logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Manfaat Asparagus untuk Kesehatan, Sayuran Hijau Tinggi Antioksidan

open-summary

Asparagus memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulai dari menyehatkan sistem pencernaan, mendukung perkembangan janin, hingga menjaga kesehatan jantung bisa didapatkan dari jenis sayuran tingig antioksidan ini.


close-summary

3.67

(6)

27 Mar 2020

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Manfaat asparagus untuk kesehatan

Manfaat asparagus lebih dari sekadar menyehatkan jantung saja.

Table of Content

  • Kandungan asparagus yang tinggi nutrisi
  • Manfaat asparagus untuk kesehatan tubuh
  • Risiko efek samping makan asparagus yang perlu diperhatikan

Asparagus adalah sayuran hijau yang namanya tidak sepopuler bayam, kubis, atau brokoli. Asparagus masih termasuk dalam satu keluarga dengan tanaman lili. Sayuran asparagus adalah salah satu jenis sayuran hijau yang namanya tidak sepopuler bayam, kubis, atau brokoli. Namun, manfaat asparagus untuk kesehatan tidak kalah hebatnya dari sayuran hijau lainnya, lho.

Advertisement

Jangan salah, khasiat asparagus sangat beragam, mulai dari menyehatkan sistem pencernaan hingga meningkatkan kesehatan wanita selama masa kehamilan. Apa saja manfaat asparagus yang dimaksud itu?

Baca Juga

  • Ada Banyak Jenis, Ini Dia Berbagai Fakta Menarik Soal Air Mata
  • Kopi Jamur Diklaim Baik untuk Kesehatan, Benarkah?
  • Obati Kolesterol dengan 10 Sayuran Penurun Kolesterol Ini

Kandungan asparagus yang tinggi nutrisi

Manfaat asparagus tidak lepas dari kandungan gizi sayuran hijau ini yang tinggi tapi rendah kalori. Selain itu, asparagus termasuk jenis sayuran yang tinggi vitamin dan mineral.

Faktanya, sekitar 90 gram asparagus matang, mengandung:

  • Kalori: 20
  • Protein: 2,2 gram
  • Lemak: 0,2 gram
  • Serat: 1,8 g
  • Vitamin C: 12% dari rekomendasi asupan harian (RAH)
  • Vitamin A: 18% dari RAH
  • Vitamin K: 57% dari RAH
  • Folat: 34% dari RAH
  • Kalium: 6% dari RAH
  • Fosfor: 5% dari RAH
  • Vitamin E: 7% dari RAH

Tidak hanya itu, asparagus juga mengandung zat besi dan zinc, walau kadarnya hanya sedikit. Kalau dilihat dari kandungan nutrisinya, asparagus mengandung banyak vitamin K, yang baik untuk kesehatan tulang.

Baca juga: 10 Sayuran yang Mengandung Asam Folat Ini Buat Tubuh Lebih Sehat

Manfaat asparagus untuk kesehatan tubuh

Sayuran asparagus punya beragam warna, mulai dari hijau, putih, hingga ungu. Di berbagai negara, asparagus menjadi sayuran wajib yang masuk dalam bahan pembuatan pasta hingga frittata (telur dadar khas Italia).

Asparagus juga rendah kalori dan mengandung banyak vitamin, zat mineral, hingga antioksidan. Berikut ini adalah manfaat asparagus yang sayang jika dilewatkan: 

1. Sumber antioksidan

Antioksidan adalah komponen yang menjaga tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif. Untuk Anda yang ingin menambah asupan antioksidan, asparagus cocok sebagai salah satu pilihannya.

Beberapa antioksidan yang dikandung asparagus meliputi vitamin E, vitamin C, dan glutathione.

Selain itu, asparagus juga mengandung quercetin, isorhamnetin, dan kaempferol, yang dipercaya bisa menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah peradangan, melawan virus, serta sel kanker.

2. Meningkatkan kesehatan sistem pencernaan

Asparagus
Sayuran hijau asparagus

Tubuh sangat membutuhkan serat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Asparagus mengandung cukup banyak serat, yang bisa menjadi pilihan.

Setengah cangkir asparagus saja sudah mengandung 1,8 gram serat, atau setara dengan 7% kebutuhan serat harian. Beberapa studi bahkan membuktikan, mengonsumsi makanan berserat bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.

Karena asparagus mengandung serat cukup tinggi, tidak heran kalau sayuran hijau ini bisa melancarkan buang air besar secara teratur.

Selain itu, khasiat asparagus lainnya adalah dapat memulihkan luka atau ulkus pada organ pencernaan, seperti pada lambung, usus halus, hingga kerongkongan. 

3. Mendukung perkembangan janin

Manfaat dari asparagus lainnya adalah membantu perkembangan janin dalam kandungan. Kandungan folat yang dimiliki asparagus dipercaya bisa mendukung perkembangan janin dan mencegah kelainan tabung saraf.

Selain untuk ibu hamil, makanan yang mengandung folat juga dibutuhkan oleh individu pada umumnya. Sebab, kekurangan folat bisa mengundang rasa letih.

Sekitar satu cangkir asparagus sudah mengandung 134 gram folat atau setara dengan 17% kebutuhan harian folat orang dewasa.

4. Menjaga kesehatan jantung

Seluruh komponen yang dibutuhkan untuk menyehatkan jantung, dimiliki oleh asparagus. Pertama, ada serat, yang diklaim mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan mencegah tekanan darah tinggi.

Kemudian, asparagus juga mengandung kalium. Menurut American Heart Association, kalium dapat mengontrol tekanan darah, sehingga penyakit jantung dapat dicegah.

Selain itu, asparagus memiliki antioksidan, yang bisa mencegah kerusakan jantung akibat radikal bebas.

5. Mencegah kanker

Selain mencegah penyakit jantung, manfaat asparagus lainnya adalah untuk melindungi tubuh dari penyakit kanker. Sebab, asparagus mengandung banyak antioksidan yang bisa melawan sel kanker dalam tubuh.

Selain itu, sebuah studi menemukan, kekurangan folat juga bisa menyebabkan berbagai macam kanker. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikannya.

Selain itu, serat yang dikandung asparagus juga bisa mencegah kanker usus besar. Sebuah penelitian membuktikan konsumsi makanan berserat tinggi bisa mengurangi risiko terkena kanker usus besar.

6. Berpotensi membantu turunkan berat badan

Memang belum ada riset yang membuktikan keampuhan asparagus dalam menurunkan berat badan.
Pertama, asparagus sangat rendah kalori. Selain itu, asparagarus juga mengandung banyak air. Dalam sebuah penelitian, makanan yang rendah kalori dan mengandung banyak air terbukti bisa membantu penurunan berat badan.

Apalagi, asparagus juga mengandung serat, yang seringkali dikaitkan dengan penurunan berat badan.

7. Menjaga kesehatan kandung kemih

Manfaat asparagus dalam menjaga kesehatan kandung kemih datang dari kandungan asam amino bernama asparagine. Kandungan zat aspergine yang terdapat pada asparagus sangat berguna untuk membantu tubuh mengeluarkan cairan dan garam berlebih, sehingga membuat kandung kemih terhindar dari infeksi.

Selain itu, zat aspergine juga berperan sebagai diuretik alami yang bisa mengeluarkan kelebihan garam, air, dan zat beracun melalui urine, sehingga dapat menjaga tekanan darah tetap stabil.

8. Meningkatkan sistem imun tubuh

Manfaat asparagus yang satu ini datang dari kandungan vitamin E-nya. Ya, asparagus dapat membantu Anda meningkatkan sistem imun tubuh!

Vitamin E adalah antioksidan yang bisa menjaga sel tubuh dari radikal bebas. Untuk meraih manfaat asparagus ini, cobalah panggang asparagus dengan sedikit minyak zaitun.

9. Meningkatkan suasana hati

Asparagus adalah sayuran yang dianggap bisa menjaga suasana hati. Sebab, ia dipercaya sebagai salah satu afrodisiak (makanan pembangkit gairah) alami. Berterima kasihlah pada kandungan vitamin B6 dan folatnya!

10. Menjaga gula darah tetap stabil

Sayur asparagus adalah salah satu makanan yang mengandung indeks glikemik rendah. Kandungan rendah glikemik ini tidak akan meningkatkan gula darah dalam tubuh. Selain itu, asparagus juga mengandung tinggi karbohidrat kompleks, antioksiden, dan serat. Kandungan nutrisi tersebut sangat baik untuk mencegah gula darah naik dan menjaganya tetap stabil.

11. Mengatasi masalah reproduksi wanita

Salah satu klaim manfaat shatavari, sayuran yang termasuk jenis asparagus adalah berpotensi untuk mengatasi masalah terkait reproduksi wanita. Berdasarkan penelitian, shatavari berpotensi untuk mengatasi masalah khas wanita seperti ketidakseimbangan hormon maupun sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Jenis sayur asparagus ini juga diketahui dapat meredakan gejala bagi wanita yang mengalami fase menopause.  Dalam sebuah penelitian disebutkan, konsumsi shatavari dan tiga herbal lain selama 12 minggu terbukti dapat menurunkan hot flashes dan keringat di malam hari. Hanya saja, riset ini tidak melaporkan adanya perubahan level hormon dan kesehatan lain secara umum.

Baca juga: Ragam Makanan Penambah Hormon Kesuburan Wanita

Risiko efek samping makan asparagus yang perlu diperhatikan

Asparagus
Makan asparagus juga ada risikonya

Perlu diingat, asparagus mengandung vitamin K dalam jumlah tinggi. Vitamin ini membantu tubuh dalam proses pembekuan darah.

Maka dari itu, jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menyantap asparagus.

Begitu pula halnya jika Anda ingin mengonsumsi asparagus dalam bentuk suplemen. Sebab, suplemen ini bisa mengganggu proses beberapa pengobatan.

Sementara untuk ibu hamil dan menyusui, konsumsi suplemen asparagus atau shatavari sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

makanan sehathidup sehatbuah dan sayuran

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved