Manfaat Asam Folat Tak Hanya Baik untuk Ibu Hamil


Semua orang memerlukan asam folat, tak hanya ibu hamil. Salah satu jenis vitamin B ini sangatlah penting karena berfungsi mencegah berbagai gangguan kesehatan. Apa sajakah manfaat asam folat tersebut?

(0)
24 Feb 2020|Rieke Saraswati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Konsumsi folat dari bahan pangan alami untuk dapatkan manfaat asam folat dengan optimalFolat bisa didapatkan dari berbagai makanan alami
Asam folat adalah vitamin B9 yang tidak bisa diproduksi secara alami oleh tubuh manusia. Anda biasanya menemukan zat ini pada suplemen dan produk-produk yang sudah difortifikasi (diberi tambahan), seperti susu, roti, dan sereal. Vitamin ini sangat dibutuhkan oleh para wanita yang sedang hamil. Tapi sebenarnya, manfaat asam folat tak hanya baik untuk perkembangan janin dan menjaga kesehatan ibu hamil. 

Apa perbedaan asam folat dan folat?

Sebelum mengetahui manfaat asam folat, ada baiknya Anda mengenal perbedaan antara asam folat dan folat. Ya, keduanya sering dianggap sama meski sedikit berbeda. Folat adalah istilah umum yang digunakan untuk beberapa jenis vitamin B, utamanya vitamin B9. Selain asam folat, sebutan ini juga mencakup dihidrofolat dan tetrahidrofolat. Folat bisa ditemukan secara alami dalam makanan, seperti sayuran hijau dan buah bit. Sementara nama asam folat digunakan untuk menyebut folat yang berbentuk senyawa tambahan dalam suplemen maupun makanan. Asam folat sering ditambahkan ke dalam makanan karena lebih tahan panas daripada folat. Pasalnya, banyak produk yag telah difortifikasi harus dimasak terlebih dahulu sebelum disantap. 

Apa saja manfaat asam folat untuk kesehatan?

Asam folat memiliki beragam khasiat penting bagi kesehatan Anda. Mari simak manfat-manfaat tersebut di bawah ini: 
  • Mencegah spina bifida

Manfaat asam folat yang pertama adalah bisa mencegah terjadinya spina bifida. Penyakit ini bisa terjadi pada bayi yang tidak mendapatkan asupan asam folat yang cukup selama berada di dalam kandungan. Bayi yang mengalami spina bifida, akan mengalami cacat tabung saraf yang bisa mengganggu tumbuh kembang. Kondisi ini sebenarnya bisa dicegah selama ibu mengonsumsi asam folat yang cukup selama masa kehamilan. Itulah alasannya nutrisi ini sangat penting untuk dipenuhi baik melalui makanan yang mengandung asam folat atau dengan suplemen.  Idealnya, ibu hamil perlu mengonsumsi 600 mcg folat per hari. Namun kebutuhan asam folat bisa saja meningkat, tergantung pada kondisi sang ibu hamil. Ada banyak suplemen prenatal yang mengandung asam folat di pasaran. Tapi akan lebih baik jika Anda memilih yang juga mengandung methylated folate atau 5-MTHF. Pasalnya, 5-MTHF dapat digunakan oleh tubuh tanpa perlu mengubahnya dari satu bentuk ke bentuk lainnya. 
  • Baik untuk rheumatoid arthritis

Asam folat dapat berguna untuk orang-orang dengan rheumatoid arthritis. Zat ini sering dijadikan obat penunjang pada pasien yang mengonsumsi methotrexate untuk mengatasi penyakit yang lebih dikenal sebagai rematik di Indonesia. Methotrexate efektif untuk rematik, tapi dapat membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak folat. Hal ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada sebagian pasien.Namun suplemen asam folat diketahui dapat mengurangi efek samping gangguan pencernaan tersebut. 
  • Menangkal kanker

Manfaat asam folat yang lain adalah dapat mencegah terjadinya kanker. Rutin mengonsumsi senyawa ini mampu menjaga diri Anda dari kanker payudara, kanker pencernaan, kanker paru, dan kanker pankreas. Pasalnya, folat dapat mengatur ekspresi gen pada kanker. Sebaliknya, kadar folat yang rendah dalam tubuh dapat meningkatkan risiko kanker. Namun untuk orang yang sudah mengidap kanker, terdapat beberapa bukti ilmiah bahwa asupan tinggi folat bisa memicu pertumbuhan tumor.Hal yang harus diwaspadai adalah suplemen asam folat diketahui berhubungan dengan peningkatan terjadinya beberapa jenis kanker. Akan tetapi, risiko ini masih memerlukan lebih banyak penelitian agar buktiknya lebih akurat. 
  • Menurunkan kadar homosistein

Homosistein adalah molekul peradangan yang dikaitkan dengan penyakit jantung. Konsumsi asam folat diketahui membantu menurunkan kadar molekul ini. Meski demikian, penurunan kadar homosistein ini tidak berkaitan dengan tingkat penyakit jantung yang lebih rendah. Para pakar menduga bahwa ada faktor-faktor penting lainnya yang dapat menyebabkan penyakit jantung selain homosistein, terutama gaya hidup.

Apa saja sumber makanan asam folat?

Manfaat asam folat akan lebih optimal jika Anda mendapatkannya dengan mengonsumsi bahan-bahan pangan alami daripada suplemen. Berikut ini daftar makanan yang punya kandungan asam folat tinggi:
  • Sayuran hijau gelap, seperti kale dan bayam
  • Asparagus
  • Brokoli
  • Kubis dan kembang kol
  • Kuning telur
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Kentang
  • Lentil 
  • Asparagus
  • Daun salada
  • Hati sapi
  • Pepaya
  • Kiwi
  • Buah bit
  • Buah-buahan sitrus, contohnya jeruk, lemon, dan jeruk nipis
Sementara makanan yang difortifikasi dengan asam folat biasanya meliputi susu, roti, sereal, beberapa jenis beras, dan pasta. 

Berapa takaran asam folat yang Anda butuhkan?

Kekurangan asam folat dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Mulai dari anemia, kelainan bawaan atau cacat lahir, depresi, alergi, hingga kepadatan tulang yang rendah. Karena itu, pastikan kecukupan konsumsi asam folat Anda.Agar manfaat asam folat bisa Anda rasakan, dosis konsumsi yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 400 mcg per hari. Sementara ibu hamil perlu jumlah yang lebih besar lagi, tapi harus mendiskusikan takran yang tepat dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsinya. Dengan ini, ibu hamil dapat memperoleh manfaat asam folat secara optimal.Menurut sejumlah penelitian, kelompok orang yang rentan lebih rentan untuk mengalami kekurangan asam folat adalah orang yang mengidap radang usus, merokok, dan sering minum alkohol berlebih. Jika Anda termasuk salah satunya, hubungi dokter agar Anda bisa memperoleh anjuran konsumsi asam folat sesuai kondisi dan kebutuhan Anda.
nutrisi ibu hamilpenyakit jantungkanker payudaravitamin b9asam folat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/folic-acid
Diakses pada 24 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-folate-folic-acid
Diakses pada 24 Februari 2020
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/ncbddd/folicacid/about.html
Diakses pada 24 Februari 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219853
Diakses pada 24 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait