5 Manfaat Bernyanyi Bisa Cegah Depresi dan Perbaiki Mood

Bernyanyi baik bagi kesehatan mental
Bernyanyi bersama memberikan manfaat bagi kesehatan mental

Ada banyak penelitian yang menyebut manfaat bernyanyi sangat baik terutama untuk kesehatan mental. Utamanya, ketika bernyanyi dilakukan bersama-sama dengan orang lain dalam satu kelompok. Rupanya, manfaat menyanyi bisa meningkatkan mood dan juga mengelola emosi dengan lebih baik.

Ketika menyanyi dilakukan bersama-sama dalam sebuah kelompok, akan terbangun ikatan dengan orang-orang dalam kelompok itu. Pengalaman ini sangat positif terutama bagi orang yang sedang berjuang menghadapi macam-macam gangguan psikologis.

Manfaat bernyanyi dalam kelompok

Temuan ini bermula dari penelitian terhadap partisipan The Sing Your Heart Out (SYHO) di Inggris. Ini adalah komunitas workshop bernyanyi untuk penderita gangguan mental namun terbuka juga untuk siapapun. Seorang musisi profesional memimpin kelompok ini dan menawarkan workshop selama 90 menit secara cuma-cuma.

Hasilnya, manfaat bernyanyi dalam kelompok terasa dalam berbagai aspek, seperti:

  • Sirkulasi oksigen ke otak

Ketika bernyanyi, seseorang akan bernapas dengan cara yang berbeda. Entah itu lebih dalam atau mengikuti ritme musik dan lagu yang dinyanyikan. Aktivitas ini akan membuat sirkulasi oksigen ke otak semakin lancar.

  • Membangun ikatan

Manfaat menyanyi dalam kelompok juga bisa membangun ikatan dengan partisipan di dalamnya. Pengalaman bernyanyi bersama sangatlah positif dan membuat orang yang mengalami masalah mental merasa berhasil mencapai sesuatu. Tak hanya itu, rasa cemas berlebih pun bisa berkurang secara alami. Orang akan terbiasa berada dalam situasi sosial.

  • Mood lebih baik

Menariknya lagi, manfaat bernyanyi juga membuat penderita masalah mental merasa lebih baik dan bahagia, bahkan bertahan hingga keesokan harinya. Ketika partisipan kelompok SYHO ini bertemu setiap pekan, mereka merasa lebih bermanfaat dan mood mereka pun semakin baik.

  • Ekspresi emosi

Partisipan dalam workshop menyanyi ini juga mengaku bisa mengekspresikan emosi mereka dengan lebih baik. Menyanyi menjadi salah satu komunikasi, terlebih karena dilakukan bersama-sama dalam sebuah lingkungan yang saling mendukung satu sama lain.

  • Mengurangi depresi dan cemas berlebih

Partisipan yang bergabung dalam SYHO tidak merasakan tekanan apapun karena bukan kemampuan musikalitas mereka yang diperhitungkan. Justru, mereka datang ke workshop ini sebagai bagian dari aktivitas mingguan yang menyenangkan. Tidak ada target seperti ketika kelompok paduan suara berlatih jelang perlombaan.

Partisipan yang bergabung dalam SYHO merasa seluruh aktivitas dilakukan dengan sangat menyenangkan. Bahkan, beberapa menyebutnya sebagai life saver yang membuat mereka tetap “waras”. Kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi para partisipan pun meningkat.

Perpaduan tempo, ritme, melodi, lirik, dan instrumen dalam sebuah lagu membuat mood orang yang menyanyikannya ikut terbawa. Bahkan, mood ini menjadi lebih baik terlepas dari jenis lagu apa yang dinyanyikan.

Sebut saja lagu dengan lirik yang membawa pesan inspirasi, maka bisa membuat mood dan menimbulkan motivasi pada orang yang menyanyikannya. Tak hanya itu, ada melodi tertentu yang membangkitkan emosi sehingga penderita masalah mental bisa mengekspresikan apa yang mereka rasakan.

Bisakah menyanyi jadi terapi untuk masalah mental?

Meskipun ada banyak manfaat menyanyi untuk kesehatan mental, namun berbeda dengan terapi musik yang diterapkan secara klinis. Tujuan dari workshop semacam SYHO bukan untuk mengobati gejala masalah mental, tapi lebih untuk memberi wadah bagi pesertanya untuk menikmati hidupnya, terlepas dari penyakit yang dideritanya.

Bernyanyi dalam kelompok menjadi wadah bagi setiap penderita masalah mental untuk menginterpretasikannya sesuai versi mereka masing-masing. Ada yang hanya melihatnya sebagai aktivitas menyenangkan, kesempatan menyalurkan hobi, atau justru aktivitas yang sangat ditunggu-tunggu demi menjaga kestabilan mood mereka.

Terapi musik seperti bernyanyi bisa menjadi terapi komplementer seseorang agar bisa memiliki kualitas hidup lebih baik, terutama dalam proses pemulihan. Meski demikian, jenis pengobatan untuk setiap masalah mental tentu harus disesuaikan dengan kondisi tiap individu.

Healthline. https://www.healthline.com/health-news/sing-yourself-to-happiness#1
Diakses pada 7 Juni 2020

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-athletes-way/201712/singing-your-heart-out-has-surprising-psychological-benefits
Diakses pada 7 Juni 2020

Science Daily. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-athletes-way/201712/singing-your-heart-out-has-surprising-psychological-benefits
Diakses pada 7 Juni 2020

Artikel Terkait