Manfaat beras kencur sudah dikenal sejak lama untuk menjaga kesehatan
Jamu beras kencur diyakini memiliki khasiat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran

Di Indonesia, kencur adalah tanaman yang sering sekali digunakan. Mulai dari bumbu dalam berbagai jenis masakan, obat herbal, dan minuman jamu seperti beras kencur.

Sejak dahulu masyarakat memercayai manfaat beras kencur sebagai jamu yang mampu menangkal penyakit dan meningkatkan kebugaran tubuh. Benarkah demikian?

Klaim mengenai kemampuan kencur sebagai obat

Kencur sendiri adalah tanaman yang hidup di daerah tropis dan subtropis. Tanaman ini berbentuk rimpang dan masih satu famili dengan jahe. Namun bila dibandingkan dengan jahe, kencur memiliki rasa dan aroma yang lebih menyengat. 

Digunakan sejak jaman dahulu sebagai obat herbal, kencur dipercaya memiliki beragam khasiat berikut ini:

Manfaat beras kencur berdasarkan penelitian

Beberapa penelitian ilmiah memang menemukan bahwa kencur memiliki aktivitas antiinflamasi, antijamur, dan antibakteri. Hal ini tentu menguatkan klaim manfaat beras kencur sebagai minuman jamu untuk menjaga kesehatan.

Untuk lebih jelasnya, mari simak bahan-bahan dalam kencur maupun jamu beras kencur berikut ini:

  • Etil parametoksisinamat 

Khasiat kencur berasal dari kandungan senyawa Etil parametoksisinamat atau disingkat EPMS. Senyawa EPMS merupakan memang senyawa yang paling banyak terkandung dalam rimpang kencur.

Salah satu manfaat senyawa Etil parametoksisinamat adalah sebagai bahan dasar sediaan kosmetik tabir surya yang melindungi kulit dari efek buruk radiasi sinar ultraviolet. Menarik, bukan?

  • Mikroba yang rendah dan antioksidan yang tinggi

Sebuah penelitian di Yogyakarta menemukan bahwa minuman jamu beras kencur yang sudah melalui proses blanching dan pasteurisasi, memiliki jumlah mikroba yang sangat rendah serta aktivitas antioksidan yang tinggi

Komponen bioaktif dari rimpang kencur sebagai bahan utama jamu beras kencur juga memiliki kandungan senyawa fenolik. Jumlahnya bisa dibilang setara dengan 146 mg asam galat dan kapasitas antioksidan yang kurang lebih setara dengan 77 mg asam askorbat. 

Senyawa fenolik dari jamu beras kencur juga membantu dalam mencegah penyerapan glukosa di saluran pencernaan sekaligus mencegah penyerapan glukosa di ginjal.

Manfaat beras kencur yang lain adalah meningkatkan toleransi glukosa dan mencegah terjadinya gluconeogenesis (pembentukan glukosa baru) serta mencegah kerusakan pada sel-sel pankreas akibat aktivitas radikal bebas

  • Flavanoid

Manfaat beras kencur selanjutnya berasal dari komposisi bahan utamanya, yaitu beras tumbuk dan rimpang kencur. Keduanya mengandung senyawa polifenol sebagai antioksidan.

Senyawa tersebut memiliki kemampuan mengurangi kerusakan pada sel-sel jaringan tubuh dengan cara mengikat radikal bebas serta mengurangi stres oksidatif pada sel tubuh. 

Kandungan flavonoid dalam jamu beras kencur, seperti kaempferol dan apigeninor, pun ternyata bermanfaat dalam meningkatkan sekresi hormon insulin. Tak hanya itu, antioksidan ini juga mampu meningkatkan penggunaan glukosa di jaringan perifer. 

Bahan-bahan jamu beras kencur

Beras kencur adalah jenis minuman jamu yang awalnya termasuk dalam jamu gendong. Istilah jamu gendong berasal dari cara menjajakannya, yaitu digendong dalam bakul oleh wanita atau mbok jamu yang berjualan keliling. 

Pada umumnya, jenis-jenis jamu gendong dibuat dari ramuan dedaunan, akar-akaran, buah-buahan, dan batang tanaman herbal yang direbus dengan air. Ramuan jamu ini sebaiknya diminum saat masih segar atau tidak lama setelah selesai dibuat. 

Berbagai jamu gendong yang populer sebagai minuman kesehatan di masyarakat adalah beras kencur, kunyit asam, sinom, cabe puyang, kudu laos, kunci sirih, dan jamu pahitan. 

Dari namanya, sudah pasti bahan utama jamu beras kencur adalah kencur (Kaempferia galanga L) dan beras (Oryza sativa) yang sudah dihaluskan. 

Tidak ada resep yang baku untuk membuat jamu beras kencur karena sebagian besar orang menggunakan resep turun-temurun dan sesuai selera. Bahan lain yang umumnya ditambahkan dalam ramuan jamu beras kencur adalah jahe, asam, dan gula merah. 

Manfaat kencur sebagai obat herbal di beberapa negara

Selain di Indonesia, beberapa negara Asia Tenggara, India dan Tiongkok juga menggunakan rimpang kencur sebagai bahan pengobatan herbal tradisional. 

  • Tiongkok

Dalam pengobatan tradisional di Cina, rimpang kencur digunakan sebagai bahan ramuan obat. Pasalnya, tanaman ini dipercaya mampu mengobatai kolera, konstipasi, serta sakit perut. 

  • Thailand

Lain lagi dengan negara Thailand. Penduduk Thailand menggunakan kencur sebagai obat untuk masalah menstruasi dan gangguan pencernaan. Ramuan yang mengandung kencur juga diyakini bisa mengatasi masalah kesehatan, seperti demam, amubiasis, memar dan bengkak, jerawat, sakit kepala, rematik, sakit gigi, dan pilek. 

  • India dan Bangladesh

Minyak esensial dari kencur pun digunakan sebagai penambah aroma dalam berbagai kosmetik, sampo, serta bumbu-bumbu masak dan minuman di Bangladesh. Pengobatan ayurveda di India pun menggunakan kencur sebagai ramuan mengatasi pembengkakan serta rematik. 

Memang masih butuh penelitian-penelitian ilmiah lebih lanjut untuk memastikan beragam manfaat beras kencur pada khususnya dan kencur pada umumnya. Bila tertarik untuk menggunakannya, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Jurnal Farmaka volume 17 no 2.  https://doi.org/10.24198/jf.v17i2.22089.g11687
Diakses pada 1 Oktober 2019

Jurnal Biotropika | Vol. 2 No. 4 | 2014. https://biotropika.ub.ac.id/index.php/biotropika/article/view/286
Diakses pada 1 Oktober 2019

Indonesian Food and Nutrition Progress, 2017, Vol. 14, Issue 2. https://jurnal.ugm.ac.id/ifnp/article/view/29725/18775
Diakses pada 1 Oktober 2019

Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2214750019300393?via%3Dihub
Diakses pada 1 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed