Manfaat Buah Duwet: Dipercaya Obati Diabetes Hingga Baik untuk Pencernaan

(0)
26 Sep 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat buah duwet yang paling populer adalah mengobati diabetesBuah duwet atau jamblang dipercaya punya banyak manfaat kesehatan
Buah duwet atau buah jamblang (Syzygium cumini) merupakan buah yang banyak ditemukan di kawasan Asia Selatan, seperti India, Bangladesh, Pakistan, dan Sri Lanka. Tidak hanya itu, buah ini juga cukup populer pada sejumlah daerah di Indonesia.Buah duwet juga dikenal dengan banyak nama, seperti jamblang, jambolan, plum hitam, plum jawa, hingga blackberry Indian. Buah ini sekilas terlihat mirip dengan buah anggur hitam, tetapi sebenarnya buah duwet termasuk dalam jenis suku jambu-jambuan.Selain dikonsumsi, buah duwet banyak digunakan dalam pengobatan herbal atau tradisional sejak dahulu. Ada banyak penyakit yang diklaim dapat disembuhkan dengan menggunakan buah duwet, tetapi yang paling populer adalah khasiat buah ini dalam mengatasi penyakit diabetes.

Kandungan buah duwet

Hampir semua bagian pada pohon buah duwet memiliki kandungan nutrisi dan fitokimia yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Kandungan nutrisi pohon duwet paling banyak terdapat pada bagian buahnya.Buah duwet mengandung protein, lemak, serat kasar, karbohidrat, vitamin A, vitamin B, kalsium, magnesium, zat besi, dan berbagai mineral lainnya. Buah ini juga memiliki kandungan rafinosa, glukosa, fruktosa, asam sitrat, asam galat, serta antosianin sebagai pigmen pewarna kulit buah duwet.

Manfaat buah duwet

Pemanfaatan buah duwet dalam pengobatan tradisional telah dilakukan sejak dahulu. Berikut adalah sejumlah manfaat buah duwet yang dipercaya oleh banyak orang.

1. Baik untuk pencernaan

Buah duwet dipercaya dapat mendinginkan dan menjadi astringen untuk usus. Buah ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati diare kronis dan gangguan pencernaan lainnya.Tidak hanya itu, buah duwet juga bermanfaat untuk menghilangkan bau mulut, hingga bersifat diuretik dan antidiabetik.

2. Mengontrol diabetes

Buah duwet telah lama dimanfaatkan untuk mengobati diabetes dan komplikasinya. Salah satunya pada pengobatan tradisional India.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa biji buah duwet dapat digunakan untuk mengontrol diabetes melitus karena mengandung kalsium, kalium, kromium, mangan, tembaga, dan zinc yang berperan dalam meningkatkan kinerja insulin.  Walaupun biji dan batangnya bermanfaat, belum ada penelitian yang menunjukkan manfaat dari daging buah duwet dapat menurunkan kadar gula dalam darah.

3. Sumber antioksidan

Sejumlah senyawa antioksidan juga ditemukan dalam buah duwet. Antioksidan berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan degenerasi sel dan meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya.

Efek samping buah duwet

Buah duwet cenderung aman bagi kebanyakan orang jika dikonsumsi secara wajar. Sejauh ini, belum ada efek samping membahayakan yang dilaporkan setelah konsumsi daging buah duwet.Meski demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat mengonsunsi buah duwet, termasuk ekstrak buah, biji, daun, atau kulit kayunya.
  • Belum ada informasi yang dapat dipercaya terkait keamanan ekstrak duwet pada saat hamil dan menyusui. Hindari konsumsi buah duwet secara berlebihan atau dalam bentuk ekstrak/suplemen/teh yang tidak diketahui keamanannya bagi ibu hamil dan menyusui.
  • Sebaiknya pantau kadar gula darah secara cermat saat mengonsumsi ekstrak duwet, khususnya ekstrak biji dan kulit dahan duwet.
  • Karena adanya kemungkinan ekstrak biji dan kulit dahan duwet menurunkan kadar gula dalam darah, sebaiknya hentikan konsumsi ekstrak duwet dua minggu sebelum jadwal operasi. Ada beberapa kekhawatiran terkait kemungkinan gangguan kontrol gula darah selama dan setelah operasi.
Apabila Anda tertarik untuk mengonsumsi buah duwet, Anda bisa mencarinya dengan mudah di berbagai toko daring. Ingat, jangan konsumsi buah ini secara berlebihan untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan.  
diabetesbuah dan sayuran
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3609276/#b39
Diakses 14 September 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3609276/
Diakses 14 September 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5855670/
Diakses 14 September 2020
Pubmed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16580220/
Diakses 14 September 2020
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-530/jambolan
Diakses 14 September 2020
Health Benefit Times. https://www.healthbenefitstimes.com/black-plum/
Diakses 14 September 2020
Universitas Sanata Dharma. http://repository.usd.ac.id/9553/1/138114001.pdf
Diakses 14 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait