Manfaat Barley yang Berlimpah bagi Kesehatan Anda

Barley adalah makanan bernutrisi yang punya banyak manfaat bagi tubuh
Seonggok barley dalam wadah kecil

Barley adalah salah satu jenis biji-bijian yang termasuk dalam famili Poaceae. Barley merupakan jenis biji-bijian dengan produksi keempat terbesar di dunia setelah gandum, beras dan jagung. Biasanya barley digunakan sebagai bahan pembuatan roti, sup, sereal, makanan rebusan (hot pot) dan bahan baku berbagai produk kesehatan.

Walaupun kurang populer di Indonesia, barley telah banyak dikonsumsi sejak lama. Bahkan sebuah bukti arkeologi menunjukkan bahwa biji-bijian ini telah tumbuh di Mesir sejak lebih dari 10.000 tahun lalu.

Barley adalah makanan bernutrisi tinggi

Barley mengandung banyak sekali nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satu kandungan serat utama pada barley adalah beta-glukan, serat larut yang akan membentuk gel saat dikonsumsi dengan air. Manfaat utama beta-glukan adalah membantu menurunkan kolesterol dan mengontrol gula darah.

Barley mengandung nutrisi lengkap berupa karbohidrat, serat, protein, lemak, vitamin B kompleks, folat, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, zat tembaga, mangan dan selenium. Kandungan lainnya dalam barley adalah antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi dan memperbaiki sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan tersebut ditemukan dalam bentuk vitamin E, beta-karoten, lutein dan zeaxanthin.

Manfaat barley bagi kesehatan tubuh

Mengonsumsi barley secara utuh merupakan cara terbaik untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Konsumsi barley utuh telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis dan mematikan. Berikut ini adalah manfaat barley bagi kesehatan tubuh berdasarkan hasil penelitian.

1. Mengontrol gula darah

Sebuah penelitian di Belanda menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi barley saat makan malam, sensitivitas insulin di pagi hari meningkat hingga 30 persen dibandingkan jika makan roti gandum saat makan malam.

2. Menurunkan gula darah

Para peneliti di Universitas Tokushima Jepang menemukan bahwa kadar gula darah menjadi lebih rendah setelah nasi putih diganti dengan barley. Penelitian lainnya di Inggris menunjukkan bahwa saat digunakan sebagai campuran roti, barley mampu menurunkan indeks glikemik roti tersebut secara signifikan.

Indeks glikemik merupakan acuan untuk mengukur seberapa cepat makanan yang kita konsumsi dapat memicu lonjakan kadar gula darah.

3. Menurunkan tekanan darah

Sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi barley, gandum utuh, serta beras merah selama lima minggu secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Kombinasi dari ketiga makanan tersebut juga dipercaya dapat membantu mengontrol berat badan.

4. Menurunkan kolesterol

Salah satu manfaat barley adalah menurunkan kolesterol total. Pada kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida bahkan terjadi penurunan secara signifikan. Sementara pada saat yang sama, kolesterol HDL (kolesterol baik) tidak berubah secara signifikan.

Penelitian terhadap pengaruh barley terhadap kolesterol juga dilakukan di Jepang, di mana 44 pria dengan kolesterol tinggi makan nasi putih standar atau nasi putih dengan campuran barley.

Asupan barley ternyata mampu mengurangi kolesterol dan lemak visceral (lemak yang terdapat di dalam rongga perut) secara signifikan. Keduanya merupakan penanda risiko penyakit kardiovaskuler.

5. Menyehatkan pencernaan

Kandungan serat beta-glukan pada barley dapat membantu melancarkan pencernaan. Penelitian pada 16 orang yang memiliki riwayat konstipasi kronis, menunjukkan adanya peningkatan frekuensi dan volume buang air besar setelah 20 hari konsumsi barley secara berkala.

Beta-glukan pada barley juga dapat membantu pertumbuhan bakteri baik pada usus. Bakteri baik pada pencernaan dapat membantu meredakan peradangan dan meningkatkan keseimbangan gula darah.

Terlepas dari banyaknya manfaat barley, beberapa orang mungkin harus menghindari untuk mengonsumsi barley karena mengandung gluten dan fruktosa. Bagi Anda yang memiliki alergi pada dua kandungan tersebut, sebaiknya hindari konsumsi makanan ini

Selain itu, karena barley mampu memengaruhi kondisi gula darah, orang-orang dengan kondisi diabetes atau sedang mengonsumsi obat penurun kadar gula darah dan insulin juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan satu ini. 

Britannica.
https://www.britannica.com/plant/barley-cereal
Diakses pada 30 Juni 2020


Healthline.
https://www.healthline.com/nutrition/barley#digestion
Diakses pada 30 Juni 2020

Wholegrainscouncil.
https://wholegrainscouncil.org/whole-grains-101/whole-grains-101-orphan-pages-found/health-benefits-barley
Diakses pada 30 Juni 2020

Artikel Terkait