10 Manfaat Bawang Putih Mentah, Jantung Lebih Sehat Hingga Turunkan Risiko Kanker

Ada berbagai manfaat bawang putih mentah bagi kesehatan yang tidak boleh diabaikan
Makan bawang putih mentah dapat membantu menurunkan kolesterol

Bawang putih tidak hanya berfungsi sebagai bumbu wajib yang ada di rumah, melainkan juga diyakini ampuh menjaga kesehatan tubuh Anda. Apalagi jika dikunyah mentah-mentah. Lantas, apa saja manfaat bawang putih mentah bagi kesehatan? 

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam bawang putih

Manfaat bawang putih mentah sangat beragam
Bawang putih mengandung senyawa aktif allicin

Bawang putih adalah salah satu jenis umbi-umbian yang memiliki nama latin Allium sativum. Dalam satu buah bawang putih umumnya terdapat 1-10 siung. Satu siung bawang putih mentah (3 gram) mengandung:

  • 4,5 kalori
  • 1 gram karbohidrat
  • 0,2 gram protein
  • 0,1 gram serat
  • 0,01 gram lemak
  • 0,03 gram gula alami
  • 5 miligram kalsium
  • 1 miligram magnesium
  • 11 miligram kalium
  • Mangan sebanyak 3% kebutuhan harian tubuh
  • Selenium sebanyak 1% kebutuhan harian tubuh
  • 0,9 miligram vitamin C atau setara dengan 2% kebutuhan harian tubuh
  • 0,05 miligram zat besi atau setara dengan 3% kebutuhan harian tubuh
  • Tembaga, fosfor, dan vitamin B1

Bawang putih juga mengandung senyawa sulfur aktif, seperti diallyl disulfide dan s-allyl cysteine. Saat bawang putih mentah dikunyah dalam mulut, maka zat-zat tersebut akan bereaksi membentuk allicin. 

Manfaat bawang putih mentah untuk kesehatan

Berikut adalah berbagai manfaat bawang putih mentah bagi kesehatan yang sebaiknya tidak Anda abaikan. 

1. Menangkal pilek, radang, dan batuk

Bawang putih adalah salah satu obat alami yang berguna untuk memperkuat daya tahan tubuh. Hal ini berkat senyawa aktif allicin yang terdapat pada bawang putih. Senyawa tersebut terbukti ampuh membunuh berbagai bakteri penyebab penyakit, seperti pilek, flu, batuk, dan radang tenggorokan

Sebuah penelitian membuktikan bahwa kelompok orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih memiliki potensi terkena pilek lebih rendah daripada kelompok yang hanya mengonsumsi obat plasebo. 

Sementara, hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak bawang putih dapat mengurangi risiko terkena pilek dan flu. 

2. Mengobati jerawat membandel

Jika cara menghilangkan jerawat yang Anda lakukan tidak kunjung berhasil, maka tak ada salahnya mencoba manfaat bawang putih mentah satu ini. Ya, bawang putih mentah dapat membantu mengobati jerawat yang membandel. 

Sebuah hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Angewandte Chemie mengemukakan bahwa allicin yang terkandung dalam bawang putih memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. 

Selain itu, kandungan asam sulfenat yang terbentuk dari dekomposisi allicin dapat membantu meringankan bekas jerawat, penyakit kulit, dan sejumlah alergi. 

3. Mengatasi rambut rontok

Manfaat bawang putih mentah yang tak disangka-sangka adalah mengatasi rambut rontok. Bawang putih mentah dapat memperkuat dan mendorong pertumbuhan rambut di kulit kepala bagi penderita alopecia atau kebotakan. Hal ini berkat zat sulfur yang mengandung keratin tinggi di dalamnya. 

4. Menurunkan kolesterol 

Salah satu manfaat bawang putih mentah adalah mencegah kadar kolesterol tinggi. Sebuah penelitian terdahulu yang dipublikasikan dalam Journal of Postgraduate Medicine menunjukkan bahwa makan sekitar 10 gram atau sekitar 1-2 bawang putih mentah setiap hari selama dua bulan berturut-turut berhasil menurunkan kolesterol cukup drastis. 

Hasil studi lainnya yang dimuat dalam Pakistan Journal of Pharmaceutical Medicine menemukan bahwa konsumsi bawang putih dapat meningkatkan jumlah kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kolesterol total. 

5. Mengendalikan tekanan darah

Selain kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dapat menjadi pemicu lain dari berbagai penyakit kardiovaskular. Nah, Anda bisa mengandalkan bawang putih untuk mengendalikan tekanan darah tinggi. 

Potensi manfaat bawang putih mentah untuk menurunkan tekanan darah sudah lama dikenal sebanding dengan obat hipertensi generik. 

Sebuah hasil studi dari Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences melaporkan bahwa efek penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah makan bawang putih mentah hampir sama dengan obat hipertensi atenolol. 

Selain itu, bawang putih mengandung polisufida yang bekerja dengan memperlebar pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah. 

6. Menjaga kesehatan jantung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bawang putih dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Manfaat bawang putih mentah untuk melindungi jantung adalah dengan mencegah terbentuknya enzim pada organ hati yang menjadi penyebab meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh.

7. Menawarkan efek antiradang

Manfaat bawang putih mentah lainnya adalah menawarkan efek antiradang yang kuat dibandingkan jenis bawang putih yang telah dipanaskan. Tentu hal ini tak terlepas dari senyawa allicin yang terdapat pada bawang putih mentah.

8. Meningkatkan kesehatan tulang

Manfaat bawang putih mentah juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tulang. Sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan coba menunjukkan bahwa bawang putih dapat meminimalkan pengeroposan tulang dengan meningkatkan kadar estrogen pada wanita. 

Studi lain pada wanita menopause melaporkan bahwa makan bawang putih mentah secara rutin dapat menurunkan tanda defisiensi estrogen, yang umumnya dapat menyebabkan gangguan tulang. Hal tersebut yang membuat bawang putih juga dipercaya dapat memberikan efek yang baik bagi penderita osteoarthritis. 

9. Mencegah alzheimer dan demensia

Penyakit Alzheimer dan demensia dapat dipicu oleh stres oksidatif yang terjadi akibat radikal bebas. Nah, bawang putih memiliki kandungan antioksidan yang dapat mengatasi masalah tersebut. 

Selain itu, manfaat makan bawang putih untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol juga memiliki peran dalam mengurangi risiko terjadinya penyakit, seperti Alzheimer dan demensia. 

10. Menurunkan risiko penyakit kanker

Beberapa hasil penelitian menunjukkan keterkaitan antara konsumsi bawang putih secara rutin dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker lambung dan kanker usus besar. 

Meski dapat menurunkan risiko penyakit kanker, National Cancer Institute merekomendasikan agar Anda bisa mengonsumsi bawang putih utuh daripada menggunakan suplemen diet bawang putih. 

Seberapa sering harus makan bawang putih mentah?

Manfaat bawang putih dapat bekerja secara optimal daripada memasaknya
Kunyah bawang putih mentah untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal

Manfaat bawang putih di atas bisa Anda dapatkan dengan cara mengunyahnya mentah-mentah. Pasalnya, dalam kondisi utuh dan segarlah, nutrisi dalam bawang putih dapat bekerja secara optimal. 

Memang cara makan bawang putih mentah secara utuh tampak tidak biasa bagi Anda, tetapi sebenarnya mengolah bawang dengan memasaknya justru dapat menghilangkan berbagai nutrisi penting di dalamnya. 

Namun, bagi Anda yang tidak biasa mengunyah bawang putih mentah secara utuh, tidak apa bila ingin menyelinginya dengan memasukkan bawang putih ke dalam sajian masakan sehari-hari. 

Lantas, berapa banyak konsumsi bawang putih mentah yang dianjurkan? Sebenarnya, tidak ada anjuran tertentu berapa banyak jumlah siung bawang putih mentah yang harus dikonsumsi.

Namun, sebaiknya Anda tidak makan bawang putih mentah lebih dari 1 siung. Makan bawang putih lebih dari satu siung per hari dapat memperparah kondisi orang yang memiliki gangguan perdarahan serta gangguan pencernaan parah. 

Jadi, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan, atau hendak melakukan prosedur operasi, sebaiknya batasi jumlah bawang putih yang Anda konsumsi agar tidak terjadi reaksi yang merugikan. 

Pastikan berkonsultasi dengan dokter apakah makan bawang putih mentah aman atau tidak bagi Anda. Dengan ini, manfaat bawang putih mentah bisa Anda dapatkan dengan maksimal. 

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-health-benefits-of-garlic

Diakses pada 20 Februari 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/521817-how-to-eat-raw-garlic-not-have-garlic-breath/

Diakses pada 20 Februari 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/244977-the-benefits-of-eating-raw-garlic-cloves/

Diakses pada 20 Februari 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/443569-how-many-cloves-of-garlic-can-you-eat-in-a-day/

Diakses pada 20 Februari 2020

Medical Daily. https://www.medicaldaily.com/garlic-good-you-7-surprising-benefits-garlic-optimal-health-324114

Diakses pada 20 Februari 2020

National Center for Complementary and Integrative Health. https://nccih.nih.gov/health/garlic/ataglance.htm

Diakses pada 20 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22280901

Diakses pada 20 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11697022

Diakses pada 20 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24035939

Diakses pada 20 Februari 2020

Angewandte Chemie. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/ange.200804560

Diakses pada 20 Februari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/diet/garlic-benefits-nutrition-how-cook-with-it-top-sellers-more/#weightlosseffect

Diakses pada 20 Februari 2020

Artikel Terkait