Buah Merah dari Papua Punya 5 Khasiat yang Baik untuk Kesehatan

(0)
Buah merah dari Papua berkhasiat menyembuhkan beragam penyakitBuah merah dari Papua bermanfaat bagi kesehatan
Buah merah adalah buah khas dari Papua, yang juga tersebar hingga Papua Nugini. Buah merah dari Papua ini memiliki dari 30 jenis buah yang semuanya termasuk dalam keluarga pandan. Buah ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena banyak orang ingin mendapatkan manfaat hebatnya.Menurut sejumlah penelitian, buah khas Papua ini tinggi kandungan senyawa aktif yang baik untuk kesehatan. Penasaran?

Manfaat buah merah dari Papua untuk kesehatan tubuh

Menurut BPTP Papua dari Kementerian Pertanian, buah merah panjang dan buah merah pendek adalah dua jenis buah merah yang paling umum beredar di pasaran. Buah ini disebut dengan nama kuansu oleh masyarakat Wamena di Papua. Biasanya, buah kuansu yang dijual secara komersil sudah lebih dulu diolah menjadi ekstrak cair yang siap minum.Berikut ini adalah manfaat yang bisa didapat dari buah merah.

1. Bersifat antikanker

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada menemukan, buah kuansu menunjukkan potensi sebagai antikanker pada jenis kanker serviks, kanker payudara, dan kanker usus besar.
Buah merah efektif mengurangi kanker usus besar
Secara khusus, studi ini melaporkan manfaat antikanker dari buah merah lebih besar efeknya pada kanker usus besar dan kanker leher rahimEkstrak buah merah dari Papua mengandung senyawa hexadecanoic acid dan 9-octadecanoic acid yang mematikan sel asing dan sel tua dan tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Termasuk juga sel kanker.Tidak hanya itu, buah merah juga ditunjukkan mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian terbitan Journal of Agro-Based Industry menunjukkan, kandungan beta-cryptoxanthin pada buah merah dari Papua menunjukkan manfaat untuk mencegah kanker paru-paru.Beta-cryptoxanthin dilaporkan mampu menghambat peningkatan jumlah sel kanker paru-paru.

2. Mencegah penyakit aterosklerosis

Manfaat buah merah yang didapat adalah kandungan antioksidan yang tinggi.Penelitian yang diterbitkan Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research menunjukkan, antioksidan yang ada pada buah merah adalah beta-karoten, tokoferol, dan asam lemak tak jenuh. Kombinasi antioksidan ini membantu tubuh terhindar dari risiko penyakit aterosklerosis.
Buah merah menurunkan risiko penyakit aterosklerosis
Penelitian lain dari World Journal of Cardiology memaparkan, asupan antioksidan seperti polifenol, beta-karoten dan likopen seperti yang terkandung dalam buah merah menunjukkan penurunan risiko aterosklerosis.Pasalnya, kandungan antioksidan ini mampu mencegah peningkatan kolesterol jahat yang menyumbat dinding arteri.

3. Terhindar dari risiko macular degeneration

Penelitian yang diterbitkan Nutrition Reviews menunjukkan, orang yang kekurangan nutrisi beta-cryptoxanthin sebagai provitamin A lebih berisiko terkena gangguan mata macular degeneration
Gangguan macular bisa dicegah dengan buah merah Papua
Pada penderita macular degeneration, salah satu bagian mata yang menerima cahaya mengalami penyusutan. Gangguan mata ini bisa memengaruhi penglihatan dan bisa menyebabkan kebutaan. Buah merah dari Papua mengandung beta-cryptoxanthin yang memiliki manfaat untuk membantu memenuh asupan beta-cryptoxanthin harian Anda.

4. Mencegah risiko katarak

Manfaat buah merah lainnya untuk kesehatan mata adalah mengurangi risiko terkena penyakit mata katarak. Hal ini dikarenakan buah kuansu mengandung tokoferol.
Tokoferol pada buah merah mampu mencegah katarak
Pada penelitian yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, pemberian asupan tokoferol terbukti lebih mengurangi risiko kemunculan katarak daripada tidak diberikan tokoferol.

5. Menurunkan gula darah

Buah merah dari Papua juga mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Sebab, kandungan antioksidan pada buah kuansu mampu menjaga sel dari kerusakan pankreas.
Pankreas terlindung dari radikal bebas karena buah merah
Dalam tubuh, pankreas berfungsi menghasilkan hormon insulin yang berguna untuk mengontrol gula darah. Hal ini pun dibuktikan dengan penelitian yang diterbitkan pada Journal of the Medical Sciences.Hasil penelitian ini menunjukkan, buah merah mampu menurunkan gula darah secara drastis. Penurunannya bahkan sebanding dengan obat diabetes pada umumnya.Namun, penelitian ini masih diujicobakan terbatas pada tikus.

Catatan dari SehatQ

Manfaat buah merah dari Papua sudah banyak terbukti untuk menjaga kesehatan karena kaya akan antioksidan.Antioksidan mampu mencegah kerusakan sel-sel tubuh akibat radikal bebas yang berkaitan dengan berbagai risiko penyakit kronis seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung.Namun, perlu diingat, penelitian yang ada mengenai manfaat buah merah dari Papua sampai saat ini belum sepenuhnya diujicobakan kepada manusia. Masih perlu penelitian lebih lanjut dalam skala yang lebih besat untuk membuktikan keabsahan manfaat buah kuansu pada manusia.Harus Anda ingat juga bahwa buah ini tidak menggantikan obat dokter.Jika Anda memiliki penyakit seperti yang telah disebutkan, temui dokter untuk penanganan segera. Konsultasikan juga hal-hal yang berkaitan dengan konsumsi buah merah.
katarakkanker usus besarantioksidan
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Kementerian Pertanian. http://papua.litbang.pertanian.go.id/index.php/layanan/taman-agroinovasi/538-plasmanutfah-4 (Diakses pada 10 September 2020)Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada. https://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=349 (Diakses pada 10 September 2020)Journal of Agro-Based Industry. http://ejournal.kemenperin.go.id/ihp/article/view/2627/2050 (Diakses pada 10 September 2020)Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research. https://innovareacademics.in/journals/index.php/ajpcr/article/download/26579/14453 (Diakses pada 10 September 2020)Nutrition Reviews. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4892306/#nuv064-B160 (Diakses pada 10 September 2020)Web MD. https://www.webmd.com/eye-health/macular-degeneration/age-related-macular-degeneration-overview (Diakses pada 10 September 2020)The American Journal of Clinical Nutrition. https://academic.oup.com/ajcn/article/69/2/272/4694148 (Diakses pada 10 September 2020)Journal of the Medical Sciences. https://jurnal.ugm.ac.id/bik/article/view/298 (Diakses pada 10 September 2020)Diabetes.co.uk. https://www.diabetes.co.uk/body/pancreas-and-diabetes.html (Diakses pada 10 September 2020)
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait