Tak Hanya Manis, Inilah 8 Manfaat Buah Kelengkeng untuk Kesehatan

Manfaat buah kelengkeng bermacam-macam, bahkan juga untuk kecantikan
Buah Lengkeng disinyalir memiliki banyak manfaat bagi kesehatan hingga kecantikan

Siapa yang tidak tahu buah kelengkeng? Buah kecil ini banyak digemari oleh orang karena rasanya yang manis dan lezat.

Lengkeng dapat dimakan langsung, dijadikan jus, smoothie, es buah, puding ataupun berbagai olahan lainnya. Bahkan terdapat beragam manfaat buah kelengkeng yang bisa Anda dapatkan.

Manfaat buah kelengkeng

Kelengkeng adalah buah berbentuk bulat dengan daging berwarna putih yang manis dan berair. Dalam buah lengkeng juga terdapat biji kecil yang bundar berwarna hitam. Buah ini mirip dengan leci, namun memiliki kulit yang cukup keras berwarna kuning kecoklatan.

Buah kelengkeng merupakan buah yang rendah kalori dan karbohidrat, bahkan tidak mengandung lemak. Semangkuk kecil lengkeng segar hanya mengandung 17 kalori dan 4 gram karbohidrat. Namun, lengkeng kering memiliki kalori dan karbohidrat yang lebih tinggi, dengan semangkuk kecilnya memiliki kandungan 80 kalori dan 21 gram karbohidrat.

Lengkeng juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Semangkuk kecil lengkeng segar menyediakan hampir 40 persen dari konsumsi harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan tulang, pembuluh darah, dan kulit.

Selain itu, buah kelengkeng memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Berbagai manfaat buah kelengkeng, di antaranya:

  • Membantu diet

Jumlah kalori, lemak, dan karbohidrat yang rendah dalam kelengkeng membuatnya baik untuk dikonsumsi jika Anda sedang menjalani diet rendah kalori. Jadi, Anda pun tidak perlu khawatir saat mengonsumsinya.

  • Melancarkan pencernaan

Lengkeng mengandung serat yang dapat membantu melunakkan tinja dan melancarkan gerakan usus. Selain itu, serat yang terkandung dalam kelengkeng juga mampu meningkatkan kesehatan usus dan menurunkan kolesterol.

  • Melawan radikal bebas

Selain serat, kelengkeng juga mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan yang ada dapat membantu melawan radikal bebas di tubuh yang bisa merusak sel-sel sehat dan menyebabkan penyakit.

  • Mengurangi stres

Lengkeng memiliki antioksidan (polifenol) yang tinggi. Senyawa polifenol, seperti asam galat, dapat menghilangkan radikal bebas penyebab stres. Selain itu, kelengkeng juga memiliki senyawa bioaktif yang dapat mencegah insomnia dan kecemasan.

  • Mengurangi peradangan

Banyaknya vitamin B dan vitamin C yang terkandung dalam kelengkeng dapat membantu penyembuhan dan mengatasi kondisi peradangan kronis, seperti edema, GERD, penyakit iritasi usus, alergi kulit, luka, psoriasis, dan penyakit crohn.

  • Menyehatkan kulit

Mengonsumsi antioksidan kuat yang terkandung dalam buah kelengkeng dapat membuat kulit Anda nampak bersih, cerah, dan bening. Selain itu, kelengkeng juga mampu mengurangi risiko terkena fotosensitivitas (alergi matahari) atau kanker kulit.

  • Mencegah penuaan

Vitamin C dengan jumlah tinggi yang terdapat dalam kelengkeng memiliki peran penting untuk sintesis kolagen yang dapat menjaga kulit tetap kencang dan sehat.

Selain itu, kandungan vitamin B, C, dan antioksidan yang terdapat dalam buah ini juga memiliki sifat antipenuaan, dan dapat mengurangi kulit kering, retak, atau terkelupas.

  • Mencegah anemia

Dalam kelengkeng terdapat sejumlah kecil zat besi yang dapat membantu merangsang produksi sel merah dan meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini akan membantu Anda terhindar dari anemia.

Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai berbagai manfaat buah kelengkeng ini. Akan tetapi, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba.

Perhatikan hal ini sebelum mengonsumsi buah kelengkeng

Pastikan Anda mengonsumsi buah kelengkeng secukupnya, jangan berlebihan karena dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping yang tak diinginkan. Sejauh ini, tidak banyak informasi mengenai dampak negatif buah kelengkeng, namun ada kemungkinan seseorang bisa mengalami alergi kelengkeng meski sangat rendah.

Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi kelengkeng kaena kandungan gulanya. Rasa lengkeng yang manis mungkin dapat meningkatkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes.

Sementara itu, jika ibu hamil ingin mengonsumsi kelengkeng, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter. Sebab, terdapat anggapan bahwa kelengkeng, leci, nanas, dan mangga dapat meningkatkan panas dalam tubuh yang bisa menimbulkan masalah pada janin atau saat melahirkan.

Jika Anda memiliki masalah pencernaan, sebaiknya hindari mengonsumsi kelengkeng karena dikhawatirkan akan memperburuk gejala yang ada, seperti diare, kram, muntah atau sembelit. Segera periksakan diri Anda pada dokter jika terjadi gejala tak biasa setelah mengonsumsi buah kelengkeng.

Healthline. https://www.healthline.com/health/longan-fruit-vs-lychee-benefits#uses
Diakses pada 24 Oktober 2019

Style Craze. https://www.stylecraze.com/articles/top-10-amazing-health-benefits-of-longan/#gref
Diakses pada 24 Oktober 2019

Organic Facts. https://www.organicfacts.net/longan-fruit.html
Diakses pada 24 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed