8 Manfaat Bermain Rubik yang Menakjubkan untuk Otak Anak


Manfaat bermain rubik bagi anak adalah meningkatkan refleks dan fokus, melatih kesabaran, mengembangkan kemampuan memecahkan masalah hingga mengusir stres.

0,0
04 Jul 2021|Azelia Trifiana
Bermain rubik dapat meningkatkan fokus dan tingkat kesabaran anakBermain rubik dapat meningkatkan fokus dan tingkat kesabaran anak
Jika sedang menghabiskan waktu bersama anak-anak di rumah, apa yang menjadi permainan favorit mereka? Salah satu yang sayang dilewatkan adalah manfaat bermain rubik. Ya, Rubik’s cube adalah permainan populer hingga kini, sejak pertama kali dibuat pada tahun 1970an.Bentuknya pun kian beragam. Mulai dari yang tradisional, berukuran 2x2, hingga flat cube. Bukan hanya bagus untuk koordinasi mata dan tangan, permainan rubik ini juga punya banyak sekali dampak positif untuk kesehatan mental.

Manfaat bermain rubik

Ketika melihat anak sedang bermain rubik, mereka seakan berada dalam gelembungnya sendiri. Begitu asyik dan seru. Itu benar, sebab ketika bermain rubik sensasinya adalah seperti sedang memecahkan teka-teki.Lalu, apa saja manfaat bermain rubik terutama bagi anak-anak?

1. Refleks semakin cekatan

Jari-jari yang terbiasa bergerak memainkan rubik akan menjadi semakin cekatan. Dengan demikian, refleks pun akan semakin terbangun. Seberapa sering bermain rubik juga berjalan seiring dengan kelincahan refleks seseorang.Tak hanya itu, kebiasaan ini juga akan memudahkan aktivitas sehari-hari yang menggunakan jari. Kepekaan jari akan meningkat dan memudahkan tugas yang memerlukan tangan.

2. Tingkatkan fokus

Anak berusia dua tahun umumnya memiliki rentang fokus selama lima menit. Sementara anak lebih besar hingga orang dewasa rata-rata bisa fokus selama 20 menit. Di sinilah besarnya dampak dari manfaat bermain rubik dalam meningkatkan kemampuan fokus anak.Tak hanya itu, bermain rubik juga mengaktifkan sel-sel otak yang membantu fokus pada hal yang tengah dikerjakan. Dalam jangka panjang, ini juga akan bermanfaat pada kemampuan anak fokus pada hal lain seperti saat berada di sekolah.

3. Melatih kesabaran

Jika sabar belum termasuk dalam karakteristik sifat Anda, mungkin mencoba bermain rubik adalah jalan untuk mewujudkannya. Sebab, untuk memecahkan algoritma termudah dari rubik sekalipun, perlu kesabaran luar biasa. Tidak mudah untuk memecahkannya.Dengan demikian, level kesabaran akan meningkat. Ketika sudah berhasil memecahkan level mudah, maka akan tertantang mencoba yang lebih kompleks. Kesabaran pun menjadi kian terasah.

4. Tingkatkan kemampuan pecahkan masalah

Tentu setiap harinya, ada saja masalah yang dihadapi dalam hidup. Terbiasa memecahkan teka-teki dalam rubik bisa melatih kemampuan problem-solving. Anda akan mencari tahu apa saja gerakan yang memungkinkan demi menemukan warna yang sama di satu sisi.Bahkan, bukan tidak mungkin ketika sudah berhasil menyelesaikan rubik, akan muncul rasa optimistis. Bahwa rubik yang kompleks saja bisa terpecahkan, apalagi masalah ringan dalam hidup.

5. Kembangkan kemampuan kognitif

Terbiasa memecahkan permainan rubik secara spesifik juga akan berdampak pada kemampuan kognitif. Sebab, otak terus menerus bekerja secara aktif untuk mencari celah agar berhasil. Ada konfigurasi yang harus dipecahkan. Inilah yang akan berdampak positif pada kemampuan otak dalam pemetaan dan konfigurasi.

6. Berpikir lebih cepat

Jangan heran pula jika anak yang terbiasa bermain rubik bisa berpikir lebih cepat. Otak akan terbiasa memproses dengan cepat segala informasi yang diperlukan demi menuntaskan rubik. Terlebih jika ada tantangan tambahan yaitu melakukan speed cube alias membuat rubik dalam waktu tertentu.

7. Berpikir strategis

Anak yang terbiasa bermain rubik juga akan terasah berpikir secara strategis. Ketika menghadapi seluruh sisi rubik, mereka akan fokus pada satu warna atau satu sisi tertentu terlebih dahulu. Barulah berlanjut ke target berikutnya hingga akhirnya benar-benar tuntas.Menariknya, hal ini juga berlaku ketika menghadapi tugas atau masalah di kehidupan nyata. Saat ada hal yang dirasa sulit, maka mereka akan berpikir strategis dengan memecahkannya menjadi hal-hal kecil terlebih dahulu dan diselesaikan secara bertahap.

8. Mengusir stres

Siapa sangka, permainan seperti Rubik’s cube dan fidget spinner bisa menjadi media mengusir stres. Sekilas memang permainan ini terasa sulit, namun ada sensasi relaksasi ketika terhanyut mencoba memecahkannya. Apalagi ketika sudah berhasil, tentu bisa menjadi mood booster.

Catatan dari SehatQ

Manfaat bermain rubik yang paling utama tentu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Bahkan, anak dengan kecerdasan spasial bisa saja menyelesaikan rubik sambil memejamkan mata. Sebab, setiap gerakan sudah terdaftar di otak mereka sehingga konfigurasi bisa terbayang secara visual dalam pikiran.Mungkin saja, anak Anda punya ketertarikan pada permainan semacam rubik. Dengan demikian, bisa jadi alternatif mengisi waktu saat senggang. Toh, rubik bisa dimainkan kapan saja dan di mana saja sebab tak perlu peralatan atau area khusus untuk melakukannya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar permainan yang baik untuk kesehatan kognitif otak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentinghidup sehatgaya parenting
Podium School. https://learn.podium.school/rubiks-classes/phyical-and-mental-benefits-of-solving-a-rubiks-cube/
Diakses pada 21 Juni 2021
Cornerstone. https://cornerstone.lib.mnsu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1167&context=jur
Diakses pada 21 Juni 2021
Brain Studio. https://brainstudio.in/hrf_faq/does-rubiks-cube-increase-iq/
Diakses pada 21 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait