses pada 11 Agustus 2021
The American Heart Association. https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/changes-you-can-make-to-manage-high-blood-pressure/how-potassium-can-help-control-high-blood-pressure
Diakses pada 11 Agustus 2021
Osteoporosis International. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28093633/
Diakses pada 11 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait