Ini Dia Manfaat dan Cara Berjemur yang Aman untuk Ibu Hamil


Manfaat berjemur untuk ibu hamil adalah mendapatkan asupan vitamin D alami dari paparan sinar matahari. Asupan vitamin D yang cukup dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan otak janin.

0,0
manfaat berjemur untuk ibu hamil dan waktu yang tepatMendapatkan asupan vitamin D merupakan salah satu manfaat berjemur untuk ibu hamil
Berjemur diketahui baik bagi kesehatan tulang, tak terkecuali untuk ibu hamil. Berjemur juga punya banyak manfaat untuk ibu hamil. 
Selain kesehatan tulang sang ibu, mendapatkan paparan sinar matahari juga baik bagi janin. Namun, Anda perlu mengetahui waktu berjemur yang tepat serta tips aman melakukannya. Simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

Manfaat berjemur untuk ibu hamil

Berjemur di bawah sinar matahari pagi merupakan cara alami untuk mendapatkan lebih banyak vitamin D dalam tubuh. Ini berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.Hal ini juga berlaku bagi ibu hamil. Salah satu manfaat berjemur untuk ibu hamil adalah mendapatkan asupan vitamin D. Bahkan, jika dilakukan dengan tepat, berjemur saat hamil juga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan janin.Namun, konsultasikan ke dokter jika Anda ingin berjemur di awal kehamilan. Pasalnya, beberapa sumber menyebut bahwa sinar matahari dapat memecah asam folat yang dibutuhkan untuk pembentukan otak janin pada trimester pertama. 
Manfaat berjemur untuk ibu hamil adalah mendapatkan asupan vitamin D
Manfaat berjemur untuk ibu hamil adalah mendapatkan asupan vitamin D
Pertumbuhan dan perkembangan janin berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh, vitamin D, dan faktor hormonal. Adanya masalah pada ketiga komponen tersebut bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Penelitian terdahulu dalam Journal of Family Medicine and Primary Care menyatakan bahwa kekurangan vitamin D yang identik dengan kurangnya paparan sinar matahari, bisa menyebabkan kelahiran prematur, preeklampsia, dan diabetes gestasionalAkibat lain yang mungkin terjadi jika ibu hamil tidak terkena sinar matahari pagi adalah kekurangan vitamin D. Jika hal ini terjadi, dokter mungkin akan memberikan suplementasi vitamin D untuk memenuhi kebutuhan.  Meski memiliki beberapa manfaat bagi ibu hamil, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memastikan manfaat berjemur di bawah sinar matahari saat kehamilan.  Pasalnya, berjemur di bawah sinar matahari juga memiliki risiko bagi kehamilan, terlebih jika dilakukan terlalu lama. Beberapa risiko berjemur bagi ibu hamil antara lain:
  • Kerusakan kulit hingga kanker kulit 
  • Dehidrasi
  • Peningkatan suhu tubuh  
  • Tekanan darah tinggi 

Cara berjemur yang aman untuk ibu hamil

Untuk meminimalkan risiko gangguan kehamilan dan mendapat manfaatnya, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika berjemur saat hamil.

1. Cukup minum air putih

Paparan sinar matahari bisa membuat tubuh kehilangan cairan karena peningkatan suhu tubuh. Terlebih, ketika hamil tubuh juga lebih rentan kekurangan cairan (dehidrasi). Minum air yang cukup bisa mencegah ibu hamil dari dehidrasi ketika berjemur. 

2. Perhatikan waktu berjemur 

Waktu berjemur yang baik untuk ibu hamil adalah di bawah jam 10 pagi. Micah W. Garb, seorang dokter di Northwestern Medicine menyatakan bahwa sebaiknya hindari sinar matahari pada pukul jam 10 pagi hingga 3 sore. 

3. Tidak berjemur terlalu lama

Paparan sinar matahari bisa membuat suhu tubuh naik. Ketika suhu tubuh ibu naik, suhu janin juga akan naik. Kenaikan suhu yang cukup tinggi dan berlangsung lama dapat berisiko menyebabkan kerusakan otak janin. Itulah sebabnya, ibu hamil perlu membatasi durasi berjemur atau tidak terlalu lama, sekitar 5-10 menit.

4. Gunakan tabir surya 

Gunakan tabir surya untuk menangkal efek buruk radiasi matahari
Gunakan tabir surya untuk menangkal efek buruk radiasi matahari
Kulit Anda mungkin menjadi lebih sensitif saat hamil. Hal ini memungkinkan Anda lebih mudah terbakar atau berubah warna di bawah sinar matahari. Belum lagi, saat hamil, hormon estrogen dalam tubuh bisa meningkatkan risiko bercak hitam tidak teratur di wajah (melasma) ketika terkena sinar matahari. Gunakan tabir surya (sunscreen) yang ramah untuk ibu hamil selama berjemur. Anda bisa meminta rekomendasi dokter terkait hal ini. Anda juga bisa menggunakan topi dan kacamata hitam untuk meminimalkan paparan langsung terhadap sinar matahari. 

5. Gunakan pakaian yang tepat 

Pakaian yang longgar, ringan, dan menutupi kulit lebih disarankan saat berjemur. Hal ini memang dapat membatasi paparan sinar matahari yang Anda terima.Akan tetapi, cara ini juga dapat mencegah peningkatan suhu ketika berjemur dan menutupi kulit dari paparan langsung sinar matahari. 

Catatan dari SehatQ

Berjemur di pagi hari memang memiliki manfaat bagi ibu hamil, terutama terkait pemenuhan akan vitamin D secara alami. Berjemur terlalu lama di waktu yang tidak tepat justru meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan keselamatan janin. Perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan juga membuat beberapa ibu hamil lebih sensitif terhadap panas atau paparan sinar matahari. Untuk itu, menerapkan beberapa tips di atas untuk mendapat manfaat berjemur untuk ibu hamil bisa menjadi solusi bagi Anda. Jika ragu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
hamilkehamilanmasalah kehamilan
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/sunbathing-in-pregnancy-2753106
Diakses pada 5 Oktober 2021
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/x541041/is-it-safe-to-sunbathe-or-use-a-sunbed-during-pregnancy
Diakses pada 5 Oktober 2021
Northwestern Medicine. https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/quick-dose-how-long-can-pregnant-women-stay-out-in-the-sun
Diakses pada 5 Oktober 2021
Journal of Family Medicine and Primary Care. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6069651/
Diakses pada 5 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait